My Wife My Hero

My Wife My Hero
314.kekerasan fisik



Tampak arthur sudah keluar dari kediaman Ruben dan masuk ke dalam mobilnya sementara Ruben dan Neni mengantar Arthur sampai di depan pintu, setelah kepergian Arthur tampak Ruben langsung menyeret Neni masuk ke dalam kamar "kau ini dasar wanita tidak berguna, cepat obati lu kalau kamu aku tak ingin saat makan malam kau terlihat mengerikan kau harus bisa menutupi semua lukamu yang ada di bagian pergelangan tangan dan leher aku tak ingin Arthur menjadi curiga ingat kalau sampai ada yang mengetahui tentang luka-luka yang ada di tubuhmu diakibatkan oleh diriku maka saudaramu akan langsung aku jadikan buruan di hutan belantara sana." ucap Ruben


Sementara Arthur yang berada di dalam mobilnya tampak sedang memikirkan tentang Neni sepertinya Neni sudah disiksa habis-habisan oleh Ruben terlihat jelas dari raut wajah Nini yang ketakutan dan beberapa bekas yang tanpa sengaja dilihat olehnya saat memakaikan gelang tangan Neni, "Kevin menurutmu apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan Neni aku sangat khawatir kepadanya sepertinya dia sangat tersiksa hidup dengan Ruben entah apa yang terjadi pada James aku takut membayangkan mungkin saja James lebih menderita daripada Nini aku tak menyangka bahwa Ruben ternyata orang yang sangat kejam aku pikir dia hanya seorang yang kasar tapi ternyata dia lebih kejam dari apa yang aku pikirkan." ucap Arthur


"Aku juga merasa kasihan padanya Tuan saat tuhan meninggalkan ruang tamu tampak nona Neni tak berani menatapku dia terus tertunduk sambil menahan sakit terlihat jelas dari raut wajahnya biasanya nona Neni sangat percaya diri dan berani bukan seperti yang tadi aku lihat saat berada di kediaman Tuan Ruben bagaimana jika Tuan membicarakan semua ini kepada nyonya Sofia mungkin saja Nyonya Sofia mempunyai solusi atas masalah yang dialami oleh nona Neni karena biar bagaimanapun saat ini status teman ini adalah nyonya dari tuan Ruben." ucap Kevin, mendengar perkataan Kevin mengangguk setuju


Sementara itu anna sedang berpesta di sebuah klub malam mewah menggunakan identitas Maya membuatnya menjadi pusat perhatian apalagi yang datang di klub tersebut adalah orang-orang kaya di kota itu membuat Anna sangat bersemangat Karena tidak semua orang bisa masuk ke dalam klub tersebut terkecuali Dia memiliki kartu dan Maya adalah salah satu wanita yang beruntung karena memiliki kartu Askes masuk ke klub tersebut, tempat ana melihat sekelilingnya banyak pria-pria dari kalangan atas yang sedang bermain di sana tapi ada seseorang yang menarik perhatian anak seorang pria paruh baya yang sepertinya kaya raya karena memiliki pengawal di sampingnya jelas saja pri itu pasti orang kaya raya dan mempunyai kekuasaan siapa tahu saja dia bisa menggunakan pria tersebut untuk menghancurkan perusahaan Arthur karena kalau saja Arthur tidak menolaknya dan mau menikahinya sudah pasti Ayah tak akan ditahan dan dia tak akan menjadi buronan dan berakhir membunuh seseorang dan mengambil identitasnya, tampak pria tersebut juga melihat ke arah Anna dengan tatapan yang sulit diartikan tanpa keduanya saling memberikan lampu hijau bahwa mereka saling menginginkan tak berselang lama gerak tersebut langsung menyuruh bawahannya untuk mendekat kepadanya kemudian berbisik sesuatu setelah itu bahwa tersebut langsung melihat ke arah Anna, tak berselang lama pria tersebut langsung berjalan menghampiri anak dan menyerahkan selembar kertas dan kunci kamar dan alam mengerti akan hal tersebut, ana langsung mengambil kunci dan kertas tersebut lalu berjalan menuju sebuah ruangan


Kini Arthur sudah kembali ke kediamannya tampak Arthur langsung masuk ke dalam kamar untuk membersihkan tubuhnya tampak Arthur tak melihat sang istri "aku rasa Sofia berada di taman baiklah aku akan membersihkan tubuhku setelah itu aku akan menyusulnya di taman." ucap Arthur lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya sementara di taman tampak Sofia sedang membaca beberapa buku sambil menikmati cahaya matahari sore, saat sedang aktif membaca tiba-tiba seseorang memeluknya dari belakang Sofia tersenyum karena dia tahu aroma tubuh siapa yang saat ini memeluknya aroma yang paling dia sukai semenjak dia hamil yaitu aroma tubuh Arthur Sofia bahkan tidak bisa tidur jika tidak memeluk Arthur "sayang kau sudah kembali maaf aku tidak menyambut mu aku pikir kau akan pulang satu jam lagi." ucap Sofia


"Kau benar sayang aku memang sengaja memberikan gelang tersebut agar kau bisa melihat apakah Neni terluka apa tidak tapi sepertinya dia mendapatkan kekerasan fisik dari, walaupun aku, Neni dan James tidak begitu saling mengenal tapi biar bagaimanapun mereka tetap adalah keluargaku apalagi kakeknya dan nenekku adalah saudara apakah kau memiliki cara agar Ruben melepaskan Neni, dan oh iya aku sampai lupa Ruben mengundang aku makan malam bersama istriku tapi aku tidak mungkin membawamu untuk makan malam ke kediaman Ruben." ucap Arthur


Tampak Sofia tersenyum penuh arti ke arah Arthur sayang aku memiliki ide yang sangat brilian dan aku yakin Ruben sendiri yang akan melepaskan ini tapi kau harus bekerja sama dalam hal ini aku akan memanggil seseorang yang akan menemanimu makan malam di kediaman Ruben yang akan menjadi istrimu tapi dia juga yang akan menjadi orang yang menggoda Ruben sehingga Ruben dengan sukarela melepaskan ini dari cengkraman nya." ucap Sofia


"Arthur melihat Sofia dengan pandangan yang sulit diartikan Apa kau yakin membiarkan aku dekat dengan seorang wanita pergi berdua dengannya aku pasti harus berpura-pura untuk dekat dengannya dan merangkulnya seperti dia adalah istriku Apa kau yakin kau bisa melihatku memeluk seorang wanita seperti itu seolah-olah kami berdua adalah pasangan yang saling mencintai." ucap Arthur merasa tak percaya bahwa Sofia menyuruhnya untuk dekat dengan seorang wanita, Sofia tersenyum kepada Arthur "kau lihat saja nanti aku akan mempertemukan kau dengan orang tersebut sebenarnya aku sedikit cemburu tapi aku ingin semuanya berhasil dengan baik jadi aku harus sedikit merelakan tanganmu memegang tubuhnya tapi aku rasa kau akan mengerti nanti setelah orang itu datang dia adalah salah satu bawahanku yang paling aku percaya dan dia seseorang yang sangat hebat kau bahkan tidak memerlukan pengawal jika dia berada di samping mu." ucap Sofia sambil tersenyum.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya