
Sudah 3 hari berlalu tapi keberadaan Emeli tak juga kunjung ditemukan bahkan mereka juga sudah menjawab beberapa orang jalanan untuk membantu mencari Emily tapi hasilnya nihil membuat bulan sangat kesal dia harus pulang ke kerajaan dengan tangan kosong "sial bagaimana bisa aku tak bisa menemukan Emily di kota ini apa mungkin dia sudah pergi ke kota lain tapi jika dia ke kota lain pasti seseorang pernah melihatnya atau mungkin dia telah di bunuh oleh seorang sehingga aku tak bisa menemukannya pikir wulan
Sementara Emily tampak santai melakukan rutinitasnya setiap hari menjadi ibu rumah tangga untuk Samuel sementara itu Sofia yang ingin bertemu dengan Samuel karena sudah beberapa hari ini tidak datang ke rumah tampak berniat untuk pergi ke apartemen, sementara semua yang ke perusahaan tak pernah berpikir bahwa Sofia akan ke apartemen miliknya untuk bertemu dengannya
Tampak Sofia yang akan ke rumah sakit langsung masuk ke apartemen milik Samuel tapi begitu pintu dibuka tampak seorang wanita muda sedang membersihkan meja membuat Sofia bingung melihatnya sementara Emily juga sangat terkejut melihat seorang wanita muda dan cantik yang masuk begitu saja tanpa dia ketahui "maaf nona anda siapa." tanya emeli dengan wajah lugunya "dan kau siapa." tanya balik Sofia
"Aku emeli Tuan menolongku lalu menyuruhku tinggal untuk membersihkan dan memasak di sini karena identitasku hilang Dan aku tak bisa pulang ke tempatku." ucap lugu emeli, senyuman manis jelas terukir dari wajah Sofia dia yang tadinya ingin menemui kakaknya untuk sebuah perjanjian mendapatkan durian runtuh kakaknya adalah seorang pria yang tak mungkin menolong siapapun bahkan untuk melihat seorang wanita saja dia kadang Cuek tapi wanita yang saat ini ada di hadapannya adalah wanita pertama yang ditolong oleh kakaknya dengan paras wajah yang cantik imut dan menggemaskan serta sangat pandai membersihkan Sofia sangat yakin Samuel sengaja mengerjai wanita yang ada di hadapannya ini karena menyukainya
"Oh baiklah senang bertemu denganmu aku Sofia sekarang kau kirim pesan pada kak Samuel katakan padanya ada seorang wanita cantik yang masuk ke apartemennya Dan Dia menunggunya segera datang dalam waktu lima menit atau dia akan membawa mu kediaman utama dan bertemu dengan ibunya." ucap Sofia sambil tersenyum manis
Emily langsung mengirimkan pesan kepada Samuel sesuai apa yang dikatakan oleh Sofia sementara Samuel yang sedang berada di tengah-tengah rapat tampak mengambil ponselnya saat nada pesan berbunyi, tampak Samuel yang membaca pesan tersebut langsung bangkit begitu saja membuat semua orang yang berada di rapat tampak terdiam begitupun yang sedang menjelaskan tentang proposal miliknya sementara Abraham cukup terkejut melihat reaksi Samuel tanpa basa-basi sampai langsung berlari keluar dari ruangan tersebut meninggalkan ruangan rapat begitu saja sementara Abraham langsung mengambil alih rapat karena dia sudah tahu apa yang harus dia lakukan
sementara itu Sofia tampak sarapan masakan Emeli dengan santainya dan memakan beberapa makanan penutup buatan Emeli wah masakanmu sangat enak seperti masakan ibuku dan juga kue ini sangat enak ucap Sofia memuji, tak berselang beberapa menit tampak Samuel masuk ke dalam apartemen dengan wajah kelelahan kerena berlari kedua wanita tersebut langsung mengalihkan pandangannya pada Samuel yang ngos-ngosan Emeli dengan sigap mengambil air putih lalu memberikan pada Samuel sementara Samuel langsung mengambil minuman tersebut dan meneguknya hingga tandas, sofia tersenyum lebar saat melihat adegan yang ada di Hadapannya
Sungguh pemandangan yang indah aku tak menyangka kakak akan seromantis ini entah apa yang akan di katakan oleh yang lain jika mengetahui hal ini." ucap Sofia sambil tertawa
Samuel langsung berjalan dan merangkul punggung Sofia agar ikut dengannya ke dalam ruang kerjanya begitu sampai di ruang kerjanya Samuel langsung menutup pintu "adikku sayang aku mohon jangan katakan pada siapapun ." ucap Samuel
Sementara itu emeli yang berada di luar tampak menatap ruang kerja milik Samuel "siapa wanita tadi sepertinya dia kekasihnya wanita itu sangat cantik dan anggun." ucap emeli
Sementara itu Sofia nampak tersenyum penuh arti "aku bisa melakukannya menyimpan rahasia ini dengan syarat kau lakukan kerjasama dengan seorang pria yang bernama Arthur dari kota D yang sekarang memimpin perusahaan rasta." ucap Sofia
"Karena perusahaan ku bergerak di bidang industri obat-obatan dan alat kesehatan sementara perusahaan raksa bergerak di bidang industri alat-alat rumah tangga dan restoran dan salah satu perusahaan mu bergerak di perhotelan dan perumahan yang cukup mendunia apakah jelas." ucap Sofia
"Terus apa niatmu menyuruh ku bekerjasama dengan perusahaan kecil itu, apakah kau punya niat lain siapa sebenarnya pria yang bernama Arthur." tanya Samuel sambil melihat ekspresi wajah Sofia, itu bukan urusan kakak ingat jangan sampai aku membawa gadis itu ke hadapan mama jadi lakukan saja, ingat kakak jangan macam-macam kerjasama saja seperti pada perusahaan lainya ." ucap Sofia
"kau sangat mencurigakan pasti ada sesuatu yang tak kami diketahui baiklah karena ini adalah barter aku akan lakukan tapi ingat jangan sampai masalah emeli terbongkar nanti aku sendiri yang akan mengatakannya kepada ibu." ucap Samuel
"Baiklah senang berbisnis dengan kakak oh iya sepertinya kakak ipar butuh hiburan aku akan mengajaknya keluar berikan kartu kakak." ucap Sofia sambil menyodorkan tangannya
Samuel dengan perasaan tidak rela memberikan kartunya kepada Sofia, "ingat jangan sembarang membawanya dan kau tolong bawa dia ke salon sepertinya dia butuh perawatan tubuh dan cukup kalian berdua saja jangan mengajak Dinda dan Sheila Nanti mereka bisa melapor." ucap Samuel
"Kakak tenang saja Dinda sedang ada operasi sementara Sheila sedang ada rapat dengan beberapa dokter di rumah sakit." ucap Sofia, Sofia keluar begitu saja dari ruangan mencari keberadaan emeli yang sedang berada di dapur hendak membersihkan, "emeli." panggil Sofia
"Iye nona ada yang bisa aku bantu." tanya emeli, " kenapa memanggil ku nona namaku Sofia ayo sekarang bersiap kita akan keluar untuk bersenang-senang." ucap Sofia lalu menarik Emeli keluar dari dapur
Tampak Emeli hanya menurut masuk ke kamar dan Menganti pakaian miliknya setelah beberapa menit tampak emeli keluar, Sofia melihat emeli keluar hanya mengganti pakaian Tampa membawa apapun sedikit bingung.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya