
"Sayang apa-apaan sih kau ini kita baru saja selesai melakukan itu kau sudah memikirkan gaya baru lagi aku lelah aku ingin beristirahat kita sudah beberapa kali melakukan itu aku pikir saat kita akan beristirahat kau akan beristirahat juga ternyata kau tetap saja melakukan hal tersebut tanpa henti." ucap emeli terlihat sedikit kesal
"Mumpung kita berbulan madu sayang jadi kita nikmati saja semuanya lagi pula kau kan tak melakukan apapun kau hanya titip berbaring dan aku yang akan melakukan semuanya yang kau inginkan mau gaya apapun jadi mau jungkir balik, gaya terbang, gaya terlentang, gaya duduk, gaya jongkok, gaya melintang, gaya melingkar, gaya bertepuk sebelah tangan, gaya 69, gaya 88, gaya 55 dan gaya naik turun serta semua gaya yang kau inginkan." ucap Samuel dengan Genit, Emily hanya mampu menggeleng dengan ocehan dari Samuel, "sudahlah Kakak berhenti berpikiran mesum sekarang habiskan dulu makananmu aku ingin beristirahat sejenak jika Kakak masih saja terus melakukan hal-hal yang membuat aku kesal aku akan menelepon ibu untuk menjemput ku." ancam emeli
Oh iye sayang aku lupa mengatakannya tapi nomor ponselmu tak bisa di gunakan sj sini jadi kau tak bisa menghubungi ibu." ucap Samuel Santai sambil melahap makanannya mendengar hal tersebut sontak Emily berdiri lalu mengambil ponselnya yang berada di meja dekat tempat tidur benar saja tak ada jaringan di ponselnya membuat emeli langsung melihat ke arah sang suami "jadi selama aku di sini aku tak bisa menggunakan ponselku." ucap emeli
Benar sayangku jadi selama kau di sini kau harus menuruti apa kata suamimu agar kau bisa menjadi istri soleha yang baik ucap Samuel sambil terus melahap makanannya sementara langsung menyimpan kembali ponselnya dengan wajah yang pasrah dan tidak bersemangat niatnya berbulan madu ingin beristirahat dan menikmati pemandangan tapi nyatanya dia hanya selalu berada dalam kamar dan sekali-kali keluar melihat pemandangan itu pun di tempat-tempat yang sedikit tertutup apalagi Samuel tidak menyukai jika ada seseorang yang melihatnya membuatnya tak bisa kemana-mana tanpa Samuel di sampingnya
Tampak Arthur yang sudah tiba di perusahaan Arthur langsung duduk di kursi kebesarannya, tak berselang lama Kevin mengetuk pintu lalu masuk ke dalam ruangan Arthur "aku pikir tuan tak akan kembali ke perusahaan karena tuan bilang aku tadi mengganggu tuan saat berada di apartemen, tapi tuan sebenarnya apa sih isi pesan dari Nyonya kepada Tuan aku jadi sangat penasaran Sampai Tuan kembali ke apartemen dan berkurung diri seperti itu apa Tuan benar-benar dicampakkan oleh nyonya tapi sepertinya Tuan biasa saja setelah dicampakkan bahkan tadi saat aku datang ke apartemen Tuan biasa saja dan kata tuan sedang melakukan sesuatu yang sangat penting yang penting membuta tuan sangat bahagia." ucap kevin
Sudahlah kau tidak perlu memikirkan apa yang terjadi padaku dan pada hubunganku dengan istriku sekarang kau bersihkan ruangan ini bersih-bersih mungkin jangan ada debu dan besok pagi siapkan berbagai macam makanan di atas meja dan cemilan serta jus kau tahu kan bahwa Tuan Abraham dan istriku akan datang ke perusahaan untuk memantau langsung kegiatan kita." ucap Arthur
"Anda masih menyebut Nyonya adalah istri anda berarti Anda tidak berpisah dengan nyonya mungkin saja isi pesan itu adalah kata cinta dari nyonya baiklah aku akan melakukannya walaupun aku sangat penasaran akan isi catatan tersebut." ucap kevin
"Oh iya Kevin masalah Sofia adalah istriku jangan sampai kau memberitahu siapapun tidak boleh ada yang mengetahui tentang identitas istri ku yang sebenarnya adalah istriku karena belum saatnya orang mengetahui tentang hubunganku dengan istriku." ucap Arthur
"Baik Tuan aku mengerti oh iya Tuan ada sesuatu yang ingin aku sampaikan tadi kepala pelayan di rumah utama melaporkan tentang kegiatan yang dilakukan oleh ayah dan anak yang tinggal di kediamanmu sepertinya mereka berpikir bahwa itu adalah kediaman pribadi mereka." ucap Kevin
"Sudahlah aku bisa mengatasi hal itu aku yakin kakekku bisa mengerti mengapa aku tak ingin menikah dengan anak apalagi kepala pelayan sudah mengirimkan video kelakuan ayah dan anak tersebut itu membuatku semakin tidak suka pada kedua orang tersebut." ucap Arthur
Tampak ponsel Arthur berdering dan panggilan tersebut adalah panggilan dari sang kakek ada apa lagi orang tua ini menghubungiku jangan katakan Dia menyuruhku untuk menerima bantuannya dengan syarat harus menikahi anna lagi." ucap Arthur lalu mengangkat panggilan tersebut terdengar suara dari si penelepon "halo Arthur jadi bagaimana keputusanmu apakah kau masih mau menerima bantuan kakek dengan syarat yang tadi kakak ajukan aku yakin sampai saat ini kau belum menemukan investor apalagi perusahaan itu akan segera bangkrut jika tidak segera mendapatkan dana segar." ucap kakek Arthur
"Terima kasih kakekku sayang tapi sepertinya kakek salah kali ini aku sudah mendapatkan investor yang sangat baik dan perusahaanku sudah kembali berjalan normal jadi simpan saja dan segar kakek dan juga keinginan kakek untuk aku menikah dengan anak karena sampai kapanpun aku tak akan menikah dengan wanita materialistis itu, atau Kenapa Kakak tidak menikahinya saja sepertinya dia sangat cocok untuk kakek." ucap Arthur dengan kesal
"Dasar cucu laknat berani-berani aku menyuruh kakek untuk menikahi wanita yang usianya lebih muda puluhan tahun dari kakek kau tahu sampai saat ini kakek hanya mencintai nenekmu seorang kau ini kakek mencarikan kau wanita yang tepat untuk menikahi tapi kau malah menawarkannya untuk kakek Apa kau gila ucap Kakek Arthur lalu mematikan panggilan teleponnya
"Kau ada-ada saja menyuruh kakek untuk menikahi dengan anna Apa kau ingin mereka membunuh kakekmu sebelum waktunya Karena hanya ingin memiliki hartanya." ucap Kevin, siapa tahu saja kakek berminat untuk menikah dengan Anna jika aku tak jadi menikahinya lagi pula wanita seperti anak takkan peduli jika orang tersebut tua atau muda yang penting dia memiliki uang ucap Arthur
Sementara itu di sebuah hotel mewah tampak sebuah pernikahan digelar secara besar-besaran Billy tampak memakai jas yang berwarna merah senada dengan mempelai wanita senyuman tak pernah lepas dari kedua mempelai seolah-olah pernikahan tersebut bukanlah perjodohan tapi kedua orang yang saling mencintai.
Jangan lupa like, komen, vote, dan aku