
"Ke mana dia aku sudah mengetuk sampai tanganku hampir bengkak dia belum juga membuka pintu apa dia pingsan atau dia sudah keluar meninggalkanku tanpa mengajak untuk melihat pemandangan di luar dia sempat tiba padaku jika dia sudah keluar terlebih dahulu tanpa mengajakku." ucap Kevin
Sementara itu Arthur yang sedang bersama sang istri di dalam tampak kesal karena seseorang yang tidak dia ketahui siapa di luar tidak berhenti mengetuk kamarnya bagaimana dia akan membuat Arthur Junior jika seseorang mengganggunya dan membuka pintu "ada apa kau mengetuk terus pintu jika kau sudah mengetuk beberapa kali dan tidak ada jawaban Kenapa kau tidak pergi saja kenapa kau terus menggangguku Apa kau tidak punya pekerjaan lain, jika memang kau tidak punya pekerjaan lain yang ada di depan sana." ucap Arthur lalu menutup kembali pintunya dengan kesal
Tampak Kevin sangat terkejut "apa yang terjadi dengannya Kenapa sifatnya tiba-tiba berubah begitu saja yang tadinya baik-baik saja sekarang sudah seperti nenek lampir yang mengambil tiada henti Apa dia sedang gila ah baiklah aku akan pergi sendiri." ucap Kevin lalu berjalan turun ke bawah di bawah Kevin melihat Samuel dengan Steven yang sedang berbincang-bincang tampak Kevin nanya apa mereka berdua membuat keduanya sangat terkejut takutnya semua yang mereka bicarakan tadi terdengar oleh Kevin
"Selamat sore Tuan Samuel Tuan Kevin." ucap Kevin, "selamat sore Kevin oh ya Apa yang kau lakukan dan kau hendak kemana." tanya Samuel setelah dia yakin bahwa Kevin tak mendengar apa yang mereka bicarakan tadi
"Aku akan berjalan-jalan dan menikmati suasana pantai yang di depan tampaknya pemandangannya sangat indah." ucap Kevin, "kau akan pergi sendiri di mana tuan mu apakah dia sedang beristirahat." tanya Samuel, tidak Tuan aku akan keluar sendiri sepertinya dia sedang tidak baik-baik saja mungkin saja dia sedang mengerjakan sesuatu yang penting di dalam kamarnya baiklah Tuan aku permisi dulu ucap Kevin lalu menunduk hormat kemudian keluar dari villa menuju ke pantai
Sementara itu di dapur tampak para pelayan sedang mempersiapkan jamuan makan malam yang diperintahkan oleh Sofia para koki tampak sibuk menata menu yang akan menjadi makan malam, sementara itu dia yang masih berada di perusahaan tanpa kesal karena tidak bisa ikut bergabung bersama di villa milik Sofia sehingga menjadi kesal dan ngambek padanya, "baiklah aku akan pergi di sana dan bermalam kemudian akan kembali pagi daripada kekasihku ngambek biarlah aku kelelahan yang penting dia bahagia." ucap Dion bersiap-siap untuk pergi ke villa setelah pulang dari perusahaan
Sementara itu di kamar milik Arthur dua pasangan suami istri sedang membahas pertemuan antara si buas dan si kue apalagi si buas sudah berdiri tegak setelah diberi rangsangan oleh beberapa bagian-bagian tubuh Sofia sementara si kue sudah siap untuk dimakan oleh sebuah
wanita yang sedang memegang tangan pria tersebut langsung melepasnya begitu saja "sayang dengarkan aku ini tidak seperti yang kau lihat aku dan dia tadi hampir saja saling menabrak lalu kami saling berpegangan agar tidak jatuh aku tidak memiliki hubungan apapun dengannya aku bahkan tidak mengenalnya." ucap wanita tersebut sementara itu keributan yang terjadi di luar membuat parah penghuni di dalam villa tampak keluar dari kamar mereka masing-masing untuk menyaksikan apa yang terjadi
"Kau jahat." ucap pria tersebut lalu pergi begitu saja wanita itu langsung mengejar pria tersebut agar tidak sampai masuk ke dalam mobil tampak tersebut akan masuk ke dalam mobil wanita tersebut langsung menariknya dan menahannya dan membawanya masuk kembali ke dalam rumah dan melewati orang-orang yang ada di sekitar situ lalu masuk ke dalam sebuah kamar, "wah ada apa ini apa yang terjadi sepertinya seru." ucap Samuel, "kau ini orang sedang ada masalah kau melihatnya sebagai sebuah drama." ucap emeli
"Kevin apa yang terjadi." tanya Arthur, "aku juga tidak tahu apa-apa saat aku masuk wanita tadi pun ingin pergi ke ruangan lain tanpa sengaja kami hampir saja bertabrakan dan hampir terjatuh untuk saja kami saling berpegangan tapi tiba-tiba saja seorang pria yang baru saja masuk langsung marah-marah pada wanita tersebut mungkin saja dia kekasihnya dan aku tidak tahu apa yang terjadi." ucap kevin, semua orang di ruangan tersebut langsung mengangguk mengerti mereka yakin dia pasti cemburu kepada Kevin karena memegang tangan sampai kaki walaupun itu hanya salah paham
"Sudahlah itu pertengkaran antara kekasih ayo kita makan aku sudah lapar." ucap Anisa mengeluarkan suaranya karena dia memang sangat kelaparan walaupun dia sudah makan cemilan tapi sebelum makan sesuatu yang berat dia rasa belum kenyang, tampak semua orang hanya mengangguk setuju lalu pergi ke ruang di mana sudah ada meja makan yang lengkap dengan menu makanan istimewa yang disajikan oleh koki milik Sofia beberapa pelayan yang sudah menunggu kedatangan mereka
sementara itu di dalam kamar tampak kedua pasangan kekasih itu sedang Saling membelakangi "kenapa kau menahan ku untuk pergi dari villa ini bukankah itu keinginanmu agar aku tidak mengganggu kau sedang bermesraan dengan pria lain." ucap pria tersebut , wanita tersebut menghembuskan nafasnya kasar sayang dengarkan aku aku tak pernah mengkhianati mu dan aku tak mengenal pria tersebut pria itu mungkin saja tamu dari Sofia kau jangan suka mengasumsikan sesuatu dengan terburu-buru lagi pula jika memang aku bersamanya aku tidak akan mengejar mu dan membawamu masuk ke dalam villa, sayang aku mohon ini hanya masalah sederhana kau hanya salah paham saat hal yang tidak diinginkan terjadi aku dan Dia benar-benar tidak memiliki hubungan apa-apa kami hanya tidak sengaja bertabrakan Dan hampir saja terjatuh itulah mengapa kami saling berpegangan." ucap wanita tersebut.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya