
Mendengar kabar tersebut membuat orang tua Bili sangat bahagia dan senang karena mereka sudah lama menantikan hari pernikahan Bili dan Rika apalagi Rika adalah anak yatim piatu yang hanya hidup dengan sang kakek walaupun Rika hidup berkecukupan karena kakeknya merupakan salah seorang pengusaha tapi mereka sangat senang dengan Rika yang lebih suka hidup sederhana dan apa adanya itulah mengapa saat Billy sempat mengatakan bahwa dia mempunyai kekasih dan membawa anak kedua orang tua Bili sangat tidak setuju melihat penampilan anna dan sikap anna yang sedikit sombong
"Benarkah kau setuju untuk menikah dengan Rika baiklah kita akan segera mengadakan pernikahan besok aku akan bicara pada kakek dan beberapa hari lagi pernikahanmu akan di laksanakan." ucap ibu bili sangat bahagia, "ayah senang mendengar kau bersedia menikah dengan Rika yakinlah kami orang tuamu selalu ingin memberikan yang terbaik untukmu kami memilih Rika bukan karena dia sebanding dengan keluarga kita tapi karena sikap Rika yang tulus, sederhana dan sopan serta selalu membantu orang membuat kami ingin kau menikah dengan Rika." ucap ayah Bili, Bili terdiam mendengar kata sang ayah memang Rika tidak secantik anna dan Rika tak pandai berdandan seperti anna tapi Rika wanita cerdas dan Baik dia tak pernah mengeluh atas sikap Bili yang kadang cuek padanya dan selalu tersenyum ceria
Sementara itu di kediaman Arthur tampak pelayan sudah selesai merapikan kamar untuk anna pelayan tersebut mengetuk pintu kamar milik ayah anna untuk menyampaikan bahwa kamar sebelah sudah selesai di rapikan, tampak Anna yang sudah berada di dalam kamar miliknya melihat sekelilingnya tampak kamar tersebut mewah lalu anna menyimpan barang-barang pribadi miliknya, kemudian naik ke ranjang dengan ponsel yang berada di tangannya, anna menghubungi Bili tapi nomor Bili tidak aktif membuta Anna menautkan alisnya "ada apa dengan Bili dari kemarin hpnya tidak aktif apakah dia sedang marah padaku, tapi itu bukan urusan ku lagi pula aku akan segera menikah dengan pria tampan yang sangat kaya raya." ucap anna lalu menutup matanya untuk tidur
Sementara Bili yang sudah berada di dalam kamarnya setelah berbicara dengan kedua orang tuanya tampak mengambil ponselnya lalu membuka nomor yang berada di ponselnya kemudian membuangnya lalu memasukkan nomor baru ke dalam ponselnya "mulai saat ini aku tak peduli lubang apapun dengan wanita bernama anak aku akan fokus kepada mereka yang akan menjadi istriku." ucap Bili setelah membuang kartu lamanya dan memasang kartu baru
Sementara itu pesawat yang ditumpangi oleh Sofia dan Steven sudah tiba di bandara tampak keduanya keluar dari bandara dan sudah ditunggu oleh beberapa orang pengawal sudah masuk ke dalam mobil masing-masing Sofia akan langsung ke kediaman utama sementara Steven akan langsung ke kediamannya di mana Anisa berada
Hari berganti pagi telah menyapa di meja makan tampak kakek Arthur sudah duduk bersama Anna dan sang ayah sementara Arthur tampak belum muncul "anna ternyata kau lebih cantik daripada foto yang diperlihatkan ayahmu padaku." ucap kakek Arthur
"Terima kasih kakek, kakek juga sangat tampan seperti yang diucapkan oleh ayahku bahwa kakek adalah pria yang sangat baik dan juga sangat berwibawa." ucap anna, tanpa kakek Arthur tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Anna, tak berselang lama tampak Arthur datang dan langsung duduk di kursi yang biasanya dia duduk artis tak memperhatikan siapa yang berada di meja makan karena dia yakin wanita yang saat ini duduk bersama sang kakek adalah wanita yang ingin dia jodohkan padanya Arthur bergegas makan lalu pergi begitu saja tanpa menegur siapapun membuat sang kakek sangat marah "apa-apaan kau Arthur kau bahkan tak menegur kakek dan langsung ingin pergi begitu saja apa kau tak melihat di sini ada anna ada ayahnya." ucap kakek Arthur saat Arthur hendak bangkit dari meja makan setelah makan
Kakek Arthur tampak mengepalkan tangannya mendengar Arthur yang menentangnya habis-habisan padahal Arthur jarang sekali menentang dirinya "kau jangan mendengarkan perkataan Arthur Dia belum menikah jika memang dia sudah menikah dia pasti memiliki seorang istri yang tinggal di sini tapi buktinya di sini tak ada wanita yang tinggal selain dirimu." ucap pakai Arthur
Sementara anak ayahnya hanya bisa terdiam mendengar perkataan Arthur Mereka pun mereka tak menyangka bahwa Arthur dengan tegas menolak keberadaan mereka di kediaman itu Ayah ana berpikir bahwa kediaman tersebut adalah kediaman milik kakek Arthur ternyata dia salah kediaman tersebut adalah milik Arthur sendiri karena karena ayah anna berpikir bahwa semua yang Arthur miliki adalah warisan dari sang kakek sehingga Ayah ajna yakin Arthur pasti tak akan bisa menentang sang kakek dan akan setuju untuk menikah dengan anna tapi ternyata dia salah memprediksi hal tersebut ternyata hal ini tak mudah seperti apa yang dia pikirkan
Kini Arthur sudah berada di mobil miliknya ini mobil miliknya melaju menuju perusahaan sementara itu Rendy yang sudah berada di perusahaan tampak sedang menunggu kedatangan Arthur, atur masuk ke ruangannya lalu menghempaskan tas kantor dan jasnya ke tempat duduknya melihat hal tersebut membuat Rendy bingung "apa yang sudah terjadi pada Arthur ada apa denganmu kenapa kau datang dengan wajah yang terlihat sangat kesal apakah ada sesuatu yang terjadi." tanya Rendy
Tampak Arthur yang sudah duduk di kursi kebesarannya langsung menghembuskan nafasnya kasar "kau tahu aku bingung dengan apa yang Kakek pikirkan jelas-jelas aku sudah mengatakannya bahwa aku sudah menikah tapi kau tahu apa dia malah menjodohkanku dengan Putri orang yang menyelamatkannya sedangkan orang tersebut pernah aku selamatkan dan sekarang wanita itu tinggal di kediamanku bersama ayahnya apalagi aku melihat wanita tersebut adalah wanita penggoda aku sangat malas untuk kembali lagi ke kediaman tersebut Tolong kau carikan aku apartemen dekat perusahaan aku ingin tinggal di apartemen selama mereka masih berada di kediaman pribadiku." ucap Arthur
"Astaga apa yang sebenarnya diinginkan oleh kakek bukannya kita berdua sudah jelas-jelas mengatakan bahwa kau sudah menikah baiklah aku akan segera mencarikan apartemen untukmu minggu depan adalah pertemuan dengan Tuan Samuel." ucap Rendy
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya