My Wife My Hero

My Wife My Hero
50. jurang



"Aku tak sedekat itu dengan dokter Sofia, hanya 1 bulan lebih apalagi di desa terpencil itu tak masalah aku bisa mendekati sofia saat dia sudah kembali." ucap dokter Aris "terserah kau saja yang pasti ayah harap kau bisa sampai menikah dengan Sofia." ucap direktur rumah sakit lalu menelepon seseorang untuk melakukan sesuatu, Aris bergegas keluar setelah berbicara dengan ayahnya


Setelah menelepon sang nenek Sofia langsung mengganti pakaiannya lalu berjalan menuju hutan setelah berada di tepi jurang Sofia tampak melihat ke bawah, Sofia mengambil ancang-ancang untuk turun ke bawah


Sementara itu di kediaman Bima tapak Steven yang selalu setia menemani sang istri, walaupun dia terabaikan karena kedatangan ibunya, Sementara itu di perusahaan tampak Doni yang sedang menghendel semua pekerjaan Steven


tanpa terasa seminggu telah berlalu kedua pengantin baru Daren dan Alisa akhirnya kembali tampak mereka berdua sangat bahagia di bandara tempat asisten Daren sudah menunggu, setelah melaporkan pada Daren tentang kejadian seminggu yang lalu rapat antara pemegang saham tapi Daren menganggap itu adalah rapat biasa yang dilakukan oleh Tuan baroto, dan mengenai darah yang menjadi CEO baru perusahaan Daren berpikir mungkin saja Tuan baroto masih sakit sehingga Dia menyuruh Aron untuk menggantikannya sementara waktu seperti dirinya yang dulu menggantikan baru untuk sementara


Sementara itu di perusahaan tampak Aron yang sudah mulai melakukan pekerjaannya selama seminggu ini dengan sangat baik bahkan beberapa pegawai sangat menyukai kinerja Aron begitu juga pemegang saham


Kini Daren dan Alisa sudah berada di rumah Tuan baroto tampak Tuan baroto tersenyum menyambut keduanya Aron melihat tuan baroto yang nampak sehat dan baik-baik saja setelah saling berpelukan untuk melepas rindu Daren dan Alisa langsung masuk ke dalam kamar mereka karena merasa lelah beberapa jam di pesawat sementara Tuan baroto Langsung kembali ke ruang kerjanya


Tampak Aron yang akan pulang ke kediamannya di Mana taun baroto dan Daren serta Alisa tinggal karena hari sudah menjelang sore, tampak Aron Sudah berkemah-kemas lalu keluar memasuki mobilnya sang sopir langsung melajukan kendaraannya kembali ke kediaman tuan barota


sementara di kamar Alisa dan Daren tampak kedua pasangan suami istri itu sedang berada di kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka berdua setelah melakukan adegan panas di dalam kamar mandi


Daren pun langsung masuk ke dalam kamarnya untuk membersihkan tubuhnya apalagi sebentar lagi jam makan malam kini seluruh keluarga sudah berkumpul di meja makan tinggal Aron yang belum datang tapi Daren dan Alisa bingung ayahnya yang sering duduk di kursi utama langsung pindah ke kursi samping tapi sebelum mereka mengeluarkan pertanyaan tampak Aron datang dan langsung duduk di kursi tersebut membuat Daren dan Alisa saling pandang


Tampak Tuan barato tersenyum ke arah begitu Aron, "Kenapa belum makan ayo makan ucap dari kini mereka semua makan dengan diam tak ada suara yang keluar hanya dengan sendok dan piring sebenarnya Tuan baroto sepertinya sangat menghormati Aron dan sepertinya untuk menyuruh makan atau duduk di kursi kebesaran Tuan baroto saat makan


"Oh iya Daren terimakasih karena sudah membantu ayah selama sakit karena saat ini Aron sudah kembali maka ayah tak akan merepotkanmu lagi kau boleh menjalankan perusahaanmu kembali seperti sedia kala." ucap tuan Baroto


Tampak Daren meremas tangannya di bawah meja dia tak menyangka tuan baroto langsung berkata seperti itu padanya padahal dia bekerja cukup keras untuk terlihat baik dan sempurna menjadi menantu dan direktur perusahaan, "aku bersyukur Ayah sudah sehat itu tidak masalah." ucap Daren dengan wajah penuh senyuman dendam, sementara Alisa tampak bingung pasalnya eh tak pernah mengatakan bahwa tak akan bekerja lagi di perusahaan apalagi perusahaan Daren hanya perusahaan kecil dibandingkan dengan perusahaan yang dimiliki oleh Aron


tampak mereka kembali ke kamar masing-masing setelah makan malam dan berbincang-bincang Aron kembali ke kamar untuk menyelesaikan pekerjaannya sementara Tuan baroto tampak berjalan masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat sedangkan Daren masuk ke kamarnya sebentar mengganti pakaiannya lalu keluar sementara Alisa yang ada di dalam kamar bingung melihat perubahan sifat sang suami


Daren tampak masuk ke sebuah bar kemudian berjalan membuka pintu sebuah ruangan di dalam ruangan tersebut ada seorang pria dan asistennya Daren langsung duduk di kursi dengan minuman di hadapannya meminum beberapa gelas alkohol lalu menatap ke arah asistennya "sial dasar si tua Bangka aku pikir dia akan tetap menjadikan CEO perusahaan Apalagi setelah aku menikahi Alisa, tapi dia lebih percaya pada pria yang bernama Aron apalagi Sepertinya dia sangat menghormati Aron ucap Daren sambil terus minuman di hadapannya


"Aku baru mendengar kabar bahwa tuan baroto sudah mengalihkan semua harta kekayaannya atas nama Aron." ucap pria yang ada di ruangan tersebut sontak saja hal tersebut membuat Daren terkejut lalu menatap ke arah pria tersebut


"Apa maksudmu Mana mungkin sedangkan Dia memiliki dua orang putri lagi pula daren hanya anak angkat." ucap Daren


"Entahlah tapi hal ini aku dengar dari pemilik saham Yang rapat satu minggu yang lalu bersama tuan baroto dia mengatakan bahwa saat ini pemilik sah perusahaan adalah apa lagi Tuan baruto sudah mengalihkan semua harta tersebut Atas nama Aron." ucap pria tersebut


Daren yang mendengar tersebut tampak sangat marah lalu bangkit dan berjalan keluar dari ruangan tersebut meninggalkan bar tadi dan langsung kembali ke kediaman tuan barota, langsung masuk ke kamarnya dan tidur begitu saja tanpa mempedulikan Alisa yang menunggunya dari tadi, Jam menunjukkan pukul 02.00 subuh tampak tiba-tiba terbang Sebenarnya dia tidak mabuk tadi tapi dia sangat kesal sehingga dia juga jengkel dengan Alisa itulah mengapa dia tidur saat terbangun berpikir tentang apa yang dikatakan oleh temannya Lalu keluar kamar menuju ke ruang kerja tuan baroto setelah masuk Daren langsung menggeledah ruang kerja Tuan baroto untuk mendapatkan informasi tentang pemindahan harta kekayaan taun baruto kepada Aron, sebuah laci di bawah gambar Tuan baroto tampak Daren membukanya sebuah kertas penting tampak di kertas copy pemindahan harta kekayaan dari tuan baruto kepada Aron setelah mengetahui kebenarannya Daren meremas kertas tersebut dan tersenyum licik, setalah itu dareny langsung ke kembali ke kamarnya, Lalu mengambil ponsel menghubungi seseorang.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya