My Wife My Hero

My Wife My Hero
367.racun



Tampak pria yang lain langsung memohon ampun mereka juga sangat syok dengan apa yang dikatakan oleh pria yang ada di hadapannya "Tuan aku mohon aku tidak tahu tentang apa yang terjadi aku hanya seorang nelayan yang bekerja di kapal aku hanya mengikuti dia yang mengatakan pada kami bahwa kami akan diberi uang yang banyak oleh seseorang kami hanya perlu berada di atas kapal dan membantu apapun yang mereka lakukan." ucap salah seorang pria


Sementara itu pria yang ditunjuk tampak sangat tegang "Tuan aku mohon maafkan aku aku hanya mengikuti perintah seseorang yang tak pernah kulihat wajahnya sepertinya dia seorang ilmuwan dia hanya mengatakan padaku bahwa aku harus membawa tubuh seseorang yang sudah dia masukkan ke dalam sebuah peti kemudian di sebuah dermaga sudah ada yang akan menunggu sedangkan untuk isi peti tersebut aku juga tidak tahu aku memang pernah menculik beberapa orang dan aku bawa ke dalam lab tersebut untuknya tapi dia selalu mengenakan penutup wajah sehingga aku tak pernah melihat wajahnya." ucap pria tersebut


"Itu berarti saat terjadinya perkelahian dan penculikan di dalam lab tersebut kau juga berada di dalam web itu itu berarti kau juga salah seorang pelaku dalam penculikan tersebut bukankah seperti itu kau tidak usah berbicara panjang lebar padaku aku tahu kau pasti mengetahui malam di mana terjadi penculikan di dalam laptop tersebut aku bisa melihat dari gerak-gerik kalau memang kau ingin menyelamatkan nyawamu sebaiknya kau bekerja sama dengan kami agar kami bisa menemukan pria yang kau maksud jika tidak kau kau mengerti maksud ku bukan." ucap Mr D


Tampak pria tersebut sangat terkejut saat mendengarkan semua tebakan Mr D bisa-bisanya Mr D tahu tentang apa yang terjadi dan dia tahu persis kejadian itu terjadi saat malam hari dan dia salah satu orang yang memegang Edi saat mereka menyuntikkan sesuatu padanya membuat Edi tak sadarkan diri di mana setelah itu Edi langsung mereka masukan ke dalam sebuah peti setelah itu mereka menyuruh beberapa bawahan mereka mengangkat peti tersebut ke kapal


"Apa yang Tuan katakan aku benar-benar tidak tahu apa yang terjadi aku hanya disuruh mengangkat sebuah peti ke kapalku." ucap pria tersebut masih berusaha mengelak berharap dia bisa selama jika tak mengetahui apa yang terjadi, tampak Mr D tersenyum miring sambil menatap pria tersebut sepertinya kau masih terus ingin berbohong baiklah mungkin kau memerlukan pelajaran tambahan siksa dia sampai dia mengerti apa yang aku maksud ucap Mr D lalu keluar dari ruangan tersebut tanpa menoleh sedikitpun sementara pria tersebut sangat terkejut karena tidak mengatakan hal yang lain dan tidak mendengarkan panggilannya sama sekali setelah kepergian misteri tampak beberapa orang bawahan Mr D masuk mulai melaksanakan aksinya teriakan demi teriakan terdengar jelas dalam ruangan tersebut sementara Mr D tampak santai duduk di dalam ruangannya melihat ponselnya setelah beberapa menit berlalu tampak salah seorang bawahan Mr D masuk ke dalam ruangan tersebut


"Maaf tuan orang yang di dalam ruangan penyiksaan memohon untuk bertemu tuan dia bilang dia akan mengatakan semuanya." ucap pria yang menghadap Mr D , benarkah baiklah aku akan makan dulu sebelum menemuinya tapi jangan hentikan penyiksaan yang aku perintahkan biar dia mengerti ." ucap Mr D, tampak bawahan Mr D langsung menunduk hormat dan keluar dari ruangan tersebut


Sementara Stuart yang sedang berada di ruang kerjanya tampak menghubungi sang mertua dia ingin menyampaikan apa yang terjadi pada Edi agar mertuanya tidak terlalu cemas, sementara di tempat lain tampak profesor Abdullah sudah beberapa hari menunggu kabar dari Stuart mengenai Edi yang sudah tak memberikan kabar padanya, tampak profesor Abdullah mengangkat panggilan tersebut "halo nak apa kabarmu apakah kau sudah mendapatkan kabar tentang kakak ipar mu Edi." tanya profesor Abdullah


"Ada apa nak apakah terjadi sesuatu pada Edi sehingga kau mengatakan hal ini tapi bagaimana dengan putra Edi cucuku apakah dia baik-baik saja." tanya profesor Abdullah terlihat lebih khawatir sejak terakhir dia berbicara dengan Stuart tentang Edi , "ayah kakak Edi menghilang dia kemungkinan di culik oleh seseorang sesama teman ilmuanya aku masih mencari di mana keberadaannya jadi ayah jangan khawatir aku yakin Kakak Edi pasti baik-baik saja aku harap ayah tidak memikirkan hal ini aku berjanji pada ayah akan segera menemukan kakak Edi sementara putra Edi sedang berada di bawah perawatan Sofia saat ini." ucap Stuart


"Apa di culik bagaimana mungkin Edi sangat tertutup pada orang lain jika memang dia di culik pasti orang tersebut sangat dekat dengannya sehingga dia bisa melakukan hal tersebut pada Edi, apa yang terjadi pada cucuku sampai harus di tangani oleh Sofia apakah dia sedang dalam kondisi kurang baik." tanya profesor Abdullah


Bisa di katakan begitu ayah jadi ayah tenang saja aku akan mengabari jika aku sudah menemukan keberadaan Edi jika memang ayah ingin melihat putra Edi aku akan mengirim seseorang menjemput ayah untuk pergi ke kota D untuk melihat keadaan putra Edi ." ucap Stuart, ayah ingin ke kota D ayah ingin melihat bagaimana kondisinya ayah sangat khawatir dia satu-satunya harta milik Edi sudah tak ada yang tersisa lagi." ucap profesor Abdullah, setelah berbicara keduanya lalu mematikan panggilan telepon tersebut


Sementara Sofia yang sedang berada di dalam ruangan khususnya tampak terkejut saat memeriksa darah milik putra pamannya Edi kenapa bisa darah anak Paman Edi mengandung racun yang sangat kuat seperti ini apakah Paman ini tak menyadari bahwa putranya bukan sakit tapi terkena racun yang sangat ganas dan racun ini diberikan hampir setiap hari oleh seseorang sehingga membuat racun ini menyatu di darah dan tubuhnya membuatnya semakin hari semakin lemah Dan akan langsung jatuh tak sadarkan diri setelah beberapa kali diberikan tapi siapa yang memberikan racun ini kepadanya itu berati ada yang sudah berniat buruk sejak awal terhadap keluarga paman Edi ." ucap Sofia dalam hati sambil terus melihat data-data yang ada, setelah memeriksa hasil dara milik putra Edi tampak Sofia keluar menemui salah seorang ilmuwan yang bekerja untuknya


"Aku ingin kalian mulai menggunakan alat untuk membersihkan darah dari tubuhnya dan gunakan alat yang kemarin aku siapkan dan sebelum melakukannya minum kan dia pil ini." ucap Sofia memberikan sebuah pil pada bawahan lalu kembali ke dalam ruangannya, sementara ilimuan yang di perintah langsung melaksanakan tugasnya.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya