
"Benarkah tapi bagaimana dengan edi Apa kau sudah menemukan jejaknya aku sangat khawatir padanya jika sampai mereka melakukan hal buruk kepadanya, aku yakin pria itu mempunyai niat lain selain serum yang diciptakan oleh kakek mertuaku aku takutnya eh di dalam bahaya." ucap Stuart
" Apa Kau belum menemukan jejak Tuan Edi tapi aku yakin sebentar lagi kita akan menemukan Tuhan Edi semoga saja dia baik-baik saja mengingat pria tersebut menculik tuan Edi dan membuta putranya koma." ucap Mr D, tampak tua dan misteri langsung membahas masalah lain
Sementara itu di sebuah gedung tampak para ilmuwan yang bersiap-siap akan masuk ke dalam mobil yang akan mengantar mereka ke sebuah gedung tua lainnya yang berjarak hampir 2 kilo dari gedung tersebut, tampak mobil tersebut keluar dari parkiran gedung tersebut kemudian melaju menuju tempat yang akan mereka tuju, sementara itu para bawahan Sofia yang sudah menunggu kedatangan mobil tersebut tampak sedang bersiap karena mereka mendapatkan kabar dari bawahannya bawa mobil yang mereka tunggu sedang melaju menuju tempat di mana mereka berada tampak semuanya sudah bersiap-siap di tempat mereka masing-masing
Mobil yang di tumpangi parah ilmuwan melaju dengan cukup cepat apalagi sang sopir melihat lampu hijau membuta sang sopir melajukan mobilnya sedikit cepat untuk melewati lampu hijau tapi di saat mobil tersebut melaju dengan cepat tiba-tiba lampu merubah menjadi merah membuat sopir spontan langsung rem mendadak tapi sayangnya ada ibu dan anak yang berjalan di depan mobil tersebut membuat mobil tersebut tak sengaja menabrak ibu dan anak tersebut, sanga sopir langsung keluar dari mobil untuk memeriksa apalagi tiba-tiba banyak orang yang berada di tempat kecelakaan tersebut
Sementara para ilmuwan yang berada di belakang tampaknya tak mengetahui apapun mereka berpikir bahwa sopir berhenti karena lampau merah seperti biasanya mereka tak pernah berpikir bahwa ada sesuatu yang terjadi di luar karena mobil tersebut di rancang agar para ilmuwan tetap aman jadi pintu mobil hanya bisa di buka dari dalam tapi jika pintu ingin dibuka harus ada tanda dari sang sopir agar mereka tahu
"Apa yang kau lakukan bagaimana bisa kau membawa mobil secepat itu sedangkan kau tahu ini ada lampu merah cepat bawa ibu dan anak ini ke dalam mobilmu mereka harus segera dibawa ke rumah sakit." ucap seorang pria , "tapi Tuan ini bukan mobil pribadi ini mobil perusahaan dan di dalamnya ada barang berharga aku tak mungkin menaikkan mereka ke dalam mobil sebaiknya kita menelepon ambulans agar bisa membawa mereka ke rumah sakit aku akan tetap bertanggung jawab tapi aku mohon biarkan kita menunggu ambulans untuk mengangkat mereka." ucap pria tersebut
"Apa kau bilang menunggu ambulans Apa kau tidak melihat cedera pada ibu dan anak ini Apa kau ingin mereka mati sebelum dibawa ke rumah sakit apalagi rumah sakit berjarak 4 km dari tempat ini setiap menit akan membuat nyawa kedua orang ini dalam bahaya apa barang-barang di mobilmu sampai-sampai kau tak mau menyelamatkan nyawa ibu dan anak harta masih bisa digantikan tapi nyawa Apa kau bisa menggantinya." tanya yang lain membuat pria tersebut sangat tersudut apalagi saat menelpon ambulans tak ada jawaban dari pihak rumah sakit, tampak orang-orang di sekitar tersebut mulai mendesak pria tersebut membuat pria itu akhirnya harus mengikuti apa yang dikatakan oleh para pria yang menolong ibu dan anak tersebut di tempat kejadian tampak sang sopir pergi ke belakang Lalu mengetuk tiga kali setelah itu pintu tampak terbuka para ilmuwan yang berada di dalam tampak bingung karena sang sopir membawa ibu dan seorang anak dengan beberapa orang pria yang ada di belakangnya
"Maaf tuan aku tanpa sengaja menabrak ibu dan anak ini dan mereka sedang terluka parah jadi kita harus membawanya ke rumah sakit." ucap sopir tersebut, tampak para ilmuwan tersebut saling menatap bingung melihat apa yang terjadi tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena orang-orang yang menyaksikan kecelakaan tadi langsung memasukkan ibu dan anak tersebut ke dalam mobil "sepertinya aku harus ikut dengan kalian aku takutnya kalian tidak membawa wanita dan anak ini ke rumah sakit tadi saja kalian tidak ingin menyelamatkan mereka dan menyuruh kami untuk menunggu mobil ambulans." ucap salah seorang pria dari belakang, tampak pria tersebut langsung naik ke atas mobil tersebut dengan tas besar yang dia pegang sepertinya tas tersebut miliknya dan milik ibu dan anak tersebut, tampak mereka tak bisa berbuat banyak saat pria itu ikut masuk ke dalam mobil membuat suasana di dalam mobil sedikit berbeda setelah semua masuk tampak pria yang merupakan ilmuwan tersebut menutup kembali pintu sementara itu sang sopir Langsung kembali ke tempat duduknya
Tampak anak itu terbangun lalu tiba-tiba menangis dengan kencang membuat semua orang panik "ibu......ibu..... kau kenapa ibu aku takut ibu" ucap anak tersebut seraya menggoyangkan tubuh ibunya yang berada di sampingnya, "kau jangan menangis ibumu tidak apa-apa kita akan segera tiba di rumah sakit terdekat." ucap seorang pria yang sedang duduk tak jauh dari sang anak, tampak semua orang berfokus kepada anak tersebut yang mengamuk karena ibunya tak sadarkan diri membuat pria yang bersama Mereka tampak melihat situasi lalu mengambil tas yang sangat mirip dengan tas salah seorang ilmuwan yang dia pegang karena ilmuwan tersebut melepaskan tas tersebut saat dia ingin membuat anak tersebut tenang setelah menukar tas tersebut pria tersebut tampak kembali santai sementara anak tersebut tampak mulai sedikit tenang
Tak berselang lama mobil pun berhenti sang sopir lalu mengetuk tiga kali seperti biasanya pintu pun dibuka mereka telah tiba di rumah sakit tampak ibu dan anak tersebut langsung di bawah oleh perawat dengan ranjang yang disediakan oleh rumah sakit tersebut sementara orang yang mengantarnya tapi tampak juga ikut turun dengan membawa anak tersebut bersamanya setelah kepergian ketika orang tersebut para ilmuwan merasa lega kemudian mengunci pintu seperti biasa sang sopir langsung melajukan kendaraannya menuju ke tempat mereka tuju
Sementara itu perawat yang mendorong ranjang rumah sakit tampak membelokan ranjang tersebut ke sebuah tempat parkir setelah melihat mobil yang ditumpangi para ilmuwan sudah pergi jauh meninggalkan tempat tersebut tampak ibu yang tadinya terbaring di tempat tidur tersebut langsung terbangun dan bergegas untuk masuk ke dalam mobil bersama anak kecil dan pria tersebut tampak mereka Langsung menghembuskan nafas lega begitu masuk ke dalam mobil.
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya