My Wife My Hero

My Wife My Hero
121. Roy



"Baiklah bibi aku mengerti bibi tenang saja mana racun yang bibi sudah buat ini biar aku menyimpannya untuk besok pagi agar saat tidak ada orang di dapur aku langsung memasukkan racun tersebut ke minuman yang akan dibawa ke kamar calon istri Tuan Arthur." ucap Ranti


"Bagus ayo kita istirahat kita harus bangun cepat agar bisa mempersiapkan segalanya dengan matang." ucap bi Ija lalu ke dua orang tersebut terlelap


Sementara itu Rendra yang baru saja keluar dari kamar Arthur tampak geleng-geleng kepala melihat kelakuan bucin Arthur pada sang calon istrinya, atur lalu berjalan keluar di mana terdapat sebuah tempat nongkrong untuk para pengawal yang selesai berjaga dan digantikan oleh pengawal lainnya tampak Arthur langsung duduk di tengah para pengawal tersebut "gila benar bos masak foto calon istrinya saja tidak bisa dilihat bagaimana aku bisa mencari tahu identitas calon istrinya bucin banget bos bagaimana jika calon istrinya nanti mengingat siapa dia sebenarnya jangan-jangan calon istri bos punya kekasih wah apa kabar hati pasti sakit mana bos bucin abis nggak tahu deh bagaimana nanti kalau sampai bos patah hati walaupun dia sudah naik peringkat menjadi suami tapi kita kan tidak tahu siapa tahu saja calon istri bos ini sangat mencintai kekasihnya tersebut." ucap Rendra mulai bergosip


"Apakah benar apa yang Tuan katakan bukannya bos menikahi calon istrinya hanya karena dia dipaksa oleh kakeknya dan menurut gosip yang aku dengar bos sengaja menikahi calon istrinya sekarang ini karena jatuh cinta sejak pandangan pertama pada calon istrinya." ucap pria yang berada tepat di samping


"Entahlah apa yang dipikirkan bos tapi pendapat kita sama sepertinya bos sudah jatuh cinta pada calon istrinya kita tinggal menunggu seberapa bucin bos dan yang akan jadi korbannya aku yakin kita semua." ucap Rendra


"Memangnya kalau sampai bos bucin apa hubungannya dengan kita kan itu urusan mereka berdua." tanya pengawal yang lain


"Nanti kita tunggu saja episode selanjutnya bos setelah dia menikah karena menurut buku yang aku baca jika seseorang bucin terhadap pasangannya dia akan melakukan hal-hal bodoh dan melakukan hal-hal gila hanya untuk demi menyenangkan pasangannya, oh iya di mana Roy Aku ingin berbicara dengannya." ucap Rendra


"Sepertinya sedang mandi tuan tapi tunggu Tuan aku akan memanggil Roy sepertinya dia sudah selesai mandi." ucap seorang pengawal lalu bangkit mencari Roy, tampak Rendra bersantai sambil menunggu Roy tak berselang lama tampak seorang pria yang sudah rapi dan tampan berjalan menuju ke arah Rendra "selamat malam Tuan apakah Tuhan mencariku." tanya Roy, "Aku memiliki tugas pribadi untukmu dan ini tugas yang akan membawa kenikmatan untukmu kau tak akan menyesal untuk melakukan tugas ini dan aku yakin kau pasti akan menyetujui tugas ini." ucap Rendra


Roy menatap tak percaya kepada Rendra "Tuan sepertinya Tuan akan membawakan masalah untukku bukan sebuah kenikmatan kalau memang tugas itu baik dan membawa kenikmatan kenapa bukan Tuan yang melakukannya tapi tuhan menyuruh aku yang melakukannya." tanya Roy


"Tapi Tuan kenapa harus aku kan banyak pengawal yang lain yang pandai memikat wanita Tuan kan tahu aku malas berurusan dengan kaum yang bernama wanita mengingat mantan pacarku yang selalu berkata tidak apa-apa..... tidak apa-apa ....tidak apa-apa tapi mukanya seperti harimau yang siap menerkam ku." ucap Roy


"Karena di antara semua pengawal kau adalah yang paling tampan dan terlihat yang paling baik aku yakin Ratih pasti akan terpikat olehmu dibandingkan pada awal yang lain."ucap Rendra memuji


"Apa tuan yakin ini perintah dari tuan Arthur bukan anda yang menyarankan agar aku saja melakukan tugas ini." tanya Roy curiga sambil menatap ke arah Rendra, "astaga Roy tentu saja Tuan Arthur yang memilihmu karena dia tahu seberapa tersohor ketampananmu di antara para penjaga dan pelayan di kediaman ini." ucap Rendra


"Mengapa aku bisa terlahir setempat ini aku tahu aku tampan tuan banyak para gadis yang mengejarku walaupun wajah Ratih biasa-biasa saja dan bodynya juga yah lumayanlah tapi demi Tuan Arthur aku akan berkorban." ucap Roy penuh percaya diri sedangkan para pengawal yang lain saling menatap lalu menjalani kepala entah apa yang ada di kepala Arthur dengan penuh percaya diri mengatakan bahwa dia tampan padahal wajahnya sama sekali tidak tampan bahkan perawakannya tidak terlalu tinggi kulitnya hitam dan rambutnya terlalu memakai minyak untuk merapikannya, tapi Roy juga pria yang sangat bekerja keras jujur dan dapat diandalkan di segala macam situasi walaupun dia tidak punya ketampanan dan tinggi badan yang cukup untuk para pengawal tapi dia memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi dia berpikir bahwa semua wanita akan menyukainya padahal yang sebenarnya para pelayan menghindarinya karena dia selalu mengikuti pelayan cantik Sampai mereka bersedia menjadi kekasihnya jika gagal dia akan mengatakan bahwa pelayan tersebut buta tak bisa melihat ketampanannya


"Yah kau benar Roy kau memang terlahir dengan ketampanan yang luar biasa jadi mulai besok pagi kau harus mengikuti Ratih kemanapun dia pergi seperti kau melakukannya pada pelayan wanita lain dan ingat kau harus terus mengutarakan perasaanmu padanya sampai dia menerimanya jika dia tidak menerimanya kau tidak boleh putus asa dan terus mencoba untuk meyakinkan cintamu kepadanya misi ini akan dibilang sukses jika Ratih mengatakan setuju untuk menjadi kekasihmu." ucap Rendra


"Baik Tuan aku akan melaksanakannya sekarang aku akan melakukan perawatan agar wajahku lebih tampan besok pagi dan aku harus segera tidur sebelum jam 11.00 malam agar mataku yang indah ini bisa terjaga Karena mataku adalah keindahan yang dapat membuat wanita jatuh cinta." ucap Roy


"Kau memang luar biasa Roy silakan pergilah beristirahat dengan tenang Aku menunggu kabar baik darimu." ucap Rendra tampak Roy bangkit dan berjalan masuk ke dalam setelah kepergian Roy tampak parah pengawal tertawa terbahak-bahak "astaga Roy mengapa dia tidak pernah berubah Untung saja kita dan pelayan di sini sudah kebal dengan apa yang biasa dia lakukan tapi aku tidak yakin dengan keponakan bi Ija Ratih dia pasti bisa gila jika berhadapan dengan Roy." ucap salah seorang pengawal.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya