
Arthur dan Sofia membuka kamar malika tampak adegan di mana kevin yang sudah di amankan oleh Malika hanya dengan satu gerakan dan tak bisa bergerak, "apa yang kalian lakukan." ucap Sofia membuat Malik langsung melepaskan tangannya yang tadi mengunci tangan Kevin ke belakang, Kevin yang sudah terbebas langsung berlari ke arah Arthur
"Apa kalian mengenal pria ini dia berada di dalam kamar Malika." ucap Kevin, pintu kamar Malika yang tadinya terbuka karena kedatangan Sofia dan Arthur kemudian di tutup kembali oleh Sofia, "sebaiknya kita duduk bersama terlebih dahulu." ucap Sofia lalu menarik Arthur ke sofa di ikuti Kevin dan Malik, kini keempatnya sudah dudu bersama saling berhadapan, dengan wajah Malik yang terlihat santai sementara Kevin terluka dan marah sementara Sofia dan Arthur hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar
"Kevin sebenarnya pria yang ada di hadapanmu ini adalah melika." ucap Sofia to the point mendengar hal tersebut Kevin langsung menatap ke arah Malik sesaat kemudian Kevin langsung tak sadarkan diri karena sangat syok dengan apa yang dia dengar bagaimana tidak dia sudah terlanjur jatuh cinta bahkan Dia pernah mencium baju dalam yang dipakai Malika tanpa sengaja yang dia temukan tak jauh dari kamar Malika dan bahkan dia sempat dicium oleh Malika membuat Kevin sangat syok apalagi dia sudah mengatakan kepada ibunya bahwa dia sudah memiliki wanita yang dia cintai bahkan dia sudah menyuruh dukun yang biasa ibunya pergi untuk memantrai Malika agar menyukainya apalagi dia sudah terlanjur memasukkan air yang di bawa tadi ke dalam air minun milik Malika tinggal di dalam kamar mandi dia belum menuangkan air tersebut
Malik yang melihat Kevin pingsan sontak melirik Kevin dengan tatapan yang sulit diartikan astaga pria ini mendengar kabar begitu saja dia langsung pingsan padahal aku hanya menciumnya sekali bagaimana jika aku memperkosanya dan mengatakan bahwa aku adalah seorang pria bisa-bisa dia bunuh diri dasar laki-laki memang sangat rapuh mentalnya ternyata mental kerupuk ." ucap Malik
"Kau juga seorang pria siapa juga yang tidak akan pingsan setelah mengetahui pujaan hatinya yang selama ini dia kira adalah seorang wanita ternyata seorang pria apalagi kau tidak mengetahui bagaimana perjuangan untuk bisa mendapatkan mu." ucap Sofia, "kan kemarin aku sudah mengatakannya padanya dengan sangat jelas bahwa aku tak berminat padanya tapi entah otaknya itu terbuat dari apa." ucap Malika lalu bangkit hendak meminum air yang ada di atas meja saat air hampir di teguk oleh Malika "jangan atau kau akan jatuh cinta pada Kevin." teriak Arthur membuat semua orang terkejut termasuk Sofia sementara Malika langsung menyemburkan air yang sudah masuk ke mulutnya, sontak Malika menjauh dari air tersebut
"Oh astaga jangan katakan pria itu sakit mental sudah pergi ke dukun untuk mantra-mantrai diriku yang baik dan rajin ibadah ini, kenapa banyak sekali pria yang sakit mental yang aku temui." ucap Malika tak habis pikir dengan apa yang terjadi, sementara Sofia Menatap Bingung pada Arthur karena mengetahui hal tersebut tidak mungkin kan Kevin melapor dulu sebelum dia melakukan hal tersebut menyadari tatapan sang istri Kevin langsung menunjuk sebuah botol tak jauh dari mereka melihat hal tersebut Sofia langsung menepuk jidatnya sendiri karena tak habis pikir dengan ulah Kevin
Sementara Sofia mendengar perkataan suaminya hanya hanya tersenyum sambil mengangguk saja sementara Malik tanpa geleng-geleng kepala melihat atur yang cemburu padahal ini kan kediamannya Mana berani dirinya melakukan sesuatu kepada Sofia belum saja melakukan apapun baru berniat saja Dia pasti sudah mati terlebih dahulu, "Malik aku ingin berbicara padamu kau harus segera mendesak Ruben agar dia mau menceraikan Neni aku takut jika makin lama berada di kediaman Ruben maka kesehatan mental dan fisiknya akan semakin memburuk aku mendengar kabar bahwa dia sedang sakit kau pura-pura lah menghubungi dan katakan padanya bahwa kau ingin melihatnya." ucap Sofia
Malik yang baru saja duduk langsung menatap Sofia "tapi bagaimana jika Ruben curiga karena aku mendesak seperti itu bagaimana jika kita atur dulu pertengkaran ku dengan Arthur yang disebabkan seseorang dan hal itu dilihat oleh Ruben dengan begitu aku yakin Ruben pasti akan merasa yakin bahwa pernikahanku dengan Arthur sedang tidak baik-baik saja apalagi kita tidak bisa lagi mengharapkan Kevin yang akan menjadi lawan dari Ruben karena pria itu memiliki penyakit mental bagaimana bisa dia menyuruh seorang dukun untuk membuat air agar aku tertarik dengannya." ucap Malik
Tampak Sofia memikirkan sebuah ide "baiklah sebentar malam aku akan berada di hotel bersama Arthur dan kau cobalah untuk meminta tolong pada Ruben untuk mengantarmu ke hotel tersebut karena kau curiga bahwa Arthur sedang berselingkuh dengan seorang wanita aku akan pura-pura menjadi selingkuhan Arthur di dalam kamar hotel tapi ingat adegannya kau hanya boleh melihatnya dari depan pintu setelah itu kau berlari dan menarik Ruben bersamamu sementara Arthur dan aku akan pura-pura keluar di kamar tapi hanya sesaat kemudian aku langsung masuk sementara Arthur akan pura-pura mengejar mu tenang saja semua staf hotel aku sudah atur jadi mereka akan pura bergosip tentang Arthur yang sering bersama wanita ingat kau harus menangis seperti wanita frustasi karena mendapatkan suamimu telah berselingkuh dan bawah Ruben menjauh dari hotel tersebut setelah dia memukul Arthur aku yakin Ruben pasti akan menjadi pahlawan kesiangan untukmu dan setelah hal itu terjadi kau bisa membuat Ruben yakin apalagi kau menelepon pengacara di hodapa Ruben dengan lantang berkata bahwa kau akan menceraikan Arthur aku yakin Ruben akan sangat bahagia." ucap Sofi
"Dengan begitu aku yakin Ruben akan 100% masuk ke dalam jebakanku dia pasti akan melakukan apapun yang aku inginkan termasuk menceraikan Neni." ucap Malik, "kau benar baiklah aku harus keluar sebelum Arthur kembali lagi untuk mengecek diriku kau tahu suamiku itu entah apa yang dia pikirkan." ucap Sofia, "itu karena dia sangat mencintai ketua sehingga dia merasa cemburu walaupun ketua hanya berbicara beberapa menit dengan seorang pria yang jelas-jelas dia tahu pria itu adalah bawahan ketua." ucap Malik sambil tersenyum.
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya