
Setelah berbincang-bincang di taman berdua pasangan suami istri tersebut tampak berjalan ke ruang makan karena jam makan malam sudah tiba setelah makan malam keduanya melanjutkan berbincang-bincang di ruang tamu tampak Arthur mendengarkan setiap perkataan sang istri dengan hati-hati setelah berbincang-bincang akhirnya Sofia dan Arthur masuk untuk beristirahat di kamar
Sementara itu di kediaman Ruben tepatnya di dalam ruang kerjanya tampak seorang pria yang mengenakan penutup di wajahnya sedang berada di ruangan Ruben "bagaimana dengan barang-barang yang kita sediakan apakah semuanya sesuai dengan apa yang diinginkan pembeli." tanya Ruben
"Sepertinya mereka puas dengan barang-barang yang kita jual tapi sepertinya kita kekurangan barang-barang dari beberapa pemasok Kita harus mencari pemasok lain lagi dan mengenai tahanan dan orang-orang yang kita culik mereka semua sudah tak berguna lagi setelah beberapa organ yang mereka miliki kita ambil kita tinggal menunggu mereka mati dengan sendirinya." ucap pria yang mengenakan penutup wajah
"Aku ingin mereka menjadi hewan buruan ku sebelum mereka mati bilang saja jika mereka berhasil selamat keluar dari hutan maka mereka akan hidup dan setelah mereka mati lakukan seperti biasa bawa mereka di tempat pembakaran dan penghancuran agar sisa-sisa tulang-belulang mereka bisa dijadikan pupuk seperti biasa." ucap Ruben
"Baik Tuan tapi kapan Tuan akan berburu bukankah beberapa hari ini itu akan akan sibuk untuk mengambil alih sebuah perusahaan, karena orang-orang ini sepertinya tak akan bertahan lebih dari satu minggu hidup apalagi kita hanya memberikan mereka mati begitu saja di dalam tahanan tanpa memberikan pertolongan apapun kepada mereka." ucap pria yang mengenakan penutup wajah
"Tidak apa-apa mungkin 3 hari lagi aku akan berburu ingat pilih yang masih sehat dan bugar kelihatannya." ucap Ruben , baik tuan sesuai perintah anda baiklah aku permisi tuan
Pagi telah menyapa tanpa atur yang sedang bersiap-siap untuk berangkat ke perusahaan, sayang Apa kau yakin kau sudah menyiapkan aku pasangan untuk pergi makan malam di kediaman Ruben Apa kau yakin kau tidak akan cemburu padaku bagaimana jika wanita itu menggodaku dan bagaimana jika aku sampai tergoda olehnya atau aku pergi saja sendiri ke rumah Ruben tanpa pasangan aku akan beralasan bahwa kau kurang sehat." ucap Arthur
"Itu tidak perlu sayang kau jangan khawatir pergilah ke kantor dan setelah kau pulang aku sudah menyiapkan seseorang yang akan menemanimu untuk pergi seseorang yang akan menemanimu untuk pergi ke acara makan malam di kediaman Ruben." ucap Sofia sama mendorong Arthur keluar agar cepat naik ke dalam mobil, tampak Arthur dengan wajah memelasnya tak ingin pergi tapi karena Sofia sudah mendorongnya dan kirim dia sudah masuk ke dalam mobil langsung melajukan kendaraan yang keluar dari kediaman atur
"Selamat datang Malik di sini kau mungkin penasaran ini kediaman siapa dan mengapa aku memanggilmu ini adalah kediaman suamiku sebenarnya aku sudah menikah beberapa bulan yang lalu tapi aku ingin pernikahanku di rahasiakan hanya orang-orang yang aku percaya yang mengetahui pernikahanku ini dan kau salah satu orang kepercayaanku serta yang lain tapi informasi ini baru kau yang dengar karena aku memang baru menikah secara resmi beberapa hari yang lalu, aku sudah mendengar beberapa hari yang lalu bahwa kau sedang berlibur di kota D dan kebetulan liburanmu telah berakhir jadi aku ingin memberikanmu sebuah misi." ucap Sofia dengan senyuman yang sulit diartikan membuat Malik tampak pasrah atas apa yang akan menjadi misinya
"Wah selamat ketua atas pernikahan ketua pria itu sangat beruntung bisa menikah dengan ketua apapun misi yang ketua berikan pasti akan aku lakukan walaupun itu harus mengorbankan nyawaku sendiri." ucap Malik, entahlah Malik Dia tidak tahu siapa aku sebenarnya yang dia tahu aku hanya putri dari keluarga huges selebihnya dia tidak mengetahui apapun dan jangan khawatir nyawamu takkan sampai melayang untuk misi ini aku hanya ingin kau memainkan peranmu sebagai Malika yang akan menemani suamiku di setiap acara dan kebetulan sebentar malam dia memiliki acara makan malam di kediaman seseorang yang mungkin kau kenal dia adalah Ruben seorang psikopat dan juga Seorang mafia yang menjual obat-obatan organ manusia dan tentu saja gadis-gadis jadi aku ingin kau menggoda Ruben tapi kau jangan terlalu kentara kau harus memiliki harga diri sedikit jangan menggodanya terang-terangan goda dia saat tidak ada yang setelah dia masuk ke dalam perangkap mu kau harus bisa membuatnya meninggalkan istrinya." ucap sofia
"Baik ketua sesuai dengan perintah ketua tapi ketua apakah suami ketua tahu siapa yang akan menemaninya saat makan malam takutnya suami ketua akan tergoda padaku karena kecantikanku." ucap Malik yang mulai berubah menjadi Malika dengan gaya khas centilnya, "dia tidak tahu bahwa aku aku akan menyuruh seorang pria yang menyamar menjadi wanita untuk menemaninya di acara makan malam tersebut ingat kau jangan centil kepada suamiku atau aku akan memotong semua burung puyuh yang ada di celana mu, persiapkan dirimu dengan baik aku sudah menyiapkan kamar yang akan kau gunakan dan barang-barang yang kau butuhkan pun sudah ada di dalamnya nanti pelayan yang akan mengantarmu untuk bersiap-siap ." ucap Sofia
"Baik ketua, jangan ketua jangan sampai burung puyuhku ketua apa-apa kan aku begini-begini pun masih normal walaupun aku terlihat cantik dan seksi menjadi seorang wanita tapi aku tetap seorang pria yang menyukai wanita." ucap Malik, setelah berbicara dengan Sofia Malik pun diantar oleh seorang pelayan di sebuah ruangan khusus yang telah disediakan oleh Sofia setelah kepergian Malik tampak seorang pria masuk ke dalam ruangan kerja di mana Sofia berada "salam ketua." ucap pria tersebut
"Katakan kabar Apa yang kau bawa sampai kau buru-buru datang menemuiku." tanya Sofia " maaf ketua seorang bawahanku yang mengawasi kediaman Ruben melihat pria yang selalu memakai penutup di wajahnya baru saja masuk ke kediaman Ruben tapi setelah hampir satu jam dia baru keluar dari kediaman Ruben dan orang yang mengawasi pria tersebut melihat pria itu tidak langsung kembali ke markas seperti yang biasa dilakukan tapi dia pergi ke sebuah bangunan tua yang tak jauh dari kediaman Ruben." ucap pria tersebut.
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya