
"Baiklah Ayah aku mengerti aku akan mengurangi menonton film horor agar tak lagi mimpi buruk." ucap Neni, sementara itu waktu berlalu dengan cepat sudah beberapa jam setelah mereka meninggalkan kamar hotel melihat waktu sudah lebih dari 3 jam akhirnya Malika kembali ke hotel tampak wanita yang tadi bersepeda di kamar mandi sudah membersihkan tubuhnya "aku sangat puas dengan yang kau lakukan ini bayaranmu ingat kau keluar tapi seperti biasa gunakan rambutmu untuk menutup wajahmu agar tak terekam CCTV." ucap malika , " terima kasih nona aku pamit ucapan wanita tersebut lalu keluar dari hotel sementara Malika langsung naik ke atas ranjang dan berbaring di samping Ruben yang tampak terlelap
Sementara itu Sofia yang memeriksa semua rekaman dan berkas-berkas yang dikirim oleh kakeknya tampak sangat penasaran dengan pria bertopeng jika memang benar pria itu adalah rekan kakek buyutnya maka itu akan menjadi sebuah kejutan bagaimana tidak pria yang seharusnya berumur 60 lebih tampak seperti pria berusia 40 tahun bahkan wajahnya terlihat sangat mudah seperti 30 tahun apalagi bentuk tubuhnya terlihat tegap tidak mencerminkan bahwa usianya sudah tua, tapi bagaimana bisa dia memiliki penampilan seperti itu jika memang dia melakukan operasi plastik pasti ada catatan tersendiri dan bentuk tubuhnya juga pasti akan berubah, tanpa sengaja Sofia melihat sebuah foto seorang ibu hamil tapi bukankah ibunya tak memiliki saudara terus siapa wanita hamil itu tampak Sofia langsung menghubungi sang kakek sementara itu profesor Abdullah yang berada di dalam ruang kerjanya tampak menerima panggilan telepon dari sang cucu
"Ada apa sayang apakah ada sesuatu yang terjadi ataukah kau mendapatkan sesuatu dari semua foto dan dokumen yang kaki kirimkan padamu." tanya profesor Abdullah, "kakek bukankah kakek mengatakan bahwa ibu adalah anak satu-satunya dan saudara angkatnya hanya Paman Bento terus kenapa difoto yang kaki kirim ada wanita hamil yang duduk tak jauh saat kakek buyut dan yang lain sedang berfoto."tanya Sofia, "memang benar sayang nenekmu anak satu-satunya tunggu kalau aku tidak salah ingat ada seorang wanita yang merupakan istri salah seorang rekan kerja kakekmu yang saat itu Tengah mengandung dan ayahnya sangat terobsesi dengan serum tersebut tapi setelah kakek buyut menghentikan semua kegiatan yang berhubungan dengan serum tersebut pria tersebut akhirnya bermusuhan dengan kakekmu dan pergi begitu saja mengambil apa yang menjadi miliknya dan entah dia ke mana tak ada yang mengetahuinya dia pergi bersama istrinya." ucap profesor Abdullah
"Apakah kata kakek mengetahui identitas dari ilmuwan tersebut atau nama istrinya dan di mana terakhir mereka berada." tanya Sofia , "nama ilmuwan itu Bastian sedangkan istrinya bernama Ros Mereka berdua tinggal di sebuah kediaman mewah yang terletak di pinggiran kota tapi setelah kakek buyutmu berhenti untuk melakukan penelitian akhirnya dia melakukan penelitian sendiri dengan pindah ke sebuah pulau yang tak berpenghuni membangun sebuah lab kecil di sana tapi aku juga tidak tahu pulau mana yang dia datangi."ucap profesor Abdullah
"Baiklah kakek terima kasih atas informasinya aku akan mencari tahu tentang keluarga Bastian siapa tahu saja ada sesuatu yang bisa aku temukan." ucap Sofia kini panggilan telepon pun sudah dimatikan tampak Sofia langsung menelepon seseorang "pergilah ke pinggir kota cari rumah yang tak berpenghuni yang sudah lama ditinggalkan oleh pemiliknya yang bernama Bastian dan rose pastikan kau memeriksa setiap sudut bangunan di rumah itu apapun yang kau dapatkan selalu pastikan untuk memberikan informasinya kepadaku." ucap Sofia di telepon
Sementara itu di pulau tempat lab Edi berada tampak para ilmuwan sedang berdiskusi cara membawa kotak besi yang di dalamnya terdapat tubuh putra Edi karena sesuai dengan perintah Stuart kita besi tersebut akan dipindahkan ke lab di kota D, sementara itu mister di tampak berada di ruangan di mana Stuart berada, "Tuan aku sudah mengamankan kapal yang selama ini selalu mengintai kita dan sesuai dengan yang anda pikirkan salah satu pria yang ada di kapal tersebut adalah merupakan bawahan langsung dari pria yang sudah menculik Tuan ini tapi sayang sepertinya mereka sudah bersumpah setia sehingga lebih memilih mati daripada harus mengungkapkan identitas pria yang kita cari." ucap Mr D
"Kau benar seperti biasa jadwal kita setiap satu minggu pada hari Selasa kita harus pergi menyuntik cairan tersebut." ucap yang lain, "Tuan mengirimkan aku pesan untuk membawa serum lebih entah apa yang Tuan inginkan tapi sepertinya dia ingin menambah dosis serum yang diberikan kepada pria tersebut, entah apa yang terjadi jika dosisnya terus ditambah walaupun saat ini pria tersebut mampu menahan efek obat dan tidak sampai membuatnya gila tapi takutnya itu akan mempengaruhi kondisi otaknya dan dia bisa menjadi seorang monster yang tak mengenal siapapun." ucap ilmuwan lainnya
"Sudahlah itu bukan pesan kita kita hanya menjalankan perintah Tuan dan mendapatkan bayaran sesuai dengan pekerjaan kita Ayah sebaiknya kita bersiap-siap untuk berangkat ke sana sebentar lagi waktunya untuk memberikan suntikan serum tersebut." ucap ilmuwan lainnya tampak para ilmuwan tersebut yang berjumlah 5 orang bergegas mempersiapkan apa yang harus mereka bawa, sementara itu para bawahan Sofia terus mengawasi tempat tersebut, melihat mobil yang baru saja keluar dari gedung tersebut membuat mereka Langsung tersenyum karena mereka tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui tentang jadwal kapan para ilmuwan tersebut akan pergi ke tempat di mana monster itu berada untuk penculikan serum seperti yang selama ini mereka lakukan tampak mobil yang ditumpangi oleh para ilmuwan tersebut sudah sampai di gedung di mana pria tersebut berada
Sementara itu di sebuah rumah tampak pria seorang sedang berada di sebuah ruangan sambil melihat sebuah foto kemudian menutup foto itu kembali "akhirnya ambisimu tentang serum tersebut bisa aku penuhi kini kau bisa meninggal dengan tenang karena aku sudah berhasil membuat serum tersebut dengan semua usahaku karena serum itu kau meneliti hingga mengabaikan keluargamu bahkan mengabaikan kesehatanmu membuatmu kehilangan nyawa." ucap pria. tersebut
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya