My Wife My Hero

My Wife My Hero
304. tiba di kota D



Kini pesawat yang ditumpangi oleh Sofia dan Arthur sudah mendarat sempurna di kota D keduanya lalu turun dari pesawat dan berjalan masuk ke dalam mobil, tampak mobil melaju menuju ke kediaman Arthur, "sayang sebelum kita kembali ke sini aku sudah mengerti para penjaga dan pelayan yang ada di kediamanmu mereka semua adalah orang-orang kepercayaanku." ucap Sofia


"Itu tidak jadi masalah sayang lagi pula kan aku yang mengatakan terserah padamu kau ingin melakukan apa karena semua yang kumiliki adalah milikmu aku tak memiliki apapun apalagi rumah aku serahkan sepenuhnya padamu." ucap Arthur, "tapi kau jangan khawatir aku hanya mengganti beberapa orang saja yang lainnya orang lama seperti kepala pelayan." ucap Sofia, tanpa terasa mobil yang mereka tumpangi sudah masuk ke halaman rumah milik Arthur para penjaga langsung memberi hormat ketika melihat mobil tersebut tampak mobil tersebut sudah terparkir sempurna di pekarangan milik Arthur atur lalu keluar dan membukakan pintu untuk istrinya lalu membantu istrinya keluar dari mobil kini keduanya sudah masuk ke dalam rumah dan langsung ke dalam kamar


"Sayang sebaiknya kau beristirahat aku takut terjadi apa-apa kepadamu apalagi kita sudah melakukan perjalanan jauh ingat saat engkau sedang mengandung walaupun aku tahu kau seorang dokter tapi aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada kau dan calon anak kita." ucap Arthur, "iya sayang aku mengerti kau jangan khawatir aku akan mengatakan jika memang kondisiku kurang bagus aku ingin membersihkan tubuhku terlebih dahulu sebelum aku beristirahat." ucap Sofia


"Baiklah sayang aku akan ke depan dulu untuk bertemu dengan Kelvin dan berbicara dengannya di ruang kerja setelah itu aku juga akan kembali ke kamar untuk membersihkan tubuhku dan beristirahat baiklah aku keluar dulu sayang." ucap Arthur lalu berjalan keluar dari kamar menuju ruang kerjanya, tanpa Kevin yang berada di ruang kerja Arthur sedang menunggu Arthur untuk datang pintu tiba-tiba terbuka tampak Arthur masuk lalu duduk di hadapan Kevin "aku tahu kau sudah lama ingin berbicara denganku tentang persoalan yang terjadi di kota D coba kau ceritakan apa yang sebenarnya terjadi sampai Ruben menikah dengan neni dan di mana James apakah dia sudah di bebaskan dan bagaimana dengan paman dan bibiku apakah mereka baik-baik saja." tanya Arthur


"Maaf tuan aku juga tidak tahu pasti apa yang terjadi saat Tuan Ruben menikah dengan nona Neni dan di mana mereka bertemu dan sampai saat ini aku belum mendengar kabar tentang keberadaan Tuan James, tapi aku pernah mendengar kabar bahwa sebelum pernikahan Tuan Ruben dan nona Neni di kediaman kedua orang tua sempat terjadi perampokan tapi anehnya tak ada barang yang dirampok dan semua perampok itu lolos begitu saja, setelah hari pernikahan itu tak pernah ke perusahaan lagi semuanya diambil alih oleh Tuan Ruben dan karena anda tidak berada di perusahaan selama beberapa hari membuat para pemegang saham ribut sehingga mereka mengganti tuan dengan Ruben apalagi saham milik Tuan Ruben digabung dengan nona Neni dan paman anda saham tersebut setelah hampir setara dengan saham Tuan, tapi yang membuat aku kesal padanya adalah dia sangat sombong dan suka menindasku bahkan sering menghinaku kalau bukan demi Anda aku sudah lama pergi dari perusahaan tapi mengingat anda berkata aku harus tetap berada di perusahaan akhirnya aku pun bertahan hingga hari dimana ada menghubungiku membuat hidupku terasa indah semua beban yang aku pikul terasa lepas dari pundakku." ucap kevin


"Sungguh aneh apakah Neni tidak pernah kembali untuk melihat kedua orang tuanya setelah pernikahan itu, bukankah seharusnya neni bersama Ruben datang ke kediaman kedua orang tua Neni." ucap Arthur


"Aku pikir Nona neni tak pernah keluar dari kediaman tuan Ruben semenjak mereka menikah dan aku mendengar dari Yesus yang sangat tidak enak di perusahaan setelah Ruben menganggap hanya sebagai pembantu aku pun selalu duduk di tempat sunyi di sana aku pernah mendengar beberapa orang berkata bahwa nona ini tidak diperbolehkan keluar sama sekali dari kediaman tersebut jika dia melakukannya Dia akan di hukum tapi aku tidak tau hukum seperti apa ." ucap Kevin


"Tampak Arthur menghembuskan nafasnya kasar walaupun ini karena tak menyukaiku tapi mereka tetap keluargaku." ucap Arthur, "jadi tuan Apa yang akan Anda lakukan kapan anda akan kembali ke perusahaan biar bagaimanapun posisi anda sebagai pemegang saham terbesar di perusahaan tersebut para pemegang saham tidak bisa langsung memecat Anda begitu saja masih bisa kembali posisi anda dengan cara yang mudah." ucap Kevin


"Tuan benar sepertinya Tuan Ruben itu sangat licik dan juga tidak perasaan baiklah Tuhan aku akan kembali ke apartemenku untuk memeriksa beberapa pekerjaan perusahaan yang sempat aku tinggalkan." ucap Kevin, lalu keluar dari ruangan kerja Arthur sementara Arthur masih berada di dalam ruang kerjanya melihat beberapa informasi dari ponselnya


Sementara itu di sebuah apartemen tampak anna sedang memeriksa beberapa kabar yang ada tentang Billy dan Arthur tiba-tiba terdengar suara ketukan dari pintu depan anna tersenyum lalu merapikan penampilannya, lalu keluar dari kamar kemudian membuka pintu depan apartemennya tampak seorang pria setengah baya sedang tersenyum penuh gairah ke arahnya dengan lembut Maya pun langsung menarik pria itu masuk ke dalam apartemennya "akhirnya Tuan datang juga aku sudah menunggu." tuan ucap Maya


"Oh sayang bagaimana pria itu tidak akan tergila-gila padamu melihat kecantikanmu dan penampilanmu seperti ini aku yakin pasti semua pria akan jatuh ke dalam pelukanmu aku ingin merasakan tubuh indah mu lagi untuk masalah itu kau jangan khawatir para bawahan sudah siap untuk melakukannya saat kita melakukan penyatuan maka mereka juga akan melakukan pembunuhan kepada wanita sialan itu yang sudah mencoba membunuhmu." ucap Tuan Tian, anna tampak tersenyum sumringah lalu mereka berdua masuk ke dalam kamar


Sementara itu di sebuah Mall tampak Billy sedang berjalan-jalan dengan istrinya, tanpa keduanya saling berpegangan tangan dan berjalan dengan senyuman yang mengembang di wajah keduanya sepertinya Billy sudah jatuh cinta dengan sang istri mungkin ini yang dinamakan cinta setelah pernikahan "sayang aku sangat lapar sebaiknya kita makan terlebih dahulu sebelum kembali ke rumah." ucap istri Billy


"Baiklah sayang bagaimana kalau kita makan bebek panggang saja sepertinya sangat enak makan bebek panggang hari ini." ucap Billy.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya