My Wife My Hero

My Wife My Hero
352. pembeli anna



"Sayang sejak semalam ibu perhatikan kau selalu memakai baju lengan panjang dan celana panjang bukankah kau tidak suka memakai pakaian seperti itu." tanya ibu Neni, "aku memang sekarang suka memakai baju lengan panjang dan celana panjang ibu karena aku merasa berpakaian seperti ini jauh lebih baik daripada harus berpakaian seksi." ucap Neni mencari alasan


"Benarkah sebenarnya itu bagus juga terlihat lebih sopan tapi kan kau bisa memakai baju kaos dan celana pendek yang sampai di lutut lagi pula baju-baju kaosmu kan sangat banyak apalagi semua masih bagus-bagus dan muat." ucap ibu Neni, Neni hanya mengangguk saja mendengar perkataan sang ibu sementara sang ayah tampak menatap putrinya dengan tatapan yang sulit diartikan


Sementara itu Ruben yang berada di kediamannya tampak sedang bertemu dengan pria yang memakai penutup wajah "ada apa kau datang menemuiku apakah ada masalah dengan bisnis kita aku dengar Ridho sudah tak ada lagi jadi siapa menggantikannya dalam mengurus transaksi kita dan barang-barang milik Ridho seperti flash disk yang di dalamnya terdapat semua data-data transaksi kita dengan siapa kita bertransaksi apakah kau sudah menemukannya." tanya Ruben


"Begini Tuan mungkin beberapa hari ini aku akan menyerahkan tugas ku pada salah seorang bawahanku karena ada beberapa masalah penting yang harus aku kerjakan yang menyangkut masalah pribadiku untuk urusan Ridho dan flash disk tersebut aku sudah menyuruh bawahanku untuk mencari tahu tentang barang tersebut dan sebentar lagi mereka akan melaporkannya padaku." ucap pria yang memakai penutup wajah, "baiklah kalau memang kau memiliki urusan keluarga yang penting kau boleh pergi tapi kapan kau akan kembali." tanya Ruben, "aku akan secepatnya kembali setelah semua urusanku selesai aku mungkin aku juga tak ingin lama-lama meninggalkan pekerjaan yang Tuan berikan kepadaku aku sangat menghargai kepercayaan Tuan padaku." ucap pria yang memakai penutup wajah


Sementara itu di sebuah kapal tampak ana yang terbaring tanpa bisa melakukan apa-apa tak berselang lama tiba-tiba pintu ruangan yang ditempati oleh ana tiba-tiba terbuka "Ayo bantu aku mengangkat dia ke kereta orang yang membelinya sudah menunggu walaupun dia cacat tapi wajahnya masih terlihat menawan." ucap seorang pria, tampakan hanya bisa pasrah walaupun luka di kaki dan tangannya sudah mengering begitupun di lidahnya tapi luka tersebut masih terasa perih baginya apalagi perubahan mukanya sudah dibuka memperlihatkan wajah cantik Maya tapi sayang sekali kecantikannya tak bisa menyelamatkan dirinya


Sementara itu di pelabuhan di mana kapal tersebut berlabuh tampak seorang pria yang cukup mengerikan tubuh besar tinggi dengan wajah yang terlihat seperti orang bodoh menunggu dengan senyuman yang menakutkan membuta orang-orang jijik dan takut melihatnya apalagi penampilannya seperti seorang penjahat "apakah wanita itu sangat cantik aku tak sabar ingin bertemu dengannya aku tidak peduli jika dia tak memiliki tangan dan kaki bahkan tak bisa berbicara." ucap pria tersebut


Tampak anna dibawa turun oleh kedua orang yang menjaga pintu melihat wajah cantik anak pria tersebut berbinar tampak air liurnya menetes dengan gigi-gigi kuning membuat siapapun akan merasa jijik melihatnya tampak ana melihat pria tersebut dengan tatapan jijik Anna berharap dalam hati bahwa bukan pria itu yang akan membelinya biar saja dia menjadi pembantu atau budak disuruh-suruh dan di jadikan seperti hewan asalkan bukan bersama pria seperti itu karena itu adalah hal yang paling tidak dapat dia terima seumur hidupnya pria itu sangat mengerikan sepertinya dia tidak pernah mandi atau menggosok giginya membuat giginya kuning dan sangat jorok


"Baiklah Tuan sekarang berikan kami uang yang sudah kau janjikan dan ambil wanita ini untukmu karena kami tidak akan berlama-lama di sini kami harus kembali lagi untuk melakukan beberapa pengiriman berikutnya." ucap pria yang membawa anna sungguh dia tidak ingin berlama-lama di tempat tersebut apalagi berdekatan dengan pria yang ada di hadapannya saat ini, pria tersebut langsung mengeluarkan beberapa tumpuk uang lalu memberikannya kepada kedua orang tersebut sementara anak berusaha untuk menolak saat para pria tersebut memberikan dirinya kepada pria yang ada di hadapannya


Ayah sayang saatnya kita pulang ke rumah aku yakin kau Pasti akan sangat senang tolong kalian bawa masuk dia ke dalam kereta aku harus mengangkat beberapa barang lagi." ucap pri tersebut selalu berjalan mengangkat barang yang akan dia masukkan ke dalam keretanya sementara itu kedua pria yang masih memegang anak tampak langsung menyeret Anna ke dalam kereta tampak anak di dalam kereta bersama beberapa binatang peliharaan pria tersebut membuat anak sungguh tapi lebih baik memilih mati daripada harus berada di tempat tersebut sementara para pria yang membawa anak ke dalam kereta langsung pergi begitu saja setelah memasukkan anna ke dalam kereta


Sebentar itu mobil yang ditumpangi oleh Sofia dan Malika sudah memasuki markas Sofia tampak bawahan Sofia langsung memberi hormat begitu melihat keberadaan Sofia setelah mobil terparkir sempurna Sofia dan malaikat keluar lalu masuk ke sebuah ruangan di mana ruangan tersebut adalah ruangan milik Sofia setelah kedatangan Sofia beberapa orang langsung bergegas untuk masuk ke dalam ruangan karena hari ini ada beberapa pembahasan yang harus dibahas bersama-sama tentang pria yang memakai penutup wajah, semua orang sudah duduk di sebuah meja bundar dengan kursi yang sudah tersedia untuk masing-masing orang Sofia yang duduk tampak menghembuskan nafasnya kasar sebelum mereka membuka pembicaraan karena semua orang sudah berkumpul di ruangan tersebut akhirnya Sofia mulai membicarakan persoalan yang akan mereka diskusikan "Apa kalian sudah melihat laporan dan video tentang pria yang ditahan oleh pria bertopeng." tanya sofia


"Kami sudah melihatnya ketua dan kami merasa bahwa apa yang dilakukan pria tersebut tidak manusiawi karena menjadikan manusia sebagai objek penelitian yang membuat manusia tersebut menjadi monster seutuhnya tapi ketua bagaimana cara kita agar bisa menculik monster tersebut aku yakin pasti kita tidak akan dengan mudah mendapatkan monster tersebut atau bagaimana kalau kita mencuri serum yang akan disuntikkan kepada monster tersebut kemudian kita meneliti barang tersebut siapa tahu saja kita bisa menemukan penawar dari serum tersebut yang akan membuat kita bisa membebaskan orang-orang yang terkena virus serum tersebut." ucap seorang pria yang tepat di sebelah kursi Sofia .


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya