My Wife My Hero

My Wife My Hero
297.mengagumi



Tampak di sebuah ruangan beberapa orang pelayan dan kakak Leo sedang berusaha untuk menghilangkan coretan dari wajah Arthur apalagi sebentar lagi pernikahan akan dimulai tinggal menunggu kedatangan kakek dan kedua orang tua Arthur yang saat ini sedang berada di hotel dan sedang bersiap-siap untuk hadir di pernikahan Arthur karena begitu mereka tiba mereka Langsung dibawa ke hotel milik Tuan Leo


"Oh astaga Apa yang harus kita lakukan coretan di wajahmu tak bisa hilang sepertinya spidol yang digunakan oleh Stuart adalah spidol permanen." ucap tuan Leo, "jadi bagaimana kakek masak di hari pernikahanku wajahku jadi seperti ini bagaimana nanti dengan foto pernikahanku aku pasti akan malu jika sampai orang lain melihat foto pernikahanku dengan wajah seperti ini." ucap Arthur, "kau cepat cari tuan Stuart dan suruh dia kemari aku ingin berbicara dengannya dia harus mempertanggungjawabkan apa yang sudah dilakukan pada menantunya." ucap kakek Leo pelayan tersebut langsung berjalan keluar dari kamar untuk mencari Stuart


Sementara Sofia yang berada di kamarnya tampak sedang bersama beberapa orang termasuk Dinda dan Sheila Mereka tampak membantu Sofia untuk bersiap-siap, "wah akhirnya Paman menerima Arthur sebagai penentunya apalagi saat ini kau sedang hamil." ucap Dinda


Sementara itu di tempat lain tanpa kikan yang baru saja keluar dari kamar lalu berjalan untuk mencari keberadaan Arthur karena dia akan memberikan sesuatu kepada menantunya tersebut seorang pelayan memberitahukan bahwa Arthur bersama Tuan Leo berada di kamar tanpa ikan berjalan menuju kamar tersebut begitu dia membuka pintu ikan sangat terkejut tapi matanya berbinar melihat seorang pria yang berhias seperti topeng monyet "oh astaga siapa ini dia sangat menggemaskan Ku ingin mencubit kedua pipinya." ucap Kikan lalu mendekat ke arah atur dan kakek Leo keduanya langsung saling memandang melihat ke arah Kikan


"Aku Arthur ibu semalam melukis wajahku karena aku kalah bermain catur dengannya." ucap Arthur jujur, astaga ternyata suamiku sangat pandai melukis wajah seseorang aku baru tahu dia bisa melukis wajah seseorang sampai menggemaskan dirimu ini bahkan aku ingin menciummu karena sangat menggemaskan ucapkan lalu memegang pipi Arthur dari arah pintu tiba-tiba datang melihat istrinya yang sangat berdekatan dengan Arthur sambil memegang kedua pipinya dan tersenyum kepada Arthur membuat tuak sangat cemburu "apa yang kalian lakukan berani-beraninya kalian bermesraan di depan semua orang kau belum jadi menantu ku sudah durhaka terhadap mertuamu beraninya kau ingin menggoda ibu mertuamu dengan wajah jelek mu itu sayang Apa yang kau lakukan mengapa kau memegang pipinya kau tidak lihat wajahnya sudah seperti topeng monyet." ucap Stuart


"Kenapa kau datang marah-marah aku senang melihatnya siapa bilang dia jelek lihatlah dia sangat menggemaskan tidak sepertimu yang jelek sudah Jangan menggangguku aku ingin selalu berada di dekatnya dengan wajahnya seperti ini membuat dirinya sangat gemas." ucap Kikan, sial bagaimana bisa istriku tertarik dengan wajah yang sudah seperti topeng monyet itu mau tidak mau apa memberikannya air penghapus untuk spidol di wajahnya kalau tidak istriku akan terus melengket padanya ucap Stuart dalam hati


"Kau pergi ke kamar mandi dan bersihkan wajahmu menggunakan ini agar semua coretan di wajahmu terhapus." mengeluarkan sesuatu dari balik bajunya dan memberikan kepada Arthur, tampak artis langsung sumbernya dan mengambil wadah tersebut dari luar tapi begitu dia akan bangkit dia melihat Kevin yang baru saja datang sedang berada di depan kamarnya bersama seorang pelayan yang mengantarnya Arthur yang hendak ke kamar mandi langsung beralih ke arah Kevin dan memeluknya akhirnya kau datang juga." ucap Arthur Kevin tampak bingung melihat pria yang ada di hadapannya "astaga tuan dengan wajahmu Kenapa kau jadi jelek begini." ucap Kevin, Arthur tanpa berkata apapun langsung pergi meninggalkan Kevin dan masuk ke dalam kamar mandi


Sementara itu seorang pria yang berada di depan pintu tampak berbinar melihat ke arah Stuart bagaimana tidak Kevin sangat mengidolakan Stuart walaupun dia tidak pernah mengatakannya tapi ibunya dan seluruh keluarganya sangat mengidolakan tuan Stuart karena Stuart adalah pria yang paling baik menurut mereka karena kakeknya dulu sempat bercerita bahwa Tuan Stuart pernah menolong mereka saat mereka sedang mengalami kesusahan walaupun bantuan itu sudah sangat lama dan saat itu Stuart juga masih sangat mudah


Kevin berjalan ke arah berbinar dengan mata berbinar "Tuan akhirnya aku menemukanmu kau bagai bintang di langit, rembulan Dan Matahari semua ada padamu aku sangat mengagumimu dan seluruh keluargaku juga mengagumimu dan kakekku sangat mengagumimu." ucap Kevin membuat Stuart terbelalak melihat ke arah pria yang melontarkan kata-kata seperti itu apalagi Kevin langsung bersimpuh di hadapan Stuart yang sedang duduk membuat Stuart bingung


"Astaga siapa lagi bocah ini eh bocah siapa kau Kenapa kau melontarkan kata-kata seperti itu dan kenapa Langsung bersimpuh di hadapanku Apa kau gila tapi tunggu dulu bisa-bisanya kau masuk ke kediaman ini kalau memang kau orang gila siapa kau." tanya Stuart, maafkan aku Tuan aku Kevin asisten Tuan Arthur dan aku adalah penggemar beratmu seluruh keluargaku adalah penggemar beratmu kau adalah seseorang yang pernah menolong kakekku kau mungkin sudah lupa tapi kami sekeluarga selalu mengingatnya lihatlah aku akan memiliki semua fotomu." ucap Kevin memperlihatkan album foto kecil miliknya yang selalu dia taruh di balik saku jasnya


Tampak Stuart terbelalak melihat berbagai macam foto yang diperlihatkan oleh Kevin dari dia mudah hingga dia seusia sekarang ini, Stuart menghembuskan nafasnya lalu menggeleng kepala "sayang sepertinya aku akan tambah stres dengan semua ini ayo cepat kita keluar kau bisa bertemu dengan Kevin setelah dia dan Sofia menikah tapi saat ini aku sudah tidak sanggup berada di kamar ini, sepertinya bocah ini terobsesi denganku." ucap Stuart


Sementara Kikan terus melihat ke arah Kevin tidak ada orang yang menyadari bahwa Sofia sedang cemburu karena Kevin memiliki semua foto dari dia mudah hingga saat ini, kau jangan pernah mendekati suamiku atau aku akan membunuhmu Dan merobek- robek tubuhmu walaupun suamiku jelek tapi aku tetap menyayanginya, ayo kita pergi di sini ternyata ada lelakor( lelaki perebutan lelaki orang) di sini aku heran tidak perempuan tidak laki-laki yang dia incar Sumi orang." ucap Kikan menarik tangan Stuart keluar dari kamar membuat Stuart tersenyum simpul ternyata ada hikmahnya juga pria itu datang ke kamar istrinya sangat cemburu mungkin pengaruh hormon kehamilan sehingga otaknya tidak berfungsi dengan benar.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya