
Nampak Rendra yang baru saja masuk ke dalam ruangan kerja atur setelah tadi keluar untuk mengambil sesuatu sangat terkejut saat berpapasan dengan dokter Robi yang bergegas keluar dari ruangan Arthur dengan wajah yang sulit diartikan
Sementara Arthur yang di dalam ruang kerjanya sangat bingung dengan apa yang terjadi apalagi sepertinya dokter Robby takut akan sesuatu Rendra yang sudah masuk ke ruangan Arthur tampak melihat Arthur yang sedang kebingungan "ada apa Tuan sepertinya ada sesuatu yang salah kenapa dokter Robby keluar seperti tadi apakah Tuan bertengkar dengannya." tanya Rendra
"Entahlah aku juga tidak mengerti apa yang terjadi tadi aku berbicara dengannya semuanya baik-baik saja tapi dia terus melihat ke arah cincin yang aku gunakan setelah aku berbicara dia langsung meminta maaf padaku tak bisa mengobatiku dan pergi begitu saja." ucap Arthur
"Maksudnya cincin yang memang sejak kapan Tuan menggunakan cincin dan cincin seperti apa yang tuan gunakan sampai bisa membuat dokter Robby keluar dari ruangan ini seperti orang yang dikejar oleh setan." ucap Rendra
"Aku menggunakan cincin ini pemberian istriku yang dia simpan dengan sebuah pesan Arthur lalu memperlihatkan cincin yang berada di jari manisnya Rendra melihat cincin tersebut dengan seksama SH apakah itu inisial nama nyonya atau itu ada sebuah lambang keluarga milik nyonya, itu berarti dokter Robby tahu sesuatu tentang cincin yang Anda gunakan seharusnya Anda menahannya dan menanyakan apa sebenarnya yang terjadi mengapa dia melihat terus cincin milik Tuan yang diberikan oleh nyonya." ucap Rendra
"Astaga aku sampai lupa kau benar sekali cepat cari dokter Robi aku ingin bertanya sesuatu padanya Rendra bergegas keluar dari ruang kerja Arthur dan menuju ke kamar dokter Robby tapi sayang sekali kamar itu telah kosong Rendra pun langsung mencari ke depan tapi kata penjaga dokter Robby sudah pergi
Sementara itu dokter Bobby yang sudah sampai di kamarnya tampak langsung merapikan barang-barangnya sementara Nita yang baru saja masuk ke dalam kamar tampak bingung melihat dokter Robby yang sudah mengepak semua barang-barang mereka "ada apa sayang apa yang terjadi." tanya Nita
"Kau jangan banyak bertanya cepat bantu aku
merapikan barang-barang kita kita harus segera pergi dari pulau ini kalau tidak nyewa kita bisa terancam aku tak aku tak mengetahui bahwa ternyata Tuhan atur memiliki hubungan dengan anggota keluarga huges jika aku mengetahui semua itu aku tak akan menerima tawaran kerja ini." ucap dokter Robby
"Apa maksudmu aku tak mengerti tuan Arthur memiliki hubungan dengan keluarga huges yang mempunyai perusahaan raksasa dan merupakan pengusaha nomor 1 di dunia itu tidak mungkin bagaimana bisa jika memang Mereka memiliki hubungan tuan Jeremi pasti akan mengatakannya pada kita." ucap Nita
Kau jangan banyak bertanya bantu saja aku mengepak barang-barang kita masalah Tuan Jeremy tahu atau tidak sekarang bukan itu yang terpenting sekarang waktunya kita pergi dari tempat ini aku tak ingin kehilangan nyawaku sia-sia hanya gara-gara sebuah tugas yang bayarannya tidak seberapa." ucap dokter Robby setelah mereka mengepak semua barang-barang milik mereka mereka langsung keluar begitu saja dari kediaman Arthur
Tampak Rendra sudah kembali ke ruang kerja Arthur dengan bersemangat langsung bertanya "bagaimana dokter Robby." , "maaf tuan aku terlambat dia sudah pergi ke dari tadi entah apa yang terjadi tapi sepertinya dia sangat tergesa-gesa menurut keterangan penjaga gerbang." ucap Rendra
" Apa memegangnya enak sekali kau memegang cincin pemberian dari istriku kau hanya bisa lihat dari jauh kau tidak boleh menyentuhnya." ucap Arthur, "dasar bos bucin tadi pagi menangis kecewa karena ditinggalkan sekarang hanya pegang cincin pemberian saja tak bisa apalagi pegang orangnya bisa di hukum tiga hari tiga malam. aku sama bos." ucap Rendra dalam hati
"Terus bos bagaimana sekarang dokter Robby sudah meninggalkan tempat ini pengobatan Tuan bagaimana apa yang harus kita lakukan." tanya Rendra
"Kau tak perlu khawatir tentang penyakitku aku yakin suatu saat pasti aku akan sembuh oh iya kapan kakak akan kembali aku ingin membicarakan sesuatu dengannya." ucap Arthur
"Sebenarnya kemarin kakek akan kembali sesuai jadwal yang ada tapi ada sesuatu yang harus dikerjakan oleh kakek sehingga dia belum bisa kemari." ucap Rendra, "benarkah baiklah aku mengerti kau bisa kembali u mengerjakan pekerjaan mu." ucap Arthur
Sementara itu di kediaman Stuart tampak semua biasa-biasa saja yang sedang berada di dapur untuk menyiapkan makanan siang untuk suaminya tapi saat sedang menyiapkan makanan seseorang memeluknya dari belakang kikan tampak sangat terkejut saat seseorang memeluknya dari belakang sontak saja kikan langsung berbalik dan melihat ternyata yang memeluknya adalah putrinya Sofia "astaga sayang akhirnya kau kembali kenapa kau tak mengatakan kepada ibu bahwa kau akan kembali jika kau mengatakannya ibu pasti memaksakan makanan kesukaanmu." ucap kikan sambil memeluk putrinya kini ibu dan anak itu sudah saling berpelukan
"Aku juga sangat merindukan ibu aku ingin memberikan ibu kejutan," ucap Sofia, "tapi sayang kenapa kau terlihat lebih kurus dan sepertinya ada sesuatu yang berbeda apa kau baik-baik saja." tanya kikan
"Aku tidak apa-apa ibu aku baik-baik saja aku hanya sedikit lelah karena perjalanan jauh aku akan beristirahat sejenak ibu aku sungguh lelah." ucap Sofia, pergilah beristirahat sayang kau memang tampak sedikit lelah ibu akan membangunkanmu saat makan." ucap kika, Sofia langsung berjalan menuju ke kamarnya sementara itu Stuart yang melihat hal tersebut langsung kembali ke ruang kerjanya tampak Mr D dan seorang pria bawahan Mr D yang merupakan penanggung jawab di kapal selam yang ditumpangi oleh Sofia sedang duduk menunggu kedatangan Stuart, tampak tua yang masuk ke dalam ruang kerjanya lalu duduk di hadapan Mr D dan bawahannya
"Ceritakan pada kami bagaimana bisa kau bertemu dengan Sofia aku yakin dia yang menghubungi mu bukan kau yang menghubunginya." ucap Stuart
"Maaf ketua memang benar nona Sofia yang menghubungiku terlebih dahulu sehingga aku bisa mengetahui di mana lokasi keberadaannya nona pun menyuruhku menjemputnya di sebuah pulau." ucap pria tersebut, tampak Mr Bean dan tuar memperhatikan pria tersebut dengan seksama seolah-olah mereka tidak puas dengan jawaban pria tersebut.
"Apa kau yakin tak ada yang terjadi atau yang kau sembunyikan dari kami tentang di mana kau bertemu Sofia." tanya Arthur, "aku yakin ketua aku hanya menjemput di sebuah pulau yang sudah dia tetapkan setelah itu aku langsung membawa nona Sofia pulang." ucap pria tersebut .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya