
Emeli yang ditinggalkan di depan pintu apartemen setelah pintu di buka tampak bingung karen dia takut di marahi apalagi belanjaan di tangannya sangat banyak dan harganya sangat mahal membuat emeli tak enak hati tapi sesuai dengan Sofia tak perlu takut karena Sofia yang akan bertanggung jawab tapi kalau memang Sofia ingin bertanggung jawab kenapa dia tidak ikut masuk ke apartemen dan bersama-sama menunggu Samuel tapi Sofia pergi begitu saja setelah membukakan pintu untuknya
Tampak Samuel yang keluar dari ruang kerjanya hendak pergi ke dapur melewati ruang tamu tanpa sengaja melihat pintu apartemen yang terbuka membuat Samuel melangkah merdeka ke pintu melihat emeli dengan kantong belanjaannya membuat Samuel tersenyum tipis
"Kenapa belum masuk apakah kau ingin membawa lari belanjaanmu yang telah dibeli dengan uangku dan tak ingin bertanggung jawab." ucap Samuel, "tidak Tuan maafkan aku aku akan masuk sekarang." ucap emeli, Samuel menyembunyikan senyumannya saat melihat wajah Emeli yang sedikit ketakutan melihatnya
Samuel sudah berada di ruang tamu apartemen dengan belanjaan yang sudah diletakkan email di lantai sambil menghadap ke arah Samuel yang sedang duduk di sofa, "bagaimana apakah kau senang berbelanja." tanya Samuel
"Tidak Tuan eh senang Tuan tapi maafkan saya tuan ini semua dipilih oleh nona Sofia katanya cocok untukku aku tak pernah berani mengambil apapun tapi nona Sofia memberikan semuanya padaku disaat aku ingin menghentikannya nona Sofia bilang tidak apa-apa maafkan aku Tuan karena telah menghabiskan uang yang begitu banyak." ucap emeli
Mendengar perkataan Samuel sepertinya emeli ketakutan dan merasa tidak enak membuat Samuel tertawa terbahak "kenapa kau berdiri ayo duduk itu tidak masalah untukku lagi pula aku berterima kasih kepada orang tua sudah menemani adikku berbelanja dia pasti akan sangat tenang karena sudah pergi berbelanja." ucap Samuel tak ingin membuat emeli tidak enek
Emeli tampak memandang ke arah Samuel dengan pandangan yang sulit diartikan dia baru menyadari bahwa Sofia dan Samuel memang sedikit mirip, "kenapa kau sangat terkejut sepertinya Sofia adalah adik kembarku aku memiliki saudara kembar satu lagi seorang laki-laki bernama Steven memang Sofia tidak terlalu mirip dengan kami karena Sofia menjiplak wajah ayahku sedangkan aku dan Steven mirip dengan ibuku dan ayah ku." ucap Samuel, mendengar perkataan Samuel membuat mata emeli terbelalak dia tak menyangka bahwa Sofia adalah saudara kembar Samuel pantas saja Dia bebas melakukan apa saja apalagi dia perempuan yang paling kecil
"Terima kasih Tuan aku juga senang berbelanja dengan Nona Sofia Dia sangat baik ceria, lembut dan cantik." ucap emeli jujur
"Ha ha ha kau belum melihat keganasannya dia memang terlihat manis lembut dan ceria di luar tapi jika marah dia bisa meratakan seluruh pusat perbelanjaan yang kalian datangi." ucap Samuel lalu tertawa terbahak-bahak sementara tak mengerti apa maksud dari perkataan Samuel
"Maaf tuan jadi bolehkah aku mengambil barang-barang ini untuk aku gunakan." tanya Emeli
"Tentu saja itu kan semua adalah milikmu bagaimana bisa kau berpikir aku akan mengambil barang-barang itu dan aku ingin mengatakan sesuatu padamu lusa aku akan keluar negeri kau harus berhati-hati jika memang kau ingin melakukan sesuatu di luar hubungi Sofia dia akan membantumu tapi kau jangan khawatir akan ada seseorang yang membawa semua kebutuhan yang kau inginkan ke mari jadi kau tinggal mengirimkan pesan padaku apa yang kau inginkan." ucap Samuel
"Kapan Tuan akan kembali aku tak akan kemana-mana aku hanya akan di apartemen saja menunggu Tuan kembali." ucap emeli
"Baik Tuan aku mengerti jika memang ada sesuatu yang penting aku akan menghubungi nona Sofia tapi kalau memang tidak ada sesuatu yang penting aku akan tetap di apartemen menunggu tuan." ucap emeli
"Baiklah sekarang masuklah ke kamarmu dan bawa belanjaan mu dan istirahatlah aku akan kembali ke perusahaan." ucap Samuel lalu bangkit dan pergi keluar kembali ke perusahaannya sementara Emeli langsung mengambil barang-barang yang tadi sudah dia beli dan masuk ke dalam kamarnya
Sementara itu Wulan yang sudah tiba di kerajaan tampak baru saja membuka ponselnya melihat foto Emily yang sedang berbelanja dan pesan dari seseorang membuat bulan yang tadinya sedang duduk santai langsung bangkit sial ternyata dia hidup dengan baik dan nyaman bahkan berbelanja di tempat mewah siapa sebenarnya yang melindunginya kenapa aku tidak bisa menemukannya ucap ulang lalu menelepon orang yang sudah mengirimkan foto Wulan langsung menghubungi nomor orang yang mengirimkan foto tapi nomornya sudah tidak aktif membuat ulang sedikit kesal sang ayah yang tiba-tiba datang langsung bingung melihat sang putri yang kesal padahal dia baru saja tiba
"Ada apa lagi aku sudah tahu kalian tak bisa menemukan Emeli sekarang apalagi yang kau kesal kan sampai wajahmu seperti itu, ini adalah surat cerai yang kau minta dan mantan suamimu sudah keluar dari istana dan mencari kediaman lain." ucap sang ayah menyerahkan sebuah dokumen kepada Wulan
"Apa ayah tahu ada seseorang yang mengirimkan aku gambar Emeli yang sedang berbelanja pakaian di butik mewah dan mahal dan bahkan membeli tas serta barang-barang lainnya ternyata Emeli hidup enak di kota A aku penasaran siapa yang sudah menolongnya, benarkah aku sudah bercerai aku sangat senang apa dia tidak menuntut apapun atau mengatakan apapun saat ayah menyuruhnya menceraikan ku." tanya Wulan
"Dia hanya meminta maaf karena belum bisa menjadi suami yang baik dan memberikan kepuasan seperti pria lain Dan Dia tak ingin merusak masa depanmu sehingga dia menyetujui untuk berpisah denganmu jadi apa yang akan kau lakukan jika memang Emily ada di kota A kita harus bergerak cepat untuk menemukannya dan membawanya ke kerajaan Galee." ucap kakek Emeli
"Inilah masalahnya ayah aku mengetahui berita tersebut disaat aku sudah kembali ke sini dan disaat aku menghubungi orang yang mengiringi aku foto orang tersebut sudah tidak aktif lagi." ucap Wulan
"Kalau begitu kirim saja orang kepercayaanmu ke kota untuk mencari keberadaan Emeli lalu suruh dia untuk langsung membawanya ke kerajaan galeri setelah Emeli ditemukan, pangeran kerajaan galeri sudah sangat kesal karena calon pengantinnya tak kunjung ditemukan." ucap kakek Emeli
"Aku akan menyuruh Gufron untuk ke kota A dan mencari keberadaan Emeli, aku yakin dia bisa diandalkan karena selama ini dia bekerja cukup baik." ucap wulan
"Lakukanlah karena lusa investor itu akan datang kau harus bersiap untuk menyambutnya siapa tahu saja kau bisa berjodoh dengannya dan kerajaan kecil ini tak menjadi masalah untukmu." ucap kakek Emeli .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya