
Dokter yang menyadari bahwa dia telah membongkar jati diri si tato tampak cengengesan dn menatap dori dan si codet bergantian "aku harap Kalian tetap menyimpan semua Rahasia ini." ucap dokter tersebut, dori dan si codet tampak mengangguk saja
Ponsel milik si tato tampak berdering rupanya itu sebuah panggilan video, nampak tulisan surgaku nampak jelas foto ibu si tato yang sedang tersenyum dokter tersebut langsung menggeleng melihat si codet berniat mengangkat panggilan tersebut , "jangan sampai kalian mengangkat panggilan tersebut atau kita bertiga bisa menjadi tersangka." ucap dokter tersebut, membuat si codet langsung menarik tangannya, ponsel tersebut terus berdering berada kali, sementara itu tampak tangan kanan si tato masuk dengan ponselnya yang dia angkat seperti sedang video call dengan seseorang itu tuan muda nyonya besar sedang berkumpul dengan teman-temannya." ucap pria tersebut tanpa mengetahui apa yang terjadi di dalam ruangan tersebut sontak saja asisten si tato sangat terkejut melihat pemandangan di hadapannya tuannya yang babak-belur seperti orang yang habis di pukul orang sekampung tanpa menyadari ada seorang wanita paruh baya yang ikut melihat kondisi putranya, asisten si tato langsung mematikan sambungan teleponnya
"Oh tuhan mati aku apa yang terjadi pada tuan muda aku bisa di tembak oleh nyonya sekarang apa yang harus kita lakukan sebentar lagi pasti nyonya akan kemari." ucap asisten si tato tampak kebingungan eksepsi asisten si tato sama dengan ekspresi sang dokter yang mulai kembali panik
Sementara dori dan si codet saling memandang bingung kenapa kedua orang tersebut nampak sangat ketakutan tak berselang lama tiba-tiba pintu terbuka nampak para pria bertubuh besar masuk ke dalam mengelilingi ruangan tersebut tak berselang lama masuk seorang wanita paruh baya dengan gaya elegan langsung memukul asisten si tato apa yang sudah kau kerjakan selama ini kau bahkan tidak mengetahui apa yang terjadi pada tuhanmu apa kau masih pantas menjadi asistennya bahwa dia buat dia menjadi seperti putraku saat ini, tersebut melihat ke arah dokter yang hendak kabur mau ke mana kau berani-beraninya kau tidak mengabariku tentang keadaan putraku apa kau sudah bosan menjadi seorang dokter ingin semua anggota tubuhmu amputasi agar kau tak bisa melakukan apapun lagi." ucap wanita tersebut
Dokter tersebut tampak menelan silvernya dengan kasar "maafkan aku nyonya besar aku sebenarnya ingin menghubungimu aku juga baru tahu saat salah seorang pasienku menghubungiku bahwa ada seseorang yang membutuhkan pertolongan jadi aku sesegera mungkin datang untuk menolongnya aku berencana akan menolong Tuan mudah dulu baru menghubungi." ucap dokter tersebut
Setelah mengatakan hal tersebut tampak dokter tersebut langsung menunduk wanita paruh baya tersebut langsung melihat ke arah dua orang pria yang tampak berdiri di sisi ranjang milik putranya "siapa kalian aku belum pernah melihat kalian berdua apakah kalian pelakunya atau katakan padaku siapa pelakunya." tanya wanita paruh baya tersebut
Sementara duri yang tampak terkejut dengan wanita paruh baya yang dia pikir adalah ibu dari ditato langsung mengirim pesan kepada Sofia tentang apa yang terjadi
Sementara itu di markas milik Sofia tampak Sofia yang sedang mengutak-atik komputernya tak bisa bunyi Sofia langsung melihatnya tampak Sofia bingung melihat pesan dori tapi sepertinya pesan tersebut adalah pesan penting membuat Sofia langsung menghubungi Malik
Sementara itu di pantai tampak Malika senang berbicara di telepon dengan Sofia setelah berbicara beberapa menit Malika langsung berjalan ke arah ketiga saudaranya "sekarang ayo kita kembali sepertinya ada sesuatu yang terjadi di klub nona Sofia meminta kita untuk kembali ke klub milik si tato." ucap Malik
Tampak dori dan si code tali memandang kemudian melihat ke arah wanita paruh baya tersebut maafkan aku nyonya kami berdua adalah sahabat chitato kami yang membantunya dan kami yang memanggilkan dokter untuknya sedangkan yang memukulnya adalah ......ucapan dori terhenti saat Malik dan yang lain tiba-tiba masuk ke dalam sementara para pria yang bertubuh tegap tampak mundur ke luar yang tersisa hanya beberapa orang saja
Tampak Malik bingung begitupun ketiga wanita tersebut "nyonya siapa." tanya balik Malik, wanita tersebut tampak menautkan alisnya, "aku adalah ibu si tato apakah kau tahu siapa orang yang telah memukul putraku." tanya wanita paruh baya tersebut, Malik menghembuskan nafasnya kasar hendak menjawab "tapi tiba-tiba Sofia muncul selamat siang nyonya snip." ucap Sofia
Wanita paruh baya tersebut langsung mengalihkan pandangannya ke arah Sofia "oh nona Sofia lama tidak berjumpa denganmu." ucap nyonya snip
"Apakah nona mengenal orang-orang ini aku ke sini untuk melihat keadaan putraku aku sangat terkejut saat mengadakan video call dengan asistennya dan melihat keadaan putraku yang sudah babak belur dan bahkan mungkin tak bisa aku kenali jika saja dia merubah gaya rambutnya." ucap nyonya snip
"Mereka adalah orang-orang yang bekerja untuk ku begitu pun si tato aku merekrut mereka semua sebagai orang yang sangat Aku percaya untuk membantu ku aku tahu nyonya sangat khawatir dengan putra nyonya saat ini aku yakin semua ini pasti ada penjelasan dari semua persoalan ini bagaimana kalau kita menunggu si tato sadar dari pingsannya untuk menjelaskan apa yang terjadi, karena semua orang yang di dalam ruangan ini tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi walaupun mereka sudah mendengar apa yang terjadi tapi semua itu berbeda jika disampaikan oleh orang lain dan yang disampaikan oleh si tato." ucap Sofia
Tampak wanita paruh baya tersebut terdiam lalu melihat sekelilingnya kemudian menatap ke arah dokter "katakan bagaimana keadaanku putraku dan kapan dia siuman ." tanya nyonya snip, tuan muda sebentar lagi akan siuman, benar saja belum selesai dokter mengatakan hal tersebut tiba-tiba si tato meringis lalu membuka matanya tampak nyonya snip berlari ke arah putranya dengan cemas "sayang anak ibu yang paling tampan sedunia apakah kau baik-baik saja katakan pada ibu apa yang terjadi dan siapa yang melakukan hal ini kepadamu ibu berjanji akan membuatnya lebih parah daripada yang dilakukan padamu." ucap nyonya snip
"Ibu kepalaku sakit dan tubuh ku sakit." ucap si tato yang belum terlalu sadar sepertinya dia masih sedang berhalusinasi, "oh sayangku anakku yang berharga anakku yang sangat aku cintai kumohon kau jangan membuat ibu cemas." ucap nyonya snip
Si tato yang mulai mendapatkan kesadarannya yang baik mulai melihat dengan jelas dan mengingat apa yang terjadi langsung membuka mata lebar-lebar "ibu mengapa kau ada di sini." tanya si tato, "sayang kau sudah baik-baik saja tentu saja ibu akan berada di sini apa kau pikir ibu akan tenang saat melihat kau terluka separah ini percuma aku membayar para penjaga yang menjaga selama 24 jam jika kau masih terluka seperti ini." ucap nyonya snip
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya