My Wife My Hero

My Wife My Hero
333.konter



Setelah kepergian ke tiga orang bawahannya tampak Sofia pantai duduk di kursinya sambil memikirkan sesuatu sepertinya Masalah ini tidak sesederhana kelihatannya apalagi identitas pria yang memakai penutup wajah belum diketahui membuat Sofia harus pintar mengambil keputusan kalau tidak semua pekerjaan yang mereka lakukan secara diam-diam pasti akan ketahuan, tampak Sofia melihat jam di tangannya ini sudah hampir tengah malam membuat Sofia bergerak kembali ke kediamannya sementara itu di kediaman Sofia Arthur masih tidur lelap


Pagi menyapa Arthur terbangun sambil melihat sekelilingnya lalu melihat sang istri yang masih terlelap dipeluknya, "apakah aku sedang bermimpi semalam tiba-tiba saja aku tertidur tanpa mengingat apapun atau ah sudahlah mungkin aku terlalu banyak memikirkan tentang perusahaan sehingga aku berpikir yang tidak-tidak." ucap Arthur sambil kembali memeluk sang istri


Sementara itu Di markas Ruben tampak dua orang yang kemarin diperintahkan untuk mencari keberadaan ridho di apartemen milik sang pacar tampak sudah kembali dan langsung menghadap kepada pria yang memerintahkan mereka kemarin "selamat pagi Tuan kami sudah memeriksa apartemen kekasih ridho tapi apartemen itu terkunci dan tak ada tanda-tanda keberadaan ridho maupun kekasihnya kami bahkan sudah menunggu di luar apartemen selama beberapa jam bahkan kami sampai tidur di hotel yang tak jauh dari apartemen tersebut tapi tanda-tanda keberadaan ridho dan kekasihnya sama sekali tidak ada apa mungkin ridho dan kekasihnya sudah kabur bersama." ucap pria tersebut


"Kabur bagaimana mungkin dia kabur cepat suruh seseorang untuk melacak keberadaannya aku ingin tahu di mana dia saat ini, dan jika kalian sudah tahu di mana lokasinya cepat tangkap dia dan bawa kemari jika dia melawan bunuh dia dan amankan semua barang-barang yang dia miliki termasuk flash disk yang menyimpan semua data dan juga rekening kita barang itu sangat penting karena semua aliran dana dan data pembeli kita berada di flash disk tersebut flash itu lebih penting dari apapun." ucap pria tersebut


"Baik ketua aku akan segera pergi ke ruang IT untuk menyuruh mereka melacak keberadaan ridho ucap salah seorang pria lalu keduanya meninggalkan ruangan pria tersebut menuju ke ruang IT yang biasa digunakan untuk melacak seseorang, sementara itu setelah kepergian kedua orang tersebut tampak pria itu langsung memegang kepalanya dia sangat frustasi dengan yang apa yang terjadi karena tiba-tiba saja ridho menghilang begitu saja padahal selama ini sudah cukup kompeten dalam melakukan pekerjaannya, apakah benar ridho kabur bersama kekasihnya dengan membawa uang yang ada di rekening tapi itu sangat ganjil jika memang dia ingin kabur dengan kekasihnya mengapa tidak sejak dulu dia kabur bukannya uang tersebut Memang masuk di rekening yang dia pegang lagi pula tak ada tanda-tanda dia ingin kabur membawa uang tersebut apalagi dia pergi hanya membawa tas tanpa membawa apapun pikir pria tersebut yang tadi sempat ke kamar milik ridho untuk melihat barang-barang apa saja yang dibawa oleh ridho


Sementara itu di tempat lain tampak ana yang sedang berada di sebuah konter ponsel dia ingin membobol ponsel ridho tapi saat pemilik konter tersebut melihat ponsel itu dia langsung melihat rekannya yang lain kemudian dia kembali kepada anna "maaf Nona sepertinya kami memerlukan waktu untuk membobol ponsel ini karena ponsel ini terkunci ganda jadi kami memerlukan waktu mungkin Nona bisa pergi berjalan-jalan atau melakukan kegiatan lain dan setelah satu atau dua jam Nona bisa kembali lagi untuk mengambil ponsel ini." ucap penjaga konter tersebut


"Benarkah sayang sekali padahal aku pikir itu hanya memerlukan waktu 15 menit saja baiklah aku akan pergi dulu satu jam kemudian aku akan kembali lagi untuk mengambil portal itu terima kasih sebelumnya." ucap anna lalu pergi dari kantor tersebut, tampak melajukan kendaraannya kembali ke hotel dia ingin beristirahat sejenak karena semalam dia kurang tidur, anak yang baru saja masuk ke kamarnya tampak terkejut karena kamarnya tampak berantakan dan barang-barang berharga miliknya juga entah ke mana tampak Anna mencari tas yang berisi uang tunai dan juga tas milik kekasih Maya yang hilang entah kemana anna bersiap hendak pergi ke pusat informasi untuk melaporkan hal tersebut tapi setelah dia berpikir jika dia melaporkan hal tersebut maka itu tidak akan berdampak baik untuknya apalagi jika Sampai polisi terlibat dalam hal tersebut pasti mereka akan mencurigainya tampak anak terduduk lesu di ranjang hotel apalagi uang tunai dan perhiasan yang hilang itu sangat banyak, astaga siapa sebenarnya yang sudah mencuri semua barang-barang miliku, "mana mungkin hotel sebesar ini ada pencuri lagi pula aku sudah beberapa kali menginap di hotel ini tapi belum pernah kehilangan apapun." ucap anna frustasi karena tak bisa melaporkan kehilangan barang-barang tersebut


Tampak pria tersebut langsung melihat ponsel itu lalu memeriksa data yang ada di dalam ponsel ini itu "benar ini adalah ponsel milik ridho apakah kau memiliki gambar wanita yang tadi membawa ponsel ini ." tanya pria yang memegang ponsel ridho, kebetulan tuan ini adalah rekaman CCTV konter ini tampak jelas wajah wanita itu ucap pemilik konter lalu memperlihatkan rekaman saat anna datang kekonter tersebut


"Apa kalian berdua mengenal siapa wanita ini." tanya pria yang memegang ponsel ridho, kedua pria yang tadi tempat mencari ridho langsung melihat rekaman tersebut "bukankah ini adalah kekasih ridho yang bernama Maya, kalau anda tidak percaya coba buka galeri milik ridho dan di sana ada foto Maya tapi ridho menggunakan kata sandi untuk foto pribadinya." ucap pria tersebut


"Baiklah aku mengerti kalian tunggu wanita ini datang kemari jika dia muncul segera bawa dia ke markas aku ingin bertanya kepadanya di mana ridho aku yakin dia pasti mengetahui Di mana keberadaan ridho, aku yakin pasti terjadi sesuatu pada Ridho semoga saja files disk milik ridho ada padanya kalau tidak kita bisa di hukum apalagi di sana banyak data penting tentang bisnis kita, baiklah untuk mu terimakasih atas kerjasama mu aku akan memberikan hadiah sebagai ucapan terimakasih." ucap pria yang mengambil ponsel ridho


"Tuan tidak usah berterima itu sudah kewajiban ku sebagai bawahan tuan apalagi tuan selalu melindungi usahaku." ucap pemilik konter.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya