My Wife My Hero

My Wife My Hero
136.cincin SH



Arthur terdiam langsung seketika terduduk lesu di ranjang mendengar perkataan Rendra "jadi dia sudah izin padamu tapi tak mengatakan apapun padaku hanya meninggalkan sebuah pesan lalu pergi begitu saja apa dia benar-benar tak ada rasa padaku." ucap Arthur


"Tuan jangan berpikiran seperti itu mungkin saja nyonya meninggalkan Tuan karena memang dia harus pergi jika dia tak mempunyai rasa pada Tuan dia tidak mungkin menitipkan Tuan padaku." ucap Rendra, "entahlah aku tak mengerti dia bahkan tak mengatakan siapa dia sebenarnya bahkan namanya saja aku tidak tahu." ucap Arthur


"Tuan percayalah pada nyonya dia pasti sedang melakukan sesuatu yang sangat penting sehingga meninggalkan tuan, tuan jangan berpikir buruk tentang nyonya yang pergi begitu saja aku yakin nyonya pergi karena ada sesuatu yanh sangat penting aku yakin setelah semua yang di lakukannya diselesaikannya dia akan pasti akan kembali pada Tuan." ucap Rendra


"Benarkah apa yang kau katakan tapi bagaimana aku bisa mengetahui keadaannya jika aku tidak tahu siapa dia sebenarnya." ucap Arthur


"Begini saja Tuan aku mempunyai ide cemerlang untuk anda, Anda makanlah dulu kemudian bertemu lalu bicara pada dokter Robby agar Tuan bisa secepatnya berobat dan begitu sehat Tuan bisa kembali bekerja dan mencari tahu tentang nyonya." ucap Rendra


"Baiklah sekarang kau keluarlah dulu aku ingin membersihkan tubuhku lalu sarapan kemudian kau bawalah dokter Robby ke ruang kerjaku saat aku sudah berada di sana." ucap Arthur, tampak Rendra langsung keluar dari kamar Arthur kemudian melihat cincin yang diberikan oleh Sofia padanya setelah memakai cincin tersebut atur langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya


Sementara itu di kediaman Roy tampak Ratih yang sudah terbangun tampak Ratih menggeliat melihat kesana kemari ruangan yang tampak asing baginya sesaat kemudian Ratih langsung memeriksa tubuhnya tubuhnya yang hanya ditutupi oleh selimut tanpa sehelai benang pun sontak saja Ratih sangat terkejutnya apa jangan katakan aku sudah tidur dengan pria jelek itu tidak itu tidak mungkin terjadi." ucap Ratih lalu bangkit dan bergegas ke kamar miliknya, tampak Ratih yang berada di dalam kamar mandinya menggosok-gosok tubuhnya karena merasa jijik telah tidur dengan Roy


"Dasar branding brengsek berani-beraninya dia melakukan ini padaku aku yakin dia pasti menjebakku sehingga aku bisa tidur dengannya." ucap Ratih


Sementara Roy yang sedang berada di asrama penjaga tampak sumringah memasuki asrama teman yang menolong yang semalam langsung tersenyum sambil menepuk pundak Roy "semalam belah duren ya mukanya bersinar sekali." ucap seorang teman Roy


"Mau tau aja ternyata permainannya luar biasa membuat aku harus melakukannya sampai tiga kali sungguh wanita yang hebat." ucap Roy, semua temanku yang berada di situ langsung tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Roy


Sementara itu kapal selam yang ditumpangi oleh Sofia kini sudah berada di dermaga tampak Stuart dan Mr D sudah menunggu saya dari tadi di dermaga tersebut, tampak pintu kapal selam sudah terbuka Sofia muncul sontak saja kedua pria tersebut langsung berlari untuk memeluknya "kau baik-baik saja sayang kau tidak apa-apa bagaimana keadaanmu sebenarnya apa yang terjadi kenapa kau baru kembali apa kau terluka parah." tanya Mr D, membuat suatu kesal setengah mati bisa-bisanya Mr D langsung memeluk putrinya tersayang tanpa menghiraukannya


"Sayang bagaimana keadaan apa kau baik-baik saja apa kau terluka mengapa kau tidak menghubungi ayah kau tahu ayah sangat cemas padamu walaupun ayah yakin kau pasti akan selamat kau tidak tahu bagaimana ayah menyembunyikan semua ini dari ibumu jika sampai ibumu tahu apa yang terjadi bisa-bisa ayah akan di usir ibumu." ucap Arthur


Sofia tersenyum melihat sang ayah dan Mr D "aku baik-baik saja ayah paman aku sedikit lupa ingatan saat ditemukan sehingga aku tak langsung menghubungi kalian tapi untungnya ingatanku bisa pulih cepat sehingga aku langsung menghubungi salah bawahanku yang bertanggung jawab di daerah sekitar pulau tersebut." ucap Sofia


"Apa kau sempat amnesia oh Tuhan pasti kepalamu terbentur oleh sesuatu sebaiknya kita bergegas kembali agar dokter bisa memeriksa seluruh tubuhmu dan kepalamu ucap Stuart, ayahmu benar Sofia kita harus memeriksa dirimu secepatnya takutnya ada sesuatu yang salah pada dirimu setelah kecelakaan itu apalagi kau sempat mengalami amnesia." ucap Mr D


"Aku hanya ingin pulang ayah untuk beristirahat dan bertemu dengan ibu aku sangat merindukan ibu." ucap Sofia entah apa yang terjadi pada Sofia tapi dia benar-benar lelah, bagaimanapun Dia seorang wanita ada waktunya dia merasa letih


"Baiklah sayang ayo masuk ke dalam mobil kita akan kembali ke rumah ibumu pasti senang melihatmu ingat kau harus berkata kau ingin memberikan kejutan pada ibumu sehingga kau kembali secepatnya." ucap Stuart, baiklah ayah aku mengerti ayo kita pulang ayah paman ucap Sofia, kini semua orang sudah naik ke mobil masing-masing Sofia bersama Stuart dan Mr D sendiri di mobilnya


Sementara itu Arthur yang sudah selesai makan dan membersihkan tubuhnya tanpa keluar dengan menggunakan kursi rodanya kemudian masuk peluang kerjanya Rendra yang sudah menunggu di depan ruang kerja tampak langsung bergegas memanggil dokter ruby untuk datang ke ruangan Arthur, kini dokter Robi sudah berada di dalam ruangan Arthur mereka sudah duduk di sofa di dalam ruang kerja" jadi dokter Robby kapan kau akan melakukan pemeriksaan kepadaku." tanya Arthur


Saat akan menjawab pertanyaan Arthur tanpa sengaja dokter Robby melihat cincin yang digunakan oleh Arthur sontak saja dokter Robby sangat terkejut cincin itu adalah simbol dari keluarga huges orang yang memakainya adalah seseorang yang merupakan anggota keluarga Hughes, cincin itu bukan sembarang cincin semua mafia dan orang yang mengetahui tentang cincin tersebut tak akan ada yang berani menyentuh seseorang yang menggunakan cincin tersebut karena cincin tersebut simbol dari keluarga huges yang berati pengguna cincin tersebut buka orang sembarang dia di lindungi dan di jaga, bagaimana mungkin dia tak tahu simbol cincin itu karena dia seorang mafia dan penjahat dokter Robby yang terus menatap cincin tersebut membuat Arthur menatap ke arah dokter Bobby dengan tatapan aneh karena terus melihat ke arah cincin yang dia gunakan


"Ada apa dokter kenapa Anda terus melihat ke arah cincin yang aku pakai apakah ada sesuatu yang salah atau ada yang ingin kau tanyakan kepadaku." tanya Arthur, "maafkan aku Tuan Arthur sepertinya aku tak bisa menyembuhkan penyakit yang anda derita aku akan pergi dari pulau ini secepatnya maafkan aku karena sudah memberikan harapan pada anda dan mengganggu waktu anda." ucap dokter Robby bergegas keluar dari ruangan Arthur tanpa menunggu jawaban dari Arthur.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya