
"Iye sayang terserah kau saja asalkan kau senang tapi sayang maaf ya aku sedikit sibuk mungkin aku tak akan bisa mengantar atau menjemput mu, biar supir saja mengantarmu ya sayang kau tahu kan aku masih memiliki janji dengan seorang rekan bisnis ku." ucap Arthur, sementara itu wajah Kevin tampak kesal karena Malika akan berada di kediaman Ruben, sementara wajah Ruben tampak bahagia
"Bagaimana kalau sopir ku saja yang menjemput nyonya Arthur, jadi tuan Arthur tak perlu khawatir akan keselamatan Nyonya Arthur." ucap Ruben menawarkan, Kevin langsung melotot dia pikir kami kekurangan mobil apa jadi harus mengunakan mobilnya tuan aku mohon jangan setuju aku siap mengantar Malika ke mana saja bahkan sampai ke surga." ucap Kevin dalam hati
"Sepertinya itu ide yang bagus aku sangat setuju baiklah aku akan menunggu jemputan dari tuan Ruben bagaimana sayang apakah kau juga setuju aku rasa itu dia yang sangat baik." ucap Malika, Arthur terdiam pura-pura sedang memikirkan hal tersebut baiklah sayang jika itu keinginanmu nanti sopir Tuan Ruben yang akan menjemputmu besok pagi tapi sepertinya kita harus kembali apalagi ini sudah jam 10.00 lewat kau juga pasti sangat lelah baiklah Tuan Ruben terima kasih atas jamuan makan malamnya lain kali aku pasti akan mengundang Anda untuk makan bersama baiklah kami permisi dulu dan neni jangan lupa temui orang tuamu agar mereka bisa bertemu denganmu." ucap Arthur lalu bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar bersama dengan Ruben diikuti oleh Neni dan Malika serta Kevin
Kini Arthur Malika dan Kevin sudah masuk ke dalam mobil kini mobil sudah melaju keluar dari kediaman Ruben setelah kepergian Arthur dan yang lain tampak Ruben melihat ke arah Neni dengan tatapan yang sulit diartikan "Ayo masuk ke dalam kamar aku ingin berbicara dengan." ucap Ruben lalu masuk ke dalam kamar bersama dengan neni, ini keduanya sudah berada di dalam kamar tampak mereka duduk saling berhadapan di sebuah tempat duduk di dekat jendela "apakah aku melakukan kesalahan aku mohon jangan hukum aku aku benar-benar tidak setengah jam melakukan hal tersebut jika memang aku memiliki kesalahan." ucap Neni takut
"Besok pergilah ke rumah orang tuamu dan jenguk mereka selama beberapa jam terus kembalilah kemari." ucap Ruben, Leni menatap bingung ke arah Ruben Apa maksudmu bukankah besok istri atur akan datang ke kediaman kita untuk bertemu denganku bagaimana bisa aku pergi ke rumah orang tuaku di saat istri Arthur akan datang untuk menemuiku atau kau ingin aku menunggu istri Arthur datang ke mari dan kemudian pergi bersama ke rumah orang tua ku." ucap Neni
"Kau ini cerewet sekali sudah kau jangan banyak tanya lakukan saja apa yang aku perintahkan nanti sopir yang akan mengantarmu dan menjemputmu dari rumah orang tuamu kalau masalah itu Arthur biar aku yang mengurusnya kau tidak perlu tahu tentang persoalan itu jelas dan ingat jangan pernah mengatakan apapun atau menghubungi Arthur atau menghubungi siapapun." ucap Ruben
"Ruben Apa yang kau ingin lakukan dengan istri sepupuku kau jangan berbuat macam-macam padanya aku mohon padamu siksa saja aku tapi jangan melakukan apapun kepada istri sepupuku Dia tidak bersalah sama sekali dan dia sepertinya adalah wanita baik." ucap Neni
Sementara itu di mobil tampak Malika duduk di belakang bersama dengan Arthur sementara Kevin duduk di depan di samping sopir tampak terus melihat Malika dengan kaca spion depan membuat Malika langsung mengedipkan matanya kepada Kevin membuat Kevin langsung tersenyum malu-malu kucing, sementara Arthur hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar melihatkan asisten yang sudah terjerat pesona Malika, mobil mereka sudah masuk ke halaman rumah Arthur tampak Sofia sudah menunggu mereka Arthur masuk lalu mengecup sang istri kemudian berjalan bersama menuju kamar sementara Kevin yang melihat Malika masuk tampak menahan mereka, "Nona Malika apakah kau mempunyai nomor ponsel agar aku bisa menghubungimu dan bagaimana jika besok pagi aku datang mengantarmu ke kediaman Tuan Ruben kemudian aku menjemputmu." ucap Kevin menawarkan diri
Malika tersenyum lalu mendekati Kevin membuat jantung Kevin berdetak sangat kencang Karena kini Malika tepat berada di hadapannya "tentu saja priaku yang tampan mana ponselmu biar aku bisa memasukkan nomor ponsel ku." ucap Malika Kevin dengan cepat mengambil ponselnya lalu menyerahkan kepada malaikat setelah menekan beberapa tombol kembalikan langsung mengembalikan ponsel Kevin kepadanya, sementara wajah Kevin sudah bertemu merah akibat pujian dari Malika
"Terus bagaimana apakah kau mau aku mengantarmu besok ke rumah tuan Ruben aku tak percaya pada sopir Tuan Ruben jika sampai kau diapa-apakan olehnya bagaimana." ucap Kevin khawatir
"Jangan khawatir sayang aku takkan apa-apa lagi pula aku kan hanya sebentar di sana kau tak usah repot-repot sebaiknya kau bekerja dengan baik mencari uang agar kau bisa membelikan aku sesuatu yang membuat aku senang." ucap Malika lalu hendak berjalan masuk menuju kamarnya tapi sesaat kemudian Malika menghentikan langkahnya lalu kembali ke tempat Kevin berada sementara Kevin hanya tersenyum dan mengangguk saja atas semua yang diucapkan oleh Malika, Malika langsung mengecup pipi Kevin membuat Kevin tampak terkejut sampai tak bisa berkata-kata setelah melakukan hal tersebut Malika langsung berlari masuk ke dalam kamar seperti anak perawat yang baru saja berpacaran Kevin yang tersadar langsung tersenyum sumringah sambil menyentuh pipinya karena sudah dikecup oleh malika "oh Tuhan mimpi apa aku semalam sehingga dicium oleh wanita secantik Nona Malika aku yakin dia pun mencintaiku seperti aku mencintainya." ucap Kevin
Sementara Malika begitu masuk ke dalam kamarnya langsung tertawa terbahak-bahak "oh astaga pria itu lucu sekali dia seperti adikku yang sedang merengek padaku astaga semua pakaian ini membuat aku frustasi saja tapi aku sangat menikmatinya menjadi seorang wanita yang dicintai oleh banyak pria ternyata menguntungkan juga menjadi wanita aku menginginkan sebuah koleksi pedang antik dan sepertinya Ruben bisa memberikannya untuk pisau itu sangat berharga dan harganya sangat mahal aku menginginkannya." ucap Malika lalu melepas semua penyamarannya kemudian masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya