My Wife My Hero

My Wife My Hero
238.hotel



Sementara itu di suatu tempat tampak kakek Arthur sangat bahagia karena dia menemukan cara agar Arthur mau menikah dengan anna, "aku yakin beberapa hari lagi dia akan menghubungiku untuk meminta bantuanku ternyata perusahaan itu sudah akan bangkrut jika tidak segera diberi investasi maka dia akan kehilangan segala-galanya." ucap kakek Arthur


Sementara itu di sebuah hutan yang jauh di dalam sana di sebuah markas yang dalam tampak Ayah anna masuk ke markas tersebut beberapa pengawal yang menjaga tempat tersebut tampak sudah mengenal Ayah anna dan langsung membiarkan masuk ke dalam, ayah anak yang sudah masuk ke dalam markas tersebut tampak memasuki sebuah ruangan yang merupakan ruangan ketua dari tempat tersebut di dalam ruangan tersebut tampak seorang pria paruh baya sedang duduk di kursi kebesarannya melihat kedatangan ayah anna tampak pria tersebut tersenyum aneh


"Aku pikir kau takkan lagi kembali untuk menemuiku setelah kau berkata bahwa kau akan hidup bebas di luar sana setelah mengoperasi wajahmu tapi sepertinya kau melanggar janjimu tersebut dan kembali menemuiku katakan padaku bantuan apa yang ingin kau inginkan aku yakin kau pasti sedang mendapatkan masalah yang cukup membuatmu berpikir keras sehingga datang menemuiku tapi kau harus tahu semua bantuan ada harganya dan itu tidak murah aku sudah pernah melepaskanmu dengan imbalan istrimu dan anak bungsu mu apakah kini kau ingin menyerahkan putrimu sebagai imbalannya." ucap pria paruh baya tersebut


"Kali ini aku datang menemuimu memang untuk meminta bantuanmu tapi imbalannya bukan putriku mengaitkan uang yang cukup banyak aku ingin kau menghabisi teman ku yang bernama Bejo yang merupakan salah satu perampok yang biasa merampok denganku sepertinya dia bisa menghancurkan rencanaku untuk menikahkan putriku dengan pengusaha kaya raya yang mempunyai perusahaan besar." ucap ayah anna


"Kau tahu aku tak suka menerima uang aku lebih suka menerima manusia sebagai ganti dari permintaan itu begini saja bagaimana jika kau menculik dua orang gadis untukku sebagai imbalan dari pekerjaan yang dilakukan oleh bawahanku menghabisi si Bejo." ucap pria tersebut, tampak ayah anna berpikir keras mengenai tawaran yang diajukan oleh pria yang ada di hadapannya baiklah aku akan memberikan dua orang gadis untukmu tapi setelah Bejo aku yakin sudah tak ada lagi di dunia ini." ucap ayah anna


"Baiklah tapi ingat jika kau tak bisa mendapatkan dua orang gadis yang aku inginkan maka kau dan putrimu akan menjadi tawanan di markas ku ini sesuai dengan peraturan yang ada di dalam markas ini." ucap pria tersebut, setelah berbicara dengan pria tersebut ayah anna kemudian keluar dari tempat tersebut lalu kembali ke kediaman Arthur


Hari berganti dengan cepat Sofia sudah bersiap-siap untuk pergi ke kota D untuk bertemu dengan Arthur yang merupakan rekan dari Samuel, tampak jet pribadi milik Sofia sudah terbang bersama Abraham kini Sofia dan Abraham sudah tiba di kota D mereka berdua tampak masuk ke sebuah hotel mewah tampak Abraham mengantar Sofia ke kamarnya lalu kemudian masuk ke kamar miliknya sendiri, dan adegan tersebut tak sengaja dilihat oleh Kevin dan Stuart yang sudah menunggu di hotel tersebut karena mereka tak ingin datang terlambat


Aku mengerti maksudmu Kevin aku akan berusaha menjadi orang yang profesional mungkin dalam bekerja walaupun saat ini aku ingin menangis berteriak dan menjerit melihat istriku aku sungguh tak menyangka kejadian yang menyakitkan terus menimpaku dari perusahaanku yang hampir bangkrut saat ini aku melihat istriku masuk ke sebuah hotel dengan pria lain walaupun tampak seperti itu sangat sopan pada istriku tapi mungkin saja istriku adalah kekasih atasannya ucap Arthur yang sudah berpikir negatif


"Kau sabar tuan atau mungkin saja nyoya adalah sekretaris Tuan Samuel adalah sekretaris Tuan Samuel atau mungkin saja Nyonya bekerja untuk Tuan Samuel." ucap Kevin, "apa kau tak lihat penampilan istriku kau tahu kau tahu pakaian dan tas yang dia gunakan setara dengan sebuah hotel harganya belum aksesoris yang ada di tubuhnya." ucap Arthur


Sementara itu di kamar hotel Sofia tapi membersihkan tubuhnya kemudian memakai pakaian yang rapi karena sebentar lagi jam makan siang itu berarti pertemuannya dengan dengan Arthur akan segera terjadi, mengambil ponselnya untuk menyampaikan kepada Abraham sementara itu di kamar hotel sebelum tampak Abraham yang sudah rapi, mendapatkan panggilan telepon dari Sofia Abraham langsung menghubungi Kevin untuk segera menemui mereka di restoran hotel setelah berbicara dengan Kevin Abraham pun menutup panggilan telepon tersebut sementara itu di restoran tampak Kevin melihat ke arah Arthur yang tak mempunyai semangat untuk hidup setelah melihat istrinya "tuan kata tuan Abraham mereka akan segera turun untuk bertemu dengan anda aku harap anda menyiapkan mental anda dan jangan sampai membuat kekacauan hanya karena melihat istri anda kita belum tahu apa yang terjadi jangan dulu berpikir negatif tentang nyonya." ucap Kevin


Sementara itu pria yang kemarin berada di perusahaan Arthur tampak terus mengawasi atur yang berada di restoran hotel dia berencana akan langsung datang saat investor tersebut sudah bertemu dengan Arthur bahkan dia tak membaca perusahaan apa yang bekerjasama dengan Arthur karena berkas tersebut baru saja diberikan oleh bawahannya tadi pagi sehingga dia tidak sempat membacanya karena ada beberapa kesibukan, tampak Abraham mengetuk pintu kamar Sofia tak berselang lama setelah mengatakan bahwa Arthur dan asistennya sudah berada di restoran Sofia pun mengangguk lalu keluar dari kamar hotel menuju lift untuk restoran sementara Abraham terus mengikuti di belakangnya dengan beberapa orang pengawal tampak Sofia yang berada dalam lift mulai mempersiapkan dirinya untuk bertemu sang suami.


Arthur yang sedang bersiap untuk bertemu dengan Samuel tampak terus menghembuskan nafasnya kasar dia benar-benar sangat depresi saat ini setelah apa yang dia lihat tadi tapi dia berusaha untuk tetap profesional dalam menghadapi situasi yang ada sementara Kevin tampak terus memberi semangat kepada tuannya walaupun dalam hati dia juga merasa kasihan pada atasannya yang sepertinya sedang patah hati.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya