
"Sayang percayalah padaku kau akan menjadi wanita terakhir yang akan menjadi istriku tak percaya padaku kau boleh merekam setiap ucapan ku." ucap pria tersebut sambil menatap ke arah mata Anna semua yang dia katakan adalah kebenaran
Anna berpikir jika memang pria ini bersungguh-sungguh dan menjadikannya istri terakhir itu berarti ada kemungkinan besar dia bisa menyingkirkan istri-istrinya yang lain agar anda bisa menjadi satu-satunya istri yang dia miliki dengan begitu dia bisa mengambil alih harta kekayaan pria tersebut tapi anna tidak mau juga langsung terburu-buru untuk mengiyakan perkataan pria tersebut dia harus mencari tahu tentang pria itu dan istri-istrinya dia tak ingin sampai gagal dalam rencananya lagi jika sampai kali ini dia gagal maka penjara sudah menantinya apalagi dia bukan Hanya menipu tapi sudah membunuh dan mencelakai orang
"Begini saja sayang aku akan memikirkan hal itu Dan jika memang kau bersungguh-sungguh dengan perkataanmu aku ingin kau membuktikannya padaku aku ingin rumah dan beberapa aset namakan diriku saat kita menikah nanti tapi sebelumnya aku ingin memikirkan terlebih dahulu hal tersebut aku akan memberi jawabannya beberapa hari lagi." ucap anna
"Itu gampang sayang aku pasti akan memberikan semua apa yang kau inginkan baiklah terserah padamu saja bagaimana yang menurutmu baik." ucap pria tersebut, sementara itu di sebuah restoran tampak Malika dan Kevin sedang makan bersama beberapa mangkok es krim tak bertulang lama tiba-tiba ada seorang wanita yang memeluk Malika dari belakang kakak kau di sini ucapan wanita tersebut membuat malaika tersedak mendengar suara itu." tampak Malika langsung berbalik melihat Lisa dan si tato, "halo kakak ipar." ucap si tato sambil ikut memeluk sang kakak ipar membuat Kevin memandang bingung ke arah si tato yang memeluk Malika seolah-olah memeluk seorang pria
"lepaskan aku ini di muka umum apalagi ada temanku di sini, tapi kenapa kalian berada di sini apakah ada sesuatu yang terjadi." tanya Malika, "kakak tahu sebentar lagi kakak akan mendapatkan keponakan dariku karena saat ini aku sedang mengandung dan aku sangat ingin makan es krim yang berada di kota D jadi kami kemari." ucap Lisa
"Tapi bisakah kalian jangan terlalu dekat denganku menjauh sedikit kalian kalau sudah bertemu denganku malaikat seperti perangko." ucap Malika, kakak apakah ketua ada di kota D." tanya Lisa saat melihat dandanan sang kakak jika kakaknya berdandan seperti perempuan itu berarti dia memiliki misi khusus dari ketua, lisa sebaiknya kan kau dan suamimu makan di meja berbeda saja aku sedang bersama temanku ucap Malika membuatmu bisa mengerti, sementara Kevin menatap bingung kepada Malika dan dua orang pria dan wanita yang memanggil Malika kakak apalagi si tato sepertinya bukan pria sederhana tampak beberapa pengawal berjaga di luar restoran dan ada juga beberapa yang masuk ke dalam restoran dan langsung duduk di meja berbeda serta dari pakaian yang digunakan oleh si tato dan Lisa terlihat jelas bahwa kedua orang tersebut sangat kaya raya, sementara itu Lisa dan si tato setelah mendapatkan kode dari Malika mereka langsung bergegas pergi dari meja tersebut ke meja yang lain yang sedikit jauh dari meja Malika
"Siapa Mereka kenapa tak membiarkan mereka ikut bergabung saja makan dengan kita bukankah di sini masih banyak kursi." ucap Kevin, tidak apa-apa biarkan mereka makan di meja yang lain wanita itu adalah adik perempuanku sementara yang pria adalah suaminya kami sudah lama tak bertemu jadi mereka menyapaku." ucap Malika
"Kau seperti yang sangat dekat dengan saudaramu dan juga dengan adik iparmu bahkan adik ipar minta segan-segan memelukmu seperti kau adalah seorang pria tapi mengapa adikku bertanya tentang ketua." ucap Kevin"memang aku sangat akrab dengan adik ku dan juga adik iparku karena aku selalu bersama mereka selama ini jadi Adik iparku menganggap aku seperti kakaknya sendiri jadi dia tidak ragu-ragu memelukku seperti itu berpikir bahwa aku adalah kakaknya kalau ketua yang dimaksud oleh adikku adalah pemimpin perusahaan di tempat aku bekerja." ucap Malika bohong
"Dan aku lihat sepertinya adik iparmu merupakan pria yang kaya raya lihatlah di luar sana sepertinya itu adalah pengawalnya dan pakaiannya juga terlihat sangat mewah." ucap Kevin , "kau memang betul adik iparku itu adalah pengusaha kaya raya yang memiliki beberapa perusahaan senjata ." ucap Malika, mendengar perkataan malaikat membuat Kevin sedikit terkejut mengetahui bahwa adik ipar dari Malika adalah pengusaha yang membuat senjata
"Aku tidak menyangka bahwa kau memiliki adik ipar yang sangat luar biasa tapi mengapa kau tak bekerja saja dengan Kakak iparmu tapi lebih memilih bekerja dengan Nyonya Sofia bukankah kau pasti kesulitan saat harus berhadapan dengan pria yang seperti Ruben tapi jika kau bekerja dengan adik iparmu bisa saja dia memberimu salah satu anak perusahaannya untuk kau kelola." ucap kevin
Malik tampak tersenyum ke arah Kevin yang sangat lugu pikirnya padahal sebenarnya Malika memiliki sebuah perusahaan dan juga beberapa usaha lain yang merupakan milik pribadinya yang memang dibantu oleh Sofia adapun pekerjaan yang diberikan oleh Sofia kepadanya adalah merupakan tanggung jawabnya sebagai anggota mafia dan salah seorang bawahan Sofia jadi sebanyak apapun uangnya dan kayak apapun dia tetap saja Sofia adalah ketua yang memiliki dirinya karena sebelum dia menjadi anggota mafia dia sudah menyerahkan nyawanya kepada Sofia, "dengan bekerja pada Nyonya Sofia aku sudah memiliki segala-galanya bagiku pekerjaan yang diberikan oleh Nyonya Sofia adalah keberuntungan untukku Karena tidak semua orang yang bekerja untuk Nyonya Sofia mendapatkan pekerjaan yang bisa berada di sisinya." ucap malik
Mendengar perkataan Malika membuat Kevin sedikit terkejut sebegitu setianya Malika kepada Sofia, pekerjaan yang diberikan Sofia adalah keberuntungan baginya, "wah kau wanita yang luar biasa aku sangat mengagumimu tapi aku harap kau bisa lebih berhati-hati pada Ruben kali ini aku untungnya bisa datang tepat waktu tapi jika lain kali aku tidak datang tepat waktu entah apa yang akan terjadi padamu." ucap Kevin khawatir
"Kau jangan khawatir aku yakin aku pasti akan berhasil menyelesaikan tugas dari Nyonya Sofia oh iya sebaiknya kita kembali ke kediaman." ucap Malika lalu bangkit dan keluar dari restoran tersebut bersama dengan Kevin sementara itu si tato dan Lisa menatap Malika dari jauh "sayang enak ya Kakak Malika bisa bertemu dengan ketua." ucap Lisa
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya