
"Sebaiknya ibu menunggu saja dulu kabar dari Kevin sebelum pergi ke sana walaupun hanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk ke tempat Kevin tapi tetap saja ibu harus menghubungi Kevin siapa tahu saja Dia sedang berada di luar negeri untuk bekerja dan belum sempat menghubungi ibu jika ibu ke sana tanpa menghubunginya aku khawatir ibu tak bisa bertemu dengan Kevin." ucap Ayah Kevin ibu berpikir sejenak lalu melihat ke arah satu suami "benar juga apa yang ayah katakan baiklah aku akan menunggu sampai besok jika sampai besok dia belum menghubungi ibu maka ibu akan pergi ke perusahaannya langsung untuk mencari tahu keberadaannya karena tidak seperti biasanya Kevin tak mengabariku biarpun hanya lewat pesan jika dia memang sibuk tapi kali ini pesan pun tak ada aku pun kemarin menghubunginya tapi dia tidak mengangkatnya dan sampai saat ini dia belum menghubungiku lagi, maka aku akan pergi mencarinya ke sana kalau aku akan pergi ke perusahaan untuk menemukannya." ucap ibu Kevin, kan pakai dua orang tua Kevin sudah selesai sarapan kemudian berjalan ke ruang tengah untuk bersantai
"Ayah kenapa sih ayah menyetujui Kevin untuk pergi bekerja di kota bukankah dia bisa saja tinggal di sini menikmati semua fasilitas yang ada lagi pula Kevin adalah anak kita satu-satunya harta warisan dari ayahku dan ayahmu sangat banyak tujuh turunan bagaimana kalau kita menyuruh Kevin untuk kembali ke mari kita akan mencarikan wanita yang takkan mungkin bisa dia tolak dengan begitu wanita tersebut bisa membuatnya betah di sini." ucap ibu Kevin
"Kan Kevin sendiri yang ingin mandiri, lagi pula kau yang mendukung Kevin dan selalu memanjakan dan dia tidak ingin tergantung pada harta kita lagi pula dia di sana pun hidup dengan berkecukupan dengan menjadi asisten seorang pengusaha yang cukup terkenal dan dia membuktikan dirinya tak pernah meminta apapun pada kita bahkan dia selalu mengirim gajinya kepada kau jangan terlalu menekannya Dia seorang pria biarlah dia mencari sendiri apa yang dia butuhkan sebanyak apapun harta kita walaupun tak habis tujuh turunan tapi jika tidak dikelola di tangan yang tepat maka harta itu akan hilang dalam sekejap bukankah bagus dia bisa mandiri dan mencari uang sendiri dan anggap saja semua harta yang kita miliki adalah sebagai penopang di masa tuanya dan juga sebagai warisan untuk cucu-cucu kita nanti." ucap ayah Kevin
"Bagaimana bisa aku tidak menyetujui apa yang diinginkan di saat dia tidak makan beberapa hari hanya karena kita tidak mengizinkannya untuk pergi ke kota lihat apa yang terjadi begitu dia sampai di kota dia kuliah lalu lanjutkan lagi kuliahnya lalu bekerja di sana Dia jarang sekali kembali ke sini hanya bisa saat tertentu dia kembali seperti kemarin saat dia sedang patah hati dia kembali ke mari dan yang dia kerjakan seharian hanya rebahan kemudian berjalan-jalan di tepi danau dia tidak melakukan apapun bahkan saat aku perkenalkan dengan seorang wanita dia nampak cuek apakah itu tidak apa-apa Ayah aku takutnya Kevin patah hati dan tak ingin berhubungan dengan seorang wanita, apalagi aku dengar yang membuatnya patah hati adalah wanita yang dia cintai ternyata wanita jadi-jadian bagaimana jadinya jika sampai Kevin tak menyukai wanita Kevin adalah anak kita satu-satunya jika tidak dia tidak memberikan kita cucu ibu tak ingin hidup lagi." ucap ibu Kevin
"Kau ini sembarangan sekali mana mungkin Kevin tak menyukai seorang wanita aku yakin dia pasti masih menyukai wanita masalah patah hati kan itu biasa terjadi apalagi ini adalah cinta pertama untuknya jadi kau jangan terlalu mengkhawatirkannya suatu saat dia pasti akan menikah dan membina keluarga lagi pula putra kita tidak memiliki kelainan apapun apalagi menjadi pencinta lato-lato." ucap ayah Kevin
"Siapa tahu saja Ayah kan kita tidak tahu apalagi pergaulan di kota sana dan lihatlah para pria yang tiba-tiba berubah menjadi seorang wanita setelah mengoperasi diri mereka dan bahkan Mereka terlihat lebih cantik daripada seorang wanita aku takutnya Kevin tak akan mempedulikan jika dia pria atau wanita dan dia jatuh cinta dengan wanita seperti itu maka hidup ibu akan berakhir." ucap ibu Kevin, mendengar perkataan istrinya sang ayah hanya bisa geleng kepala Tak ingin lagi membahas hal tersebut kalau tidak pasti akan merembet kemana-mana lebih baik dia diam saja
"Aku baik-baik saja ibu, aku hanya sedang sibuk kemarin melakukan sesuatu sehingga aku tidak sempat untuk menggambar ibu, apakah saat ini ibu sedang bersama ayah." tanya Kevin, "iya nak aku bersama ayahmu apakah kau ingin berbicara dengan ayahmu." tanya ibu Kevin
"Ibu seandainya aku sudah menikah dan memiliki istri apa yang ibu akan lakukan." tanya Kevin tampak sang ibu terdiam sesaat lalu kemudian menangis histeris "Jangan katakan kau sudah menikah dengan wanita jadi-jadian itu itulah mengapa kau menikah secara diam-diam tidak nak ibu tak akan setuju lebih baik kau bunuh ibu saja daripada kau harus melakukan itu pada ibu." ucap ibu Kevin lalu mematikan sambungan teleponnya membuat Kevin sangat terkejut mendengar perkataan sang ibu
"Oh astaga apa yang sedang ibu ku pikirkan bagaimana bisa dia menuduhku menikah dengan wanita jadi-jadian oh astaga ibu-ibu." ucap Kevin sambil menepuk jidatnya lalu kembali menghubungi sang ibu
Sementara itu di kediaman orang tua Kevin tampak ibunya menangis histeris sang ayah sampai terkejut karena sang istri tiba-tiba menangis terus setelah mendapatkan telepon dari putranya "sayang ada apa kenapa kau menangis seperti itu apakah ada sesuatu yang terjadi pada Kevin sehingga kau menangis seperti itu." ucap sang ayah panik karena melihat istrinya sudah menangis histeris, "Ayah Apa yang harus kita lakukan sepertinya Kevin berniat menikahi perempuan jadi-jadian itu aku harus segera ke kota A dan mencari Kevin dan menghalangi semua rencananya aku tak ingin dia menikahi wanita seperti itu sudah Ayah tidak usah ikut campur jangan berani mengangkat telepon Kevin awas saja jika ayah melakukannya aku akan membuat ayah tidur di teras aku akan mengepak barang-barangku saat ini dan langsung pergi ke kota A untuk mencari Kevin, tapi tunggu dulu ayah sebaiknya kau juga harus ikut agar kau bisa membantu aku untuk membatalkan pernikahan itu." ucap ibu Kevin lalu bergegas ke kamarnya untuk mengemas barang-barang yang akan dia bawa karena dia langsung kau ke kota di mana Kevin tinggal A
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya