
"Tampak Stuart menghembuskan nafasnya kasar lalu menatap ke arah Mr D "awas saja ya jika sampai yang kau katakan salah maka aku akan menyuruhmu menjaga tempat ini sampai sandinya bisa terbuka dan kau takkan pernah keluar dari pulau ini sampai pintu besi ini terbuka." ucap Stuart lalu mulai menekan tanggal lahirnya dan benar saja pintu itu terbuka secara otomatis menggunakan tanggal lahir miliknya membuat Stuart dan Mr D saling menatap seperti orang bodoh, "astaga Tuan apa yang aku katakan benar kan ternyata nomor ulang tahun tuan jangan-jangan Tuan Edi sebenarnya menyukai tuan itulah mengapa dia tak berani berbicara akrab dengan Tuan." ucap Mr D, Stuart kembali menatap tajam ke arah Mr D yang selalu berbicara sembarangan "Apa kau gila apa kau pikir kayak gitu penyu kasih sama jenis kau ini selalu saja mulutmu mengatakan hal-hal yang tidak pantas kita masuk ke dalam." ucap Stuart, "Tuan terowongan ini lumayan besar tapi kenapa terowongan ini sangat terang begitupun di ujung sana sepertinya sangat terang sementara saat kami memasuki lab semua lampunya mati." ucap Mr D
"Sudahlah Ayo kita pergi memeriksa di ujung sana sepertinya ada sebuah ruangan." ucap Stuart keduanya berjalan dengan hati-hati menuju ke sebuah ruangan di ujung lorong dengan cahaya yang cukup terang, tanpa keduanya sudah sampai di ujung lorong sebuah pintu tampak di hadapan mereka tapi kali ini pintunya berbeda itu kali ini seperti pintu biasa tampak misteri membuka pintu tersebut dengan hati-hati untuk melihat apa yang ada di dalamnya
Sementara itu di kota dia tepatnya di markas Sofia tampak pertemuan antara Sofia dengan para bawahannya sudah selesai tampak Sofia keluar dari ruangannya menuju ruang kesehatan di mana James berada sementara itu James yang sudah pulih tampak sedang duduk di luar ruang kesehatan di mana selama ini dia berada malika yang terus mengikuti Sofia seperti pengawal tampak terus berjalan di belakang Sofia "apakah kau ingin melihat ruang kesehatan memangnya ada apa di sana." tanya Malika
"Oh astaga aku lupa mengatakannya padamu James sudah ada di tanganku sejak beberapa hari yang lalu mungkin saat ini dia sudah pulih aku ingin menjenguknya dan melihat bagaimana kesehatannya biar bagaimanapun dia tetap saja saudara suamiku asalkan dia tidak bertindak gegabah lagi aku mengampuni nyawanya kali ini karena merasa kasihan padanya apalagi semua uang yang sudah dia bawa sudah kembali ke perusahaan dia sudah mengalami penyiksaan terburuk yang dilakukan oleh Ruben aku akan menyuruh seseorang membawanya untuk bersembunyi di sebuah tempat yang jauh dari kota D, aku tak ingin sampai Ruben mengetahui bahwa dia masih hidup sebelum kita menyelesaikan persoalan dengan Ruben dan antek-anteknya tapi sebelum itu aku akan berbicara dengannya terlebih dahulu agar dia tahu bahwa tak ada yang ingin menyakitinya saat ini tapi hanya ingin menyelamatkannya aku akan berbicara atas nama Arthur agar dia tidak lagi berlaku buruk kepada dan menghargainya sebagai saudara." ucap Sofia sambil terus berjalan menuju ruang kesehatan bersama Malika
Sementara itu James yang sedang duduk santai tampak melihat pemandangan "di sini sangat nyaman tapi aku harus segera kembali untuk mencari tahu tentang keadaan ini dan bagaimana keadaan orang tuaku walaupun aku jahat tapi aku juga tak ingin adikku menderita, lagi pula aku sudah merenungi semua kesalahanku dan tak ingin berbuat hal-hal yang tidak baik lagi." ucap James
"Apakah kau sudah merasa lebih baik." ucap seseorang dari arah belakang James membuat James yang tadinya memandang lalu mengalihkan pandangannya tampak mata jamin terbelalak terlihat dua orang wanita cantik tapi yang tercantik adalah yang berbicara dengannya tapi langsung tertunduk setelah melihat wanita tersebut karena aura wanita itu ingat bahwa pemilik tempat ini adalah seorang wanita Dia tidak ingin jadi apalagi tidak sopan dengan melihat wanita tersebut seperti yang biasa dilakukan pada wanita-wanita cantik karena sepertinya wanita yang dihadapannya saat ini bukan wanita sembarangan dari gaya bicaranya dan auranya sangat berbeda dengan wanita-wanita yang biasa dia goda
"Dia adalah sepupuku aku juga merasa bersalah padanya jika aku bertemu dengannya di masa mendatang aku akan meminta maaf dan berterima kasih padanya tapi saat ini aku sedang memikirkan adikku neni yang menikah dengan Ruben karena kesalahanku yang terlalu rakus akan harta membuat keluargaku menderita, aku takut Ruben melakukan hal-hal buruk kepadanya." ucap James
" Kau tak perlu memikirkan Neni saat ini dia baik-baik saja dia sudah kembali ke kediaman orang tuamu dan sebentar lagi Ruben akan menceraikannya yang terpenting sekarang adalah menyelamatkan dirimu terlebih dahulu aku ingin kau pergi mengikuti salah satu bawahanku keluar dari kota d untuk tinggal di sebuah perkampungan yang jauh semua ini juga untuk keselamatanmu kau jangan khawatir aku tak akan melakukan hal-hal buruk padamu jika aku ingin menghabisi mu aku tak akan menyelamatkanmu." ucap Sofia
Tampak James terkejut mendengar perkataan Sofia "Apa maksudnya ini sudah keluar dari rumah Ruben dan akan segera bercerai bolehkah aku bertanya apa hubungan nona dengan Arthur." tanya James, "adikmu sering mendapatkan kekerasan dari Ruben Untung saja dia tidak sampai mati tapi bersyukurnya semua bisa dilewati kau tidak perlu bertanya tentang apa yang terjadi yang dan apa hubungan ku dengan Arthur yang perlu kau ketahui adalah bahwa kau dan Neni sudah aman dan aku pasti akan mempertemukan kalian kembali setelah semua persoalan yang terjadi di luar sana telah selesai kau hanya perlu menunggu saja tak perlu banyak mencari informasi atau mencari tahu apa yang terjadi." ucap sofia lalu berbagai pergi dari tempat tersebut meninggalkan James yang tampak Hanya bisa pasrah dengan apa yang terjadi apalagi dia tidak punya kekuatan apapun untuk bisa menyelamatkan nenek dari tangan Ruben tapi beruntungnya wanita yang baru saja dia temui berhasil menyelamatkannya dan juga yang berhasil menyelamatkan ini walaupun dia harus pergi ke tempat jauh asalkan keluarganya aman James sudah merasa sangat bersyukur.
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya