My Wife My Hero

My Wife My Hero
328.nomor ponsel Malika



"Baik ketua saat ini aku sedang ingin mempermainkan perasaan Ruben dengan membuat jarak padanya seolah-olah aku sedang marah dan kesal padanya tapi sebenarnya aku sedang memancingnya agar dia semakin berusaha untuk merayuku kembali dan dengan begitu aku ingin lihat sampai di mana dia bisa membuktikan perasaannya padaku jika aku seperti itu dan hanya merayunya seperti gadis lainnya maka dia pasti akan curiga padaku." ucap Malika


"Wah ternyata kau sudah membaca situasi yang ada tapi ingat sekali lagi aku katakan padamu jangan lagi menggoda Kevin aku takut anak tersebut akan gantung diri setelah dia mengetahui siapa kau sesungguhnya dan sebaiknya kau rajin beribadah siapa tahu saja Kevin sedang kehilangan akal dan mencoba untuk mencari dukun untuk nyuruhnya membuatkan ramuan cinta agar kau bisa jatuh cinta padanya kan tidak lucu jika terong makan terong." ucap Sofia sambil tertawa terbahak-bahak mengingat perkataan Arthur tentang dukun yang selalu disebut oleh Arthur yang sangat dipercaya oleh Kevin dan ibunya


" Ketua tidak seperti itu juga aku sudah berbicara baik-baik dengan Kevin sepertinya dia bisa menerimanya walaupun mungkin agak sedikit terluka tapi aku yakin beberapa hari lagi dia pasti akan baik-baik saja." ucap Malika, "baiklah aku hanya bercanda pergilah beristirahat aku yakin saat ini Ruben pasti sedang mencari nomor ponselmu agar dia bisa menghubungimu dan meminta maaf." ucap Sofia


Sementara itu di kediaman Ruben tepatnya di kamar Ruben tampak Ruben yang baru saja selesai melakukan kekerasan kepada nenek yang sedang terikat di atas ranjang dengan beberapa luka cambukan dan lembam di seluruh tubuhnya akibat perbuatan Ruben setelah puas melakukan hal tersebut Ruben langsung membersihkan tubuhnya di dalam kamar mandi sementara itu Neni tampak merintih kesakitan karena seluruh badannya sakit apalagi kedua tangannya terikat dan juga kakinya dia tak bisa melakukan apapun karena hanya Ruben yang bisa membuka ikatan kaki dan tangannya tersebut, setelah membersihkan tubuhnya tampak Ruben langsung mengambil pakaian santainya kemudian mendekat keranjang lalu membuka ikatan kaki dan tangan Neni " sekali lagi kau menentang perkataanku atau menantang ku aku akan membuatmu lebih sakit dari ini." ucap Ruben


"Mengapa kau selalu menyiksaku seperti ini mengapa tidak kau bunuh saja aku agar kau merasa puas." ucap Neni yang sudah tidak tahan dengan penyiksaan Ruben, "kau tenang saja aku akan segera menceraikanmu wanita tidak berguna jadi kau jangan terlalu berpikir macam-macam karena aku masih mempertahankan mu aku masih mempertahankan mu agar aku bisa melihatmu menderita tapi jangan khawatir aku akan segera menceraikanmu dan kau boleh kembali ke kediaman orang tuamu aku tidak peduli, sekarang mana ponselmu." ucap Ruben sambil mencari ponsel mini di seluruh kamar terakhir Ruben memeriksa tas Neni tampak ponsel ini masih berada di dalam tas


"Dasar tidak tahu diri berani-beraninya kau mau membohongiku dan mengatakan bahwa ponselmu lupa di kamar ternyata kau memang ingin pulang dan kau sengaja ingin menghancurkan rencanaku dan aku yakin kau pasti mengajak asisten Arthur itu bersamamu sehingga kalian bisa datang bersama dan membuatku terlihat bodoh." ucap Ruben lalu mulai memeriksa ponsel untuk mencari tahu nomor ponsel Malika setelah mengetahui beberapa saat akhirnya nomor ponsel Malika


Sementara itu di tempat lain tanpa karena yang baru saja kembali ke apartemennya tapi saat masuk ke apartemennya ana sangat terkejut saat melihat seorang pria yang duduk dengan santai di ruang tamu halo sayangku Apa kabarmu Sudah lama aku tidak bertemu denganmu apakah kau tak merindukanku." ucap pria tersebut membuat Anna sangat terkejut setahunya Maya tak memiliki siapapun apalagi seorang kekasih kenapa pria ini tiba-tiba datang, "aku tahu kau pasti sangat terkejut setelah berita yang mengatakan bahwa aku sudah meninggal saat terjadi perampokan tapi sebenarnya aku tidak meninggal aku melarikan diri dan baru saja kembali ke kota ini setelah beberapa tahun aku tahu kau pasti akan tetap di apartemen ini dan tetap dengan kode pintu yang sama hari ulang tahun." ucap pria tersebut, mengerti itu yang ada di hadapannya adalah kekasih Maya yang dikira sudah meninggal oleh Maya tapi kemudian saat ini dia muncul kembali dasar sampah berani-beraninya dia muncul di saat seperti itu jika dia sampai muncul seperti ini semua itu bisa menghancurkan seluruh rencana aku pikir Anna


"Kau masih hidup aku benar-benar tak menyangka hal itu tapi kenapa kok tak pernah mengabari aku bahwa kau masih hidup." tanya Anna yang berpura-pura menjadi sosok Maya yang lembut dan baik hati, "aku ingin memberimu kejutan sekarang aku sudah memiliki uang yang cukup untuk kita bisa hidup berdua jadi mulai saat ini kau tidak perlu lagi berkencan dengan para pria itu aku bisa memenuhi semua keinginanmu." ucap pria tersebut


Tampak anna menautkan alisnya melihat tiga pria tersebut seperti seorang gaster yang menjual senjata-senjata ilegal walaupun mereka memiliki uang yang banyak tapi kehidupan mereka juga tidak mulus karena jika sampai terjadi sesuatu maka pihak polisi pasti akan mencari, sayang tunggu sebentar aku akan membuat kamu minuman aku yakin kau pasti belum minum apapun tapi sebelumnya aku akan mengganti pakaianku dulu agar kita bisa berbicara dengan nyaman." ucap Anna lalu masuk ke kamarnya mengganti pakaiannya lalu menuju dapur untuk mengambil minuman setelah meracik minuman anak pun kembali ke ruang tamu kemudian menghidangkan minuman itu kepada pria tersebut tampak pria itu tersenyum lalu menarik anak hingga duduk di pangkuannya "kau semakin hari semakin cantik aku tidak sabar untuk menikmati setiap inci tubuhmu ." ucap pria tersebut sambil mengejek bibir anak berulang-ulang kali


"Sebaiknya kau minum dulu setelah itu kau bisa melakukan apapun padaku aku juga sangat merindukan belaian mu ." ucap Anna, tampak pria tersebut langsung mengambil gelas yang ada di meja lalu meneguk minuman tersebut hingga tandas dan kemudian bersiap untuk menyerang ana dengan bibirnya tapi sebelum bibirnya sampai ke bibir anak tiba-tiba pria tersebut jatuh tepat di atas tubuh anna membuat anna langsung mendorongnya hingga jatuh tergeletak ke lantai dasar pria bodoh Mana mungkin aku mau dengan orang sepertimu yang bisa menghancurkan lebih baik aku membunuhmu agar kau bisa menyusul Maya ke alam baka." ucap Anna.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya