My Wife My Hero

My Wife My Hero
156. laporan



Sementara di rumah sakit di mana tadi Steven dan Anisa datang tampak dokter Tiara yang kini sudah berada di ruangannya "bagaimana bisa kau menikah dengan mudahnya tanpa mengingat diriku apa yang terjadi sampai Steven meninggalkannya dan menikah dengan wanita lain pikir Tiara


Sementara itu di rumah sakit di mana Sofia dan Dinda yang sedang menuju ke kantin untuk makan siang tampak saling memberi kode saat melihat dokter Aris yang juga berjalan menuju ke arah kantin, tampak dokter Aris dengan senyuman Ramah melihat ke arah Sofia dan Dinda seolah-olah dia menerima semua apa yang terjadi padahal dalam hati dia sudah merencanakan sesuatu dia hanya berpura-pura bahagia karena Sofia menerimanya untuk makan diajak makan siang bersama di kantin walaupun bersama dengan Dinda, kini ketiganya sudah berada di kantin dan duduk di meja yang sama


"Kalian ingin makan apa biar aku aku sangat bersyukur kau mau aku ajak makan siang walaupun bersama Dinda karena aku sungguh ingin makan denganmu ucap dokter Aris


"Itu bukan apa-apa aku tak hanya tak ingin kau merasa kecewa karena selama ini aku tak ingin diajak makan malam olehmu." ucap Sofia


Arif dokter Aris berusaha tersenyum tapi di hati begitu terluka karena Sofia terang-terangan menolaknya baiklah sebaiknya kita memesan makanan seorang pelayan langsung menuju ke meja dokter Aris setelah mendapatkan kode tangan dari dokter Aris bahwa mereka akan memesan sesuatu "aku ingin nasi goreng, bagaimana dengan nona Sofia dan nona Anisa apa yang ingin kalian pesan." tanya dokter Aris


"Kami berdua ingin makan bakso saja kebetulan Sofia sangat menyukai bakso ucap Dinda bohong, Sofia tampak tersenyum tipis mendengar perkataan Dinda Karena yang menyukai bakso adalah Dinda bukan dirinya


"Oh iya Sofia pasien yang kemarin aku bicarakan dan kau sudah melihat bagaimana kondisinya kita tak bisa melakukan operasi karena harus menunggu beberapa waktu agar kaadanya membaik sebelum melakukan operasi, bisakah kau menolongku untuk menjaganya lusa malam setelah kau makan malam aku akan kembali sebelum jam 23.00 malam untuk menjaganya, aku takut jika dokter lain yang menjaganya dan dia tiba-tiba kambuh itu akan berdampak buruk pada kondisinya jika tak di tangani oleh dokter yang tepat sedangkan kau tau dokter di rumah sakit ini hanya kau dan aku yang bisa menangani pasien seperti itu." ucap dokter Aries


"Lusa ya oh kebetulan aku jaga malam aku akan mengawasi pasien itu kau jangan khawatir." ucap Sofia santai tak berselang lama makannya yang mereka pesan pun datang


"Terima kasih karena kau sudah menolongku aku akan membawakan sesuatu sebagai ucapan terima kasih." ucap dokter Aris sambil tersenyum tipis penuh arti seolah-olah rencana yang ada di otaknya telah berhasil dia lakukan


Sementara itu di sebuah rumah mewah tepatnya di kamar Arthur tampak Arthur dan Rendra saling duduk berhadapan "bagaimana apa kau sudah mendapatkan informasi mengenai dokter Robi." tanya Arthur , "aku sudah mencari informasi tentang dokter Robin tapi informasinya normal-normal saja tak ada yang mencurigakan dan aku juga sudah mencoba bertanya kepada beberapa orang yang bekerja di kediaman Tuan James tapi tak ada yang mengetahui siapa dokter Robby." ucap Rendra


"Benarkah ada apa dengannya kenapa dia menghilang begitu saja tanpa cicak apakah mungkin sesuatu yang buruk terjadi padanya pasalnya tidak mungkin seseorang langsung pergi begitu saja." ucap Arthur


"Entahlah Tuan aku juga tidak tahu apa yang terjadi tapi kenapa Tuan tidak memakai cincin yang nyonya berikan, apakah Tuan marah pada nyonya sehingga tak ingin memakai barang pemberian nyonya, Tuan kenapa tuan tidak bertanya pada kakak Tuan tentang cincin yang diberikan oleh nyonya mungkin saja kakek Tuan mengetahui rahasia di balik cincin tersebut karena cincin seperti itu sangat langka dan jarang sekali digunakan oleh seseorang apalagi cincin itu terlihat sangat mahal dan mewah setelah aku memeriksa tentang cincin tersebut walaupun aku hanya bisa melihatnya tapi tak bisa menyentuhnya." ucap Rendra


"Benarkah menurutmu cincin ini sangat mahal dan mewah aku juga tak tahu hanya memang aku belum pernah melihat cincin model seperti ini sudahlah untuk apa bertanya pada kaki dia pasti akan sembarangan berbicara lagi biarlah aku sendiri akan mencari tahu tentang istriku, bagaimana, apa kau sudah mencari tahu tentang anak dari kakek raksa dan keluarganya." tanya Arthur


"Ini semua dokumen dan informasi pribadi serta informasi yang lain mengenai keluarga tersebut dari ayah ibu dan kedua anak mereka rupanya keduanya berkuliah di luar negeri dan memiliki jabatan yang penting di perusahaan sementara ibu mereka hanya ibu rumah tangga biasa tapi ibunya merupakan wanita sosialita yang sangat suka barang-barang mewah sementara ayahnya orang yang sangat sederhana seperti Tuan raksa." ucap Rendra


Baiklah aku mengerti bagaimana dengan perusahaan milik ku apakah semua berjalan lancar aku ingin perusahaan itu tetap berjalan walaupun itu hanya perusahaan kecil dibanding perusahaan yang di berikan oleh kakek raksa." ucap Arthur


"Perusahaan baik-baik saja dan sepertinya berkembang sangat pesat apalagi setelah Tuan menunjuk Alvin sebagai direktur pemasaran, oh iya tuan Anda menyuruhku untuk mencari informasi tentang Edi dan ternyata mereka berdua adalah sepasang kekasih bahkan mereka sudah menikah secara sirih dan memiliki seorang putri tapi karena hidup di kampung apalagi dengan Edi yang tak punya pekerjaan membuat sila sangat frustasi sehingga dia memutuskan ke kota untuk mencari pekerjaan saat dia bekerja di sebuah toko pakaian bermerek tanpa sengaja telah bertemu dengan Smit, Smith yang seorang playboy menaruh hati pada sila yang terlihat sangat cantik pendiam dan seorang gadis baik-baik menurut versi Smith akhirnya mereka berdua pun menjalin hubungan semakin hari semakin jatuh cinta pada sila karena melihat sila yang begitu baik dan selalu memaksakan makanan-makanan enak untuknya sehingga smit pun akhirnya memutuskan untuk menikah dengan sila tanpa mencari tahu tentang identitas dan latar belakang sila." ucap Rendra


"Astaga dua orang manusia laknat itu mereka sudah menghancurkan hidup kakakku dan bahkan membunuhnya dengan keji aku pastikan akan membuat perhitungan dengan mereka berapa usia kandungan sila saat ini sudah pasti usia kandungannya lebih dari 5 bulan karena saat smit mengalami kecelakaan usia kandungan sila menginjak 3 bulan." ucap Arthur .


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya