My Wife My Hero

My Wife My Hero
27.berpelukan



Di sebuah kamar tampak dua pasang pengantin baru yang sedang berpelukan tampak sangat terlelap Anisa merasa "hangat dan lembut sekali bantal ini." ucap Anisa tanpa dia sadari tertidur di dada bidang Steven


Sementara Steven tampak memeluk erat tubuh Anisa seolah-olah Anis adalah bantal guling milik Steven


Saat Enak-enak menikmati bantal hangatnya tiba-tiba Anisa memegang bantal tersebut Lalu meraba-raba Anisa langsung terbangun dan sangat terkejut saat dia berada di pelukan Steven "Apa yang kau lakukan." ucap Anisa lalu mengigit dada Steven membuat Steven yang masih mengantuk langsung berteriak kesakitan karena dadanya digigit oleh Anisa "apa yang kau lakukan kenapa mengigit dadaku, itu adalah pelecehan seksual aku akan membalasnya ." ucap Steven


Anisa terkejut mendengar perkataan Steven dia langsung mundur dan menyilangkan tangannya ke arah dadanya "awas jika kau mendekatiku aku akan berteriak dan memanggil ayahku." ucap Anisa


"Steven menatap garang pada Anisa jika kau memanggil ayahmu aku akan memperkosamu saat ini juga." ancam Steven


"Katamu semalam kau berjanji padaku tak akan menyentuh ku sampai aku bersedia di sentuh olehmu kau memeng buaya pandai bersandiwara, katamu kau lelaki yang memegang janji dan pria yang baik mengapa pagi ini kau menjadi seperti buaya kelaparan." ucap Anisa


"Aku memang berjanji padamu untuk tidak menyentuhmu sampai kau bersedia untuk disentuh tapi kau yang duluan menyentuh dan menggigit dadaku jadi yang salah siapa di sini yang tak memegang janji, kau menyentuh bagian sensitif ku itu berati kau bersedia di sentuh olehku." ucap Steven


Anisa terdiam mendengar perkataan Steven "Tapi aku tidak pernah berjanji hal seperti itu dan tidak masalah juga kalau aku menggigitmu yang penting bukan kau yang menggigitku." ucap Anisa


"Sekarang kau pilih aku menggigit dadamu aku melepaskan semua pakaianmu." ancam Steven


"Baiklah kau boleh menggigit dadaku asalkan jangan membuka bajuku ku." ucap Anisa Dengan bodohnya terperangkap dengan kata-kata Steven


Tampak Steven tersenyum tipis mendengar perkataan Anisa dasar wanita bodoh kau akan kubuat menikmati surga dunia hingga aku tak susah-susah untuk membuatmu jatuh ke dalam perangkap ku." ucap Steven


"Baiklah sekarang berbaringlah aku akan menggigitnya seperti kau menggigitku saat aku sedang berbaring dan Dengan bodohnya Anisa melakukan hal tersebut entah karena otaknya yang polos atau dia memang baru bangun tidur


Anisa Pasrah dan berbaring lalu membuka sedikit kancing baju tidurnya karena berpikir Steven benar-benar akan menggigit nya, dalam hati Steven bersorak gembira karena istrinya ternyata memang bodoh dan lugu Steve mendekat anisa lalu memegang kedua tangan Anisa menjadi satu


"Hei Apa yang kau lakukan Kenapa kau memegang tanganku seperti itu." tanya Anisa


"Agar kau tak memukulku saat aku menggigit dadamu sudahlah berhenti bertanya." ucap Steven


Tampak Steven melihat bibir Anisa sementara Annisa hanya menutup matanya saat berpikir bahwa Steven benar-benar akan menggigit dadanya


Tampak Steven menyatukan bibirnya dan bibir Anisa membuat Anisa langsung membuka matanya lebar-lebar tapi penyatuan bibir itu terus berlangsung dan tangan nakal Steven mulai beraksi di antara baju Anisa, Anisa yang awalnya sedikit memberontak kemudian tak berkutik lagi membuat Steven melanjutkan aksinya yang lain dan Anisa sepertinya menikmati hal tersebut tanpa dia sadari


Sofia dan mr.D sudah berada di jet pribadi mister di tersenyum pada sofia "Apakah dia memberikanmu barang yang kau inginkan." tanya Mr D


"Iya paman Dia memberikannya padaku itu berati aku sudah lulus ujian pertama ini." ucap Sofia bahagia


Sementara itu Tuan Roland tampak berada ruang perawatan ayahnya yang kini sudah berangsur-angsur pulih membuat hatinya sangat tenang, tapi kesenangan Tuan Roland hanya sesaat saat SMS dari adiknya masuk adiknya berkata dia ingin meminta maaf dan akan datang ke sana,


Ayah Tuan Ronald baru saja sadar membuat tuan rumah mengabaikan pesan sang adik tampak ayah Tuan Ronaldo tersenyum, "ayah kau sudah bangun aku sangat merindukanmu terima kasih sudah bertahan." ucap tuan Ronald


"Terima kasih nak sudah berusaha menyelamatkan ayah dari penyakit ini Ayah benar-benar tak menyangka masih bisa hidup sampai saat ini." ucap ayah tuan Ronald


"Ayah tak usah berterima kasih padaku aku melakukan kewajibanku sebagai anak." ucap tuan Ronald


Ayah Tuan Ronald melihat sekelilingnya seperti mencari seseorang kemudian melihat ke arah tuan Ronald "di mana Putri stuart yang telah menyelamatkanku." tanya ayah tuan Ronald


"Dia sudah kembali ayah tadi tapi ayah jangan khawatir Aku sudah memberikan sesuatu yang pantas sebagai upah atas perbuatannya menyelamatkan nyawa ayah." ucap tuan Ronald


"Itu bagus kau melakukan hal yang tepat itulah mengapa Ayah menginginkan kau yang menggantikan ayah jangan biarkan adikmu atau siapapun membuatmu jatuh." ucap sang ayah


Mendengar perkataan ayahnya Tuan Ronald teringat perkataan Mr D agar segera menyingkirkan saudara perempuan dan iparnya jika tidak mereka akan jadi musuh dalam selimut untuk dirinya, "Ayah aku sebenarnya ingin mengatakan sesuatu pada ayah Apakah Ayah mengizinkan aku membawa adik serta keluarganya ke sebuah pulau terpencil agar mereka berada di sana sebagai hukuman dan di jaga oleh orang-orang kepercayaanku agar mereka bisa hidup di sana tanpa menjadi duri dalam daging ku." ucap tuan Ronald


Ayah tuan Ronald tampak tersenyum "akhirnya kau memikirkan hal tersebut Ayah sebenarnya berniat untuk melakukan hal tersebut agar adik bisa sadar bahwa dia menikahi laki-laki iblis laki-laki yang hanya memikirkan kekuasaan tak pernah memikirkan adikmu." ucap ayah tuan Ronald


"Terima kasih Ayah sudah mendukungku Baiklah aku akan segera melakukan hal tersebut apalagi katanya dia akan kemari untuk meminta maaf itu waktu yang tepat untuk menyuruh bawahanku menjemputnya beserta suaminya untuk langsung dibawa ke pulau Aku Tak Ingin bertemu dengannya jika sampai aku bertemu dengannya aku pasti tak akan tega melakukan hal tersebut." ucap tuan Ronald


Di sebuah rumah tampak pasangan suami istri sedang duduk menunggu balasan pesan yang dikirim "Ada apa dengan kakakmu Kenapa lama sekali dia membalas pesan." ucap pria tersebut


"Sabarlah Sayang mungkin dia sedang melakukan sesuatu yang tak bisa diganggu sehingga dia belum membalas pesanku aku yakin begitu dia melihatnya dia akan membalasnya." ucap adik tuan Ronald penuh percaya diri


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya