
Sementara Malika yang berada di hotel tampak sedang melihat tampilannya di kaca "dengan begini si bodoh itu akan semakin yakin padaku bahwa aku benar-benar tak mencintai Arthur dan dia Dengan bodohnya sudah melayangkan gugatan cerai pada istrinya itu yang sangat malang tapi sepertinya dia harus membayar kompensasi kepada istrinya dengan memberikan saham dan juga uang dan harta yang lumayan banyak karena sebentar aku akan membuat adegan yang akan membuatnya menyesal telah menceraikan istrinya." ucap Malika dengan senyuman manisnya
Tampak seseorang yang baru saja masuk ke dalam kamar Malika setelah dipersilahkan langsung memasang beberapa kamera CCTV di ruangan hotel tersebut setelah memasangnya pria tersebut langsung bergegas keluar dari kamar tersebut, setelah kepergian pria tersebut tampak seorang wanita masuk ke dalam kamar hotel Malika "kau bersembunyi lah ke dalam kamar mandi jika nanti aku memberi kode baru kau keluar untuk menggantikan." ucap Malika, wanita tersebut tampak menuruti semua yang dikatakan oleh Malika dia langsung masuk ke dalam kamar mandi sementara itu di luar hotel tampak Ruben yang sudah berada di parkiran hotel langsung menghubungi Malika, "halo sayang aku sudah berada di parkiran jadi apakah kita langsung ke tempat restoran yang aku pesan atau bagaimana." tanya Ruben mengingat kemarin Malika menolak saat Ruben berniat masuk ke dalam kamarnya untuk berbicara dengannya
"Sayang setelah aku pikir sebaiknya kau naik dulu ke kamarku aku harus berpakaian dulu." ucap Malika menggoda, Ruben yang mendengar hal tersebut langsung tersenyum penuh arti akhirnya Malika mau juga disentuh olehnya tidak sia-sia perjuangannya selama ini pikir Ruben "baiklah sayang aku akan segera ke atas kau tunggu saja." ucap Ruben mematikan ponselnya lalu bergegas keluar dari mobilnya dan langsung masuk ke dalam hotel berjalan menuju kamar milik Malika
Sementara Malika yang berada di dalam kamar tanpa sudah bersiap dengan pakaian seksi dan anggur di tangannya tampak malaikat tersenyum melihat anggur yang ada di kelas yang sudah disiapkan tampak anggur itu disimpan terlebih dahulu di atas meja kemudian Malik yang membuka pintu karena Ruben sudah berada di depan pintu kamar tersebut Malika menyambut kedatangan tumben dengan senyuman manisnya sementara rutin nampak terpukul dengan pakaian yang dikenakan menikah yang terlihat sangat seksi dan menawan
"Ayo masuk mengapa kau terdiam seperti itu di depan pintu Apa kau tidak ingin masuk ke dalam." ucap Malika menggoda, Ruben spontan langsung masuk ke dalam kamar setelah Ruben masuk Malika langsung menutup pintu kamar hotel tampak Ruben duduk di sofa di dalam ruangan tersebut, aku tak menyangka bahwa kau akhirnya membiarkanku masuk ke dalam kamar ini kau tahu setiap saat aku selalu memikirkanmu menghayal aku berada di kamar ini bersamamu akhirnya hari ini khayalanku menjadi kenyataan." ucap Ruben setelah duduk di sofa tampak Malika mengambil anggur yang sudah disediakan "mulutmu sangat manis Mana mungkin aku tak membiarkanmu masuk ke dalam hotel ini aku hanya tak ingin kau berpikir aku terlalu murahan karena baru saja berpisah dengan suamiku aku sudah mengajakmu di hotel aku tak ingin kau berpikiran buruk tentang diriku dan berpikir bahwa aku adalah wanita murahan seperti wanita lainnya untuk mencairkan suasana ini bagaimana kalau kita minum anggur dulu." ucap Malika
Tampak Ruben tersenyum lalu menerima gelas anggur tersebut Mereka pun berdua bersulang tampak keduanya minum anggur dengan senyuman dan tatapan yang sulit diartikan, "sayang kenapa ya tubuhku terasa sangat panas." ucap Ruben sambil berusaha melepas pakaiannya "Apa yang kau lakukan bukannya kita akan pergi ke restoran aku malu jika harus melakukan itu." ucap malika berpuara, "sayang aku tidak tahan lagi Ayo kita ke kamar." ucap Ruben, tunggu sayang aku akan kamar mandi dulu sebaiknya kita mematikan lampu dan hanya mengunakan lampu remang-remang saja aku malu, sebaiknya kau tunggu di ranjang aku akan menghampiri mu." ucap Malika lalu bergegas ke kamar mandi tampak wanita yang tadi masuk ke kamar Malika keluar dan langsung keranjang Ruben yang sudah tidak sadar akan Apa yang dia lakukan mulai melakukan aksinya kepada wanita tersebut sementara Malika tanpa keluar dari kamar mandi secara diam-diam saat Ruben sudah tak sadar karena fokus kepada wanita yang ada di hadapannya setelah keluar dari kamar hotel tampak Malika pergi ke restoran untuk meminum kopi
"Neni Sudah beberapa malam kau tinggal di sini tapi setiap malam ibu dan Ayah selalu mendengar kau berteriak apakah kau bermimpi buruk adakah sesuatu yang terjadi sehingga kau seperti itu." tanya ibu Neni, dengan tatapan yang sulit diartikan "benarkah ibu aku berteriak saat tengah malam Kenapa aku tak menyadari hal itu tapi aku pikir aku tertidur sangat nyenyak ." ucap Neni
"Neni bagaimana jika ibumu menemanimu tidur malam ini kau tidak bermimpi buruk lagi karena Ayah khawatir padamu kau berteriak seperti orang gila yang sedang disiksa oleh seseorang hal ini tidak pernah terjadi padamu saat dulu kau sebelum menikah." ucap ayah Neni, "tidak usah ayah aku bisa tidur sendiri itu mungkin karena aku sering nonton film horor berapa hari ini sehingga itu terbawa di mimpiku aku akan berusaha untuk tidak menonton film horor lagi." ucap Nini mencari alasan tapi sebenarnya dia takut jika sampai ibunya tidur dengannya dan dia harus memakai baju tidur yang sedikit terbuka maka ibunya pasti akan melihat bekas luka yang di buat oleh Ruben pada tubuhnya
"Benarkah sejak kapan kau suka film horor bukankah kau sangat tidak menyukai film seperti itu karena kau takut kau akan bermimpi buruk dan kau lebih suka film komedi romantis." ucap ayah Neni yang mengetahui kebiasaan putrinya tak menyukai film horor, aku menyukai film horor sejak menikah dengan Ruben karena dia sering mengajakku nonton film horor bersama di dalam kamar membuatku sering menonton film horor akhirnya hal itu terbiasa." ucap Neni mencari alasan, "benarkah baiklah terserah kau saja tapi kali ini kau jangan lagi menonton film horor membuat mu berteriak di saat tidur para pelayan pasti terkejut mendengar kau berteriak." ucap ayah Neni
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya