My Wife My Hero

My Wife My Hero
376. setuju



"Ayah apa yang ayah katakan ayah kan tahu aku tidak ingin menikah ini semuanya salah paham dia tidak benar-benar melakukan apa yang seperti ayah dan ibu pikirkan, aku masih perawan ayah." ucap Tania


"Cukup Tania Ayah selama ini sudah memanjakan mu dan memberikan kepercayaan yang sangat besar kepadamu dengan mengikuti pamanmu Malik tapi apa yang kau lakukan kau tanpa malu masuk ke ruangan seorang pria dan keluar dengan pakaian yang compang-camping dan rambut berantakan Apa kau tak pernah memikirkan ayah dan apa yang akan dikatakan oleh rekan bisnis Ayah jika sampai videomu itu tersebar apalagi kau tak melihat judul video di situ seorang wanita menggoda pria Yang merupakan seorang tangan kanan presiden perusahaan yang sedang berkembang saat ini wanita tersebut sengaja masuk ke ruangan pria tersebut oh Tuhan tania." ucap ayah Tania


"Ayah video itu tak akan tersebar ayah bisa mengehentikan penyebaran video tersebut jika terjadi ayah pemilik perusahaan berita, lagi pula dia juga tak mau menikah denganku dan kenyatannya semua hanya salah paham, tanya saja dia aku yakin dia tak akan mau menikah denganku." ucap Tania seraya melihat ke arah Kevin


"Bagaimana mana jika dia setuju menikah denganmu apakah kau juga akan setuju menikah dengannya." tanya Malik ,"aku yakin dia pasti tak akan setuju tapi aku ingin kalian jangan menekan atau mengancamnya jika sampai dia tidak setuju untuk menikah denganku." ucap Tania penuh percaya diri


Sementara Kevin yang tampak sedang duduk tertunduk langsung mengangkat wajahnya melihat semua yang yang sedang menatap ke arahnya, "katakan pada kami apa kau setuju untuk menikah dengan Tania." tanya ayah Tania


Kevin tampak terdiam lalu melihat wajah semua orang di ruangan tersebut melihat wajah ayah Tania lalu beralih pada sang ibu kemudian pada Tania yang nampak menggeleng kepala agar Kevin tidak setuju, terakhir Kevin melihat ke arah Malik yang menatapnya tajam seolah-olah memperingatkan Kevin bahwa sesuai janjinya dia harus setuju dengan semua yang dia katakan tampak Kevin yang kebingungan mengangguk lalu menggeleng membuat semua orang bingung "ada Apa denganmu kami tidak mengerti bahasa isyarat kau pikir kamu orang bisu apa katakan saja kau setuju apa tidak menikah dengan putriku Tania ingat kau adalah seorang pria yang harus bertanggung jawab atas semua perbuatanmu ini bukan masalah yang sederhana dan ini bukan hanya keinginan salah satu pihak dari kalian tapi ini adalah sebuah pertanggungjawaban dari seorang pria." ucap Ayah Tania


Kevin yang mendengar hal tersebut langsung membuatnya menjadi pahlawan di siang bolong dengan menggebu-gebu Kevin langsung menatap ke arah ayah Tania "aku setuju untuk menikahinya sekarang juga." ucap Kevin dengan lantang, tampak ekspresi berbeda di perlihatkan orang di dalam ruangan tersebut tampak Tania melotot tak percaya sementara orang tua Tania tampak sangat puas dengan jawaban Kevin sementara Malik tersenyum penuh arti ternyata dia menodongkan pistol di punggung Kevin tadi sehingga Kevin dengan lantang menyetujui hal tersebut


"itu tidak Maslah aku mencari istri bukan pembantu, kau bebas kemanapun kau mau asalkan kau kembali pulang dan aku akan mengikuti di manapun kau pergi nanti untuk Maslah berlibur dengan pria lain kita bisa pergi bersama." ucap Kevin dengan lugunya, Tania langsung menepuk jidatnya tak percaya dengan pria yang saat ini duduk di sofa di dekat pamannya yang terlihat biasa saja tanpa ekspresi bukanya pria normal akan langsung menolaknya


"aku tak menyangka masih ada pria seperti mu di Dunia ini kau memang pria yang tepat untuk putriku baiklah karena semua sudah setuju dengan Pernikahan ini kita akan langsung melangsungkan pernikahannya saat ini juga tidak ada kata besok atau apalah itu aku ingin hari ini pernikahan itu terjadi kalau perlu detik ini juga." ucap ayah Tania


Tania yang mendengar perkataan ayahnya langsung berlutut di hadapan ayahnya dengan wajahnya yang penuh dengan kesedihan ayahku sayang aku adalah putri mu satu-satunya aku sangat mencintaimu aku mohon ayahku sayang aku tak mencintai pria itu dan aku juga tak ingin menikah bagaimana jika dia menyakiti ku dan pergi dengan wanita lain apa ayah ingin melihat anak ayah terluka lalu bercerai." ucap Tania dengan air mata dan wajah menyedihkan membuat siapapun pasti akan merasa kasihan tampak wajah ayah Tania yang garang berangsur-angsur berubah saat melihat putri kesayangannya berlutut dan memohon


Sementara Malik tampak menggeleng kepala melihat kelakuan Tania yang selalu mengunakan cara ini untuk merayu ayahnya dan ayahnya selalu tertipu dan langsung setuju, ibu Tania yang melihat hal tersebut langsung memanggil sang suami "ayah ." panggil ibu Tania sambil memperlihatkan foto bayi lucu dan menggemaskan membuta ayah Tania yang tadinya sudah hampir luluh langsung bangkit dari sofa dan berdiri membelakangi Tania, "maafkan ayah Tania tapi ayah sudah memutuskan hal ini dan sebentar lagi penghulu akan tiba sebaiknya kau ke kamar bersama ibumu untuk berias ." ucap ayah Tania sambil menahan air matanya baru kali ini dia bersikap sangat keras pada Tania


Sayang ayo ikut ibu." ucap ibu Tania langsung menarik Tania sementara Tania tampak terkejut dengan perubahan sifat sang ayah padanya dulu saja pernikahan sudah di depan mata ayahnya bisa mengehentikan hal tersebut tapi ini ayahnya bahkan tak bergeming, dengan langkah gontai tampak Tania mengikuti ibunya masuk ke kamar miliknya sementara setelah kepergian tania Malik langsung memasukan senjatanya membuat Kevin sedikit lega tapi hal tersebut tidak berlangsung lama, ini aku sudah menyediakan baju untuk mu segera pakai kami menunggu mu ingat jangan macam-macam atau aku akan menembak kakimu." ucap Malik membuta Kevin menelan silvernya lalu mengangguk dan mengambil baju tersebut kemudian masuk ke sebuah kamar untuk berganti pakaian.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya