
Tampak pelayan membawakan makanan ke ruangan ibu dan anak tersebut tampak wanita itu bingung melihat pelayan membawakan makanan yang enak ke kamar tersebut biasanya mereka hanya akan memakan nasi saja tanpa lauk sang anak sangat gembira melihat banyak makanan yang tersedia di atas meja dengan lahap keduanya makan
Waktu berlalu malam pun mulai menyapa pesta besar-besaran di rumah mewah tersebut tampak sangat meriah di sisi lain Sofia yang datang menyamar sebagai tamu tampak tersenyum melihat beberapa orang menggunakan senjata sedang berjaga-jaga di setiap sudut rumah tapi sepertinya mereka tak pernah menyangka bahwa seseorang akan datang untuk membunuh bos mereka
Tampak acara dimulai dengan canda tawa dan kemegahan yang luar biasa selang beberapa menit tiba-tiba pria yang sedang tertawa di tempat duduknya di atas jatuh tersungkur tak berdaya membuat semua orang terlihat panik lalu berlari untuk melihat apa yang terjadi tampak pria tersebut tak bergerak sama sekali para bawahan pria tersebut langsung membawa pria itu ke rumah sakit sementara yang lain tampak panik dan mencari siapa yang sudah melakukan hal tersebut kepada pimpinan mereka sementara Sofia setelah melakukan aksinya tampak dengan santai keluar dari tempat acara dan kembali ke hotelnya
Sudah bulan lebih sejak kepergian Sofia akhirnya atur memutuskan untuk tidak menggunakan kursi roda lagi ke kantor tampak artis yang berjalan di lobi membuat semua orang menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan bagaimana tidak barusan satu minggu yang lalu atur datang dengan menggunakan kursi roda seperti orang lumpuh sekarang dia berjalan seperti orang yang tidak pernah memakai kursi roda saja sementara ini dan Jeremy yang mendengar hal tersebut tampak sangat terkejut sekali ikut kaget karena tiba-tiba Arthur sudah sembuh total membuat mereka ingin secepatnya melaksanakan rencananya
Di tempat lain tampak kakek Arthur yang menerima undangan ulang tahun ayah Jeremy langsung menghubungi Arthur untuk mengajaknya seperti permintaan ayah Jeremy, yang diajak tak mungkin menolak undangan tersebut apalagi ini ulang tahun dari pamannya tentu saja dia tak akan melewatkan hal tersebut
Sementara Sofia yang sudah berada di kamar hotelnya tampak memantau keberadaan Arthur setelah mengetahui bahwa Arthur akan menghadiri acara ulang tahun di hotel tempat dia menginap Sofia tersenyum sepertinya tuhan memang ingin mempertemukan mereka berdua sehingga Sofia tak perlu bersusah payah
Tampak hari sudah berganti di hotel mewah tanpa keluarga Jeremy sudah hadir begitupun Arthur dan sang kakek tampak semua orang saling tersenyum ramah makan malam pun berlangsung dengan baik setelah makan malam tampak Arthur yang izin ingin ke toilet saat hendak bangkit tanpa sengaja Arthur seperti melihat yang berjalan keluar dari restoran membuat Arthur langsung mengejar Sofia yang tampak terus berjalan hingga ke sebuah taman sementara itu Neni dan Jeremy yang melihat tingkah Arthur tampak saling menatap apalagi minuman yang mereka sediakan belum diminum oleh Arthur tersebut sengaja mereka sediakan khusus untuk Arthur sedangkan Arthur hanya meminum air putih lalu ijin untuk kamar kecil tapi bukannya ke kamar kecil tapi Arthur terlihat keluar dari restoran seolah-olah mengejar sesuatu
Saat ini Arthur berada di taman tapi sayangnya dia kehilangan jejak wanita tersebut membuat Arthur berpikir keras apa benar wanita dilihatnya adalah Sofia istrinya sementara Neni tampak datang menyusul Arthur, membuat Arthur sedikit kesal akhirnya Arthur tanpa mempedulikan Neni langsung menuju ke kamar mandi pria sementara Neni dengan kesal kembali ke meja makan, tapi sebelum dia kembali Dia menatap Arthur dengan tatapan yang sulit diartikan kau tunggu saja aku akan membuatmu menyesal karena selalu mengabaikanku ucap Neni
"Ada apa Neni kenapa Arthur keluar ke taman apakah ada sesuatu yang salah." tanya sang ayah, "aku juga tidak tahu ayah tapi sepertinya ada yang dia cari tapi mungkin tak ditemukannya sehingga dia sampai ke taman tapi setelah itu dia langsung ke toilet jadi aku langsung kembali." ucap Neni
Tampak Arthur langsung berlari dan memeluk Sofia dari belakang sambil meneteskan air mata dia sungguh sangat merindukan sang istri sayang kemana kau selama ini kenapa kau baru kembali ucap Arthur sambil terus memeluk Sofia membuat Sofia sangat terharu dia tidak tahu apa yang harus dia katakan kepada Arthur apalagi setelah malam ini dia harus kembali lagi ke kota A
Sementara di restoran semua orang tampak menunggu kedatangan Arthur tapi setelah 30 menit berlalu atur tak kunjung datang tak berselang lama sebuah pesan masuk di ponsel sang kakek yang mengatakan bahwa Arthur meminta maaf dia akan kembali pulang terlebih dahulu karena ada sesuatu membuat Jeremy dan Neni saling menatap, kini kakek Arthur sudah pulang begitupun kedua orang tua Jeremy dan Neni tapi saat ini akan keluar dari hotel Mereka melihat mobil Arthur yang masih terparkir sempurna di parkiran hotel
"Kakak bukankah itu mobil Arthur." tanya Neni sambil menunjuk mobil milik Arthur yang terparkir tak jauh dari mobil mereka, Jeremy lantas mengalihkan pandangannya dan melihat mobil tersebut benar saja mobil itu adalah mobil Arthur plat nomornya pun sesuai
"Kau benar ini itu berarti Arthur ada di hotel ini dan tidak pulang seperti pesan yang dikirim oleh kakeknya tapi sedang apa dia di hotel." ucap Jeremy, "bukankah temanmu pemilik hotel ini kau bisa kan meminta padanya untuk memeriksa CCTV di mana sebenarnya perginya Arthur aku juga penasaran." ucap neni
"Aku akan menghubunginya dan memintanya untuk melihat CCTV hotel aku sedikit penasaran di mana keberadaan Arthur saat ini." ucap Jeremy mengambil ponselnya setelah mencari sebuah nama Jeremy langsung menghubungi orang tersebut
Sementara Sofia yang sedang dipeluk oleh Arthur tampak sedih melihat sang suami yang sepertinya sangat merindukannya dan sangat terluka "maaf ."itulah kata yang keluar dari mulut Sofia yang jarang didengar oleh siapapun
"Aku tak ingin mendengar kata maaf aku ingin mendengar bahwa kau takkan pernah lagi meninggalkanku seperti sebelumnya aku sungguh sangat terluka dan marah padamu kau pergi begitu saja tanpa mengatakan apapun bahkan aku tidak tahu siapa sebenarnya namamu." ucap Arthur masih memeluk Sofia seakan-akan tak mau melepaskan Sofia lagi .
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya