
Tampak Kevin yang sudah selesai sarapan langsung berpamitan hingga pergi ke perusahaan begitupun Tania dia juga akan pergi ke hotel di mana Dia bekerja sementara kedua orang tua Tania tampak mengantar kedua orang tua tersebut di depan pintu kemudian kembali masuk ke dalam kedua pasangan suami istri tersebut tampak sangat cuek berjalan tanpa saling menyapa lalu kemudian masuk ke dalam mobil mereka masing-masing menuju tempat tujuan mereka
Sementara itu Ruben yang tampak masih terlelap di kamarnya karena semalaman menunggu kabar dari orang suruhannya yang tak kunjung memberi kabar, sementara itu di kediaman Sofia tampak Sofia dan Arthur sedang sarapan bersama sang kakek tanpa ketiganya telah selesai sarapan tampak sang kakek pergi ke taman belakang menikmati suasana di kebun belakang sementara itu Kevin tampak berjalan hendak keluar dari kediamannya bersama Sofia yang mengantarnya tapi saat mereka habis tiba di depan pintu tanpa Kevin yang baru saja keluar dari mobilnya yang membuat keduanya langsung tersenyum Kevin langsung mendekat ke arah Sofia dan Arthur
"Selamat pagi Tuan dan Nyonya." ucap Kevin,"selamat pagi Kevin selamat ya atas pernikahanmu aku tak menyangka kau bisa langsung menikah secepat ini oh iya aku akan memberikanmu sebuah kado yang luar biasa tapi nanti saja aku memberikanmu saat aku dan Arthur berkunjung kediamanmu untuk makan malam karena hadiah tersebut tak bisa dibawa kemana-mana dan harus digunakan pada orang yang tepat." ucap sofia
"Serima kasih nyonya aku akan menunggu hadiah yang akan anda berikan aku ke sini untuk menjemput Tuan sekalian untuk membicarakan beberapa hal di dalam mobil bersama Tuan." ucap Kevin malu-malu sebenarnya niatnya dia hanya ingin mengambil kunci rumah tersebut agar orang suruhannya bisa menyimpan barang-barang yang sudah mereka packing dari kediamannya menuju ke kediaman baru miliknya
Kevin dengan tatapan yang sulit diartikan "Tumben kau mau menjemputku aku tahu pasti kau memiliki niat lain apakah kau menginginkan kunci rumah tenang saja kunci itu ada di kediaman yang aku berikan padamu dan seorang penjaga sudah menjaga kediaman tersebut dan membersihkannya untukmu kau ini mengganggu saja sebaiknya kau masuk ke dalam mobil duluan aku harus memberikan ciuman perpisahan kepada istriku sebelum ke perusahaan aku tidak ingin kau iri dan semakin sakit hati karena tak bisa merasakan hal tersebut walaupun kau sudah memiliki istri." ucap Arthur sambil tersenyum mengejek Kevin
"Tuan ini begitu baik padaku terima kasih Tuan aku memang selalu menjemput Tuan saat dulu Tuan masih sendiri dan masih membutuhkan kehangatanku sekarang sudah ada Nyonya Sofia yang memberikan kehangatan jadi Tuan tidak membutuhkan diriku lagi." ucap Kevin lalu berlari ke dalam mobil sebelum tangan Arthur sempat mengenai tubuhnya karena berbicara sembarangan, "dasar sekretaris tidak ada akhlak sejak kapan aku butuh kehangatan dari dirimu, kau pikir aku penyuka lato-lato apa." ucap Arthur , sementara Sofia langsung tertawa mendengar perkataan Kevin setelah hal tersebut atur langsung mengecup jidat pipi dan bibir istrinya kemudian izin untuk pergi ke perusahaan setelah itu Kevin langsung masuk ke dalam mobil di mana Kevin sudah duduk di samping pak sopir atur yang mengingat perkataan Kevin tadi langsung memukul lengan Kevin sementara sopir langsung melanjutkan kendaraan tersebut ke perusahaan
di sisi lain tampak Tania yang baru saja masuk ke dalam hotel beberapa orang langsung menuduh hormat padanya sebagai sekretaris dan orang kepercayaan dari Malik yang sudah sampai di ruangan Malik tampak Tania menghembuskan nafasnya kasar lalu membuang tasnya kemeja miliknya "dasar paman Malik aku yakin dia pasti sudah merencanakan semua ini sehingga aku bisa terjebak pernikahan dengan pria itu." ucap Tania lalu duduk di kursi miliknya mengerjakan pekerjaannya
Sementara itu di tempat lain tampak Kevin dan Arthur sudah berada di perusahaan Tampak keduanya duduk di sofa saling mengobrol "apa sebenarnya yang terjadi aku pikir semalam kau tidur dengan nyenyak lihatlah di wajahmu tidak ada tanda-tanda kau begadang apakah istrimu sudah menerimamu." tanya Arthur yang melihat wajah Kevin sama seperti biasa walaupun ada beberapa bekas lebam tapi sepertinya Kevin tidur dengan nyenyak
"jadi apa rencanamu hari ini bukankah barang-barang mu sudah dipindahkan ke kediaman baru yang kau miliki apakah kedua mertuamu setuju dan bagaimana dengan istrimu apakah dia juga setuju." tanya Arthur "kedua mertuaku untungnya selalu mendukungku dan istriku sepertinya hanya mengikuti perkataan kedua orang tuanya." ucap Kevin
"baguslah itu berarti selama kedua mertuamu masih berada di sini istrimu tak akan berani melakukan hal-hal yang buruk kepadamu oh iya bagaimana dengan kedua orang tuamu apakah kau sudah memberitahu mereka bahwa kau sudah menikah." tanya Arthur tampak Kevin menghembuskan nafasnya kasar lalu meraup wajahnya dengan kasar "aku bingung harus berbicara apa kepada kedua orang tuaku jika aku yang mengatakan Yang sejujurnya bahwa aku menikah karena aku telah melakukan pelecehan pada seorang wanita pasti ibuku akan langsung memukul ku habis-habisan walaupun ibuku menyayangiku tapi dia paling benci jika seorang pria tak menghargai seorang wanita tapi jika aku mengatakan bahwa aku menikah karena kami saling mencintai itu kan tidak mungkin apalagi jika nanti ibuku bertemu dengan istriku dia pasti tahu bahwa istriku dan aku tidak menikah karena saling cinta." ucap Kevin
"sudahlah sebaiknya kau jujur saja pada ibumu paling juga kau hanya dipukul menggunakan sendalnya dan tidak mungkin juga ibumu memukulmu sampai kau babak belur setelah kau menceritakannya lalu kau harus bisa bertanya pada ibumu bagaimana cara menundukkan seorang wanita yang keras kepala siapa tahu saja ibumu punya solusinya dengan begitu kau bisa membuat istrimu mengikuti apa yang kau katakan." ucap Arthur
"Baiklah aku akan menghubungi kedua orang tuaku sebentar untuk menceritakan apa yang terjadi aku harap kedua orang tuaku tidak akan terkejut dengan pernikahanku yang tiba-tiba ini." ucap Kevin
Sementara itu di sebuah rumah tampak pasangan suami istri yang sedang sarapan bersama "oh iya ibu aku dengar ibu ingin menjodohkan Kevin dengan anak Bu Nirmala apakah Kevin bersedia tanya sang ayah, anak ayah itu suka pada wanita lain dan saat ini dia masih sedang patah hati dan tak ingin mendekati wanita manapun entah apa yang ada di otaknya tapi aku akan pergi untuk melihat keadaannya karena aku sangat khawatir padanya karena dari kemarin dia tidak pernah menghubungiku." ucap ibu Kevin ya ke dua orang tersebut adalah orang tua Kevin.
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya