My Wife My Hero

My Wife My Hero
332.ruang bawah tanah



"Itu berarti saat ini James sedang sekarat bisa dikatakan seperti itu karena jika dia sampai terus mendapatkan siksaan tersebut dia pasti akan mati baik sekarang temukan seseorang yang mirip dengan James lalu bahwa James keluar dari penjara bawah tanah pindahkan dia ke markas kita untuk diberi perawatan aku tak ingin dia mati di tangan Ruben." ucap Sofia


"Tapi ketua aku juga menemukan beberapa ruangan rahasia di ruang bawah tanah Tuan Ruben sepertinya ada rahasia besar di sana aku berusaha ingin mengetahui apa yang ada di dalamnya tapi penjagaannya sangat ketat dan juga pintu itu tertutup dengan menggunakan sandi sehingga sulit untuk aku masuk ke dalamnya." ucap pria tersebut


"Baiklah aku mengerti kau hubungi Mr D dan katakan apa yang terjadi di ruang bawah tanah dan semua tentang ruangan rahasia milik Ruben." ucap Sofia, "baik ketua aku mengerti ucap pria tersebut lalu kembali Duduk seperti yang lain setelah pria itu duduk seorang pria maju di hadapan Sofia


"Maaf ketua sesuai dengan perintah ketua untuk mengawasi wanita yang bernama Anna beberapa waktu yang lalu dia ditolong orang ditolong oleh seorang wanita yang bernama Maya tapi beberapa hari kemudian aku melihat anna keluar dari apartemen menuju sebuah rumah yang sangat terpencil dan kemudian anna masuk ke dalam rumah tersebut tak bertulang beberapa menit tampak masuk seorang dokter dan perawat tampak masuk ke dalam rumah tapi setelah satu minggu tak ada yang keluar dari kediaman tersebut hanya ada seorang yang mengantarkan makanan ke depan pintu lalu kembali dan setelah satu minggu berlalu tampak seorang wanita yang menggunakan kerudung dengan muka dibalut kain kasa keluar dari kediaman tersebut membawa mobil yang dikendarai oleh dokter dan perawat itu setelah berjalan beberapa menit di sebuah jalan sepi tampak wanita itu berhenti, setelah itu dia keluar dari mobil lalu mendorong mobil tersebut ke jurang dan kemudian wanita itu kembali lagi dan kemudian mengambil mobil yang anna kendarai lalu kembali ke apartemen Maya." ucap pria tersebut


"Apakah kau sudah memeriksa rumah itu dan apa yang kau temukan terus bagaimana dengan Maya di mana dia." tanya Sofia, setelah kepergian wanita itu aku menyuruh anak buahku untuk mengikutinya dan aku pun menyuruh beberapa anak buahku untuk memeriksa ke dalam rumah tadi di dalam rumah tersebut tampak bersih tapi di belakang rumah tersebut aku menemukan tulang belulang aku pun mengambil tulang berulang tersebut setelah diperiksa di ternyata tulang-belulang tersebut adalah tulang pria dan wanita yang kemungkinan besar adalah perawat dan dokter sementara itu menurut laporan bawahanku setelah hari itu anak ataupun Maya tak pernah keluar dari apartemennya mereka hanya memesan makanan setiap hari sampai beberapa minggu kemudian tampak Maya keluar dari apartemen tapi tidak dengan Anna, dan seperti biasa Maya melakukan aktivitasnya, tapi beberapa kemarin ada seorang pria yang merupakan bawahan Ruben tampak terlihat masuk ke kediaman Maya dan bermalam di sana, tapi setelah itu Maya keluar membawa barang-barangnya menginap di sebuah hotel meninggalkan apartemennya begitu saja." ucap pria tersebut


Tampak Sofia menautkan kedua alisnya sambil menatap ke arah pria yang ada di hadapannya "apa kah mungkin anna sudah membunuh Maya dan menyuruh seorang dokter bedah plastik untuk mengubah wajahnya agar terlihat bersih seperti Maya Dengan begitu dia bisa mengambil identitas Maya tanpa diketahui oleh siapapun kau tetap ikuti anna dan periksa ke dalam apartemennya jika memang dugaanku benar itu berarti ada dua mayat lagi di apartemen tersebut yaitu mayat Maya dan pria yang kau bilang itu tapi berhati-hatilah jangan sampai ada seseorang yang juga yang kemungkinan besar anna." ucap Sofia


"Seperti yang ketua katakan ada benarnya juga karena dokter tersebut memang dokter bedah plastik yang tidak terlalu terkenal di dunia kedokteran dia baru menjalankan prakteknya beberapa tahun baik ketua aku akan memeriksa apartemen tersebut dan mengambil beberapa bukti." ucap pria tersebut lalu kembali ke tempatnya


"Baik ketua aku akan segera ke dalam melaksanakannya perlukah aku rampok semua barang-barangnya saja tanpa menyisakan apapun." tanya pria tersebut, kau cukup mengambil tas yang menurutmu penting sementara barang seperti pakaian dan lain-lain abaikan saja." ucap Sofia, baik ketua aku mengerti ucap pria tersebut lalu kembali ke posisinya


"Oh iya tadi kau yang memberikan informasi tentang pria yang memakai penutup wajah aku pikir kemarin kau memberikan laporan tentang sebuah bangunan tua yang dimasuki oleh pria tersebut terus apa yang kau temukan aku pikir kau pasti sudah masuk ke dalamnya untuk mencari sesuatu karena tidak mungkin pria itu pergi ke sana tanpa tujuan apalagi gedung tersebut dijaga oleh beberapa orang." ucap Sofia


"Aku sudah memeriksa gedung tersebut tapi tidak ada yang aneh hanya ada beberapa penjaga sebuah ruangan dan beberapa bilik tapi saat aku mengelilingi bangunan tersebut sepertinya ada yang ganjil sementara bangunan tersebut terlihat sangat besar tapi di dalamnya saat aku memeriksanya terlihat sangat sempit dan kecil dan ada jendela kecil aku pikir itu adalah saluran pembuangan aku pun tak jelas melihatnya karena para penjaga selalu berkeliaran terutama di tempat itu." ucap pria yang pertama melapor


Sofia tampak terdiam lalu melihat ke arah jendela ruangan tersebut "apakah mungkin di dalam gedung tua itu ada ruang rahasia yang tidak kau ketahui sangat tertutup sehingga tak ada celah untuk mengetahui keberadaannya mungkin saja jendela yang kau lihat yang kau pikir adalah saluran pembuangan air adalah mungkin jendela ruang rahasia itu apakah jendela itu ditumbuhi rumput." tanya Sofia, "benar ketua memang ditumbuhi rumput tapi tidak terlalu lebat dan penjaga selalu berkeliling di tempat tersebut bahkan kadang ada beberapa orang yang bolak-balik." ucap pria tersebut


"Kau utus beberapa bawahanmu untuk menyelinap dan buang kamera kecil ke dalam jendela jeruji tapi gunakan kamera malam yang dapat melihat di saat gelap karena aku yakin pasti di sana pencahayaan yang akan kurang." ucap Sofia, baik ketua aku mengerti aku akan segera melaksanakan perintah ketua baiklah ketua kami juga akan pamit untuk mengerjakan tugas kami dan segera melaporkan hasilnya kepada ketua ucap pria tersebut Lalu ketika orang itu keluar serentak dari ruangan tersebut meninggalkan Sofia yang sedang duduk santai di kursi.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya