My Wife My Hero

My Wife My Hero
70.oprasi



Tampak Arthur yang berada di ruang operasi sementara keluarga Arthur yang mendengar hal tersebut langsung datang ke rumah sakit tampak Ibu Arthur sangat sedih melihat keadaan putranya sangat mengenaskan, setelah melakukan operasi selama 5 jam atur pun dibawa ke ruang IGD untuk dilihat kondisi kestabilannya setelah pasca operasi selama satu malam


Tampak di kediaman Smit, sila dan Edi yang tampak gelisah menunggu kedatangan Smith dari rumah sakit setelah mendapatkan telepon dari ibunya bawa adiknya kecelakaan membuat smit langsung pergi ke rumah sakit tak sempat mengajak sila, "Aku harap dia tak terselamatkan." ucap sila, itulah aku harapkan." ucap Edi tak berselang lama mid kembali tanpa sila langsung menyambut kedatangan dengan wajah sedih dan mata agak sempat seolah-olah dia habis menangis karena mendengar berita bahwa Arthur kecelakaan "sayang Bagaimana keadaan adikmu Aku harap dia baik-baik saja apa yang terjadi sehingga dia bisa kecelakaan." ucap sila pura-pura bertanya


"Entahlah belum ada kabar yang pasti tapi operasinya berjalan dengan baik Aku harap Arthur akan baik-baik saja kau tak perlu khawatir sekarang aku sedang berada di IGD untuk satu malam setelah itu dia akan dibawa ke ruang perawatan besok." ucap Smit


"Benarkah sayang aku harap kau jangan terlalu memikirkan tentang adikmu ingat kau sekarang yang menggantikannya di perusahaan jadi kau harus bisa membagi waktumu." ucap Sila


Smit menghembuskan nafasnya kasar "terima kasih sayang sudah mengingatkanku tapi sepertinya Ayah yang akan menggantikan atur untuk sementara waktu." ucap Smith, Mendengar hal tersebut membuat sila mengepalkan tangannya, "Kenapa ayah repot-repot mengurus perusahaan kan dia Sudah pensiun sebaiknya dia menyerahkan semua urusannya padamu Kau pasti bisa menjadi pemimpin perusahaan yang baik." ucap sila


"Sudahlah Sayang aku tidak ingin membahas masalah ke perusahaan aku masih mengkhawatirkan adikku aku akan membersihkan tubuhku lalu kembali ke rumah sakit, apakah kau ingin ikut denganku, mana ada kedua orang tuaku lagi pula selama ini kau belum bertemu dengan kedua orang tuaku."tanya Smit


"tidak sayang aku akan menjenguk Arthur besok saja aku merasa lelah, ku yakin kedua orang tuamu juga pasti lelah aku akan bertemu mereka besok saja." ucap sila, "Baiklah terserah kau saja aku ke kamar dulu ucap lalu melangkah masuk ke dalam kamarnya disusul oleh sila di belakangnya


pagi menjelang tampak Arthur yang baru sadar melihat kondisi Arthur yang sudah sadar membuat dokter menyuruh perawat untuk membawa Arthur ke ruang perawatan kini Arthur sudah berada di ruang perawatan Tapi saat dokter memeriksa tampak tubuh Arthur tidak bereaksi membuat dokter curiga bahwa Arthur lumpuh tapi dokter akan memeriksa hal tersebut, tempat mengatakan hal tersebut kepada kakek dan kedua orang tua Arthur tentang kecurigaannya akan kondisi Arthur


Sementara itu di rumah sakit tanpa kedua orang tua Arthur berbincang dengan kakek Arthur, "jika memang kondisinya parah aku akan membawanya ke sebuah pulau agar dia melakukan perawatan di sana jauh dari kota." ucap sang kakek


"Tapi ayah itu kan hanya perkiraan dokter kita belum tahu apakah memang kondisi Arthur separah itu sampai kemungkinan besar dia akan lumpuh." ucap ayah Arthur, mengatakan jika keadaannya buruk tapi jika dia baik-baik saja itu saja di masalah Aku takutnya dia menjadi orang yang berbeda saat tau kondisinya


Tampak Smit yang datang bersama dengan sila ke ruang perawatan tampak Ibu Smith melihat villa dengan tatapan yang sulit diartikan membuat sila sedikit grogi , Ibu kenalkan ini istriku sila ucap mengambil tangan Ibu Smith lalu menciumnya Ibu Smit hanya tersenyum biasa saja begitupun sang ayah sementara sang kakek terlihat cuek


"Ayah Bagaimana keadaan Arthur Apakah dia baik-baik saja aku harap dia segera sembuh." ucap Smith, "untuk sementara adikmu akan dibawa oleh kakek untuk melakukan terapi jadi untuk sementara Ayah yang akan menggantikan Arthur di perusahaan." ucap Ayah Arthur


"Baiklah Ayah aku mengerti kapan Arthur akan dibawa oleh kakek." tanya Smit, secepatnya jika dokter sudah menyetujui hal tersebut maka langsung membawa adikmu, sementara Arthur yang melihat ke arah sila dengan tatapan permusuhan membuat sang ibu mempunyai firasat berbeda dengan menantunya itu tapi dia tak ingin gegabah mengambil keputusan


Setelah 3 hari dirawat akhirnya Arthur di bawah oleh sang kakek ke sebuah pulau yang hanya memiliki beberapa penduduk yang bekerja untuk sang kakek karena pulau tersebut adalah pulau pribadi, atur yang berada di sebuah kamar sedang melihat keluar jendela Kini dia sudah bisa menggunakan kursi roda untuk membantunya berjalan setelah dokter diagnosa bahwa dirinya lumpuh benar saja apa yang dikatakan oleh Kakak Arthur perlahan-lahan perubahan sifat Arthur sangat jelas dia mudah marah dan tersinggung bahkan dia tak menyukai orang-orang yang ada di sekitarnya hanya pengasuhnya saat dia kecil dan beberapa bawahannya yang dekat dengannya yang bisa ada di dekatnya, atur tak pernah berbicara sepatah kata pun setelah kejadian tersebut membuat sang kakek lebih khawatir lagi padanya apalagi Arthur tak ingin melakukan terapi jika tidak dipaksa oleh kakeknya


sang pengasuh yang sudah tua merasa kesulitan untuk menjaga Arthur sendiri sehingga dia menyarankan agar kakek mencari seseorang untuk membantunya, tapi kakek Arthur memiliki ide lain dia ingin mencari seorang wanita untuk menikah dengan Arthur agar dia bisa menjaganya seumur hidup


Sementara itu di dunia bawah tanah tampak Sofia yang sedang berbicara dengan seseorang melalui sambungan telepon jadi ketua dragon berada di alamat yang kau sebutkan tadi Apa kau yakin ucap Sofia sang penelepon langsung mengiyakan Sofia langsung menutup panggilan telepon tersebut dan keluar dari kediaman miliknya lalu menggunakan motor untuk menuju tempat tersebut tampak Sofia melaju dengan kecepatan tinggi menuju tempat yang dikatakan oleh pria yang tadi menelepon tampak jalanan tersebut sangat terjal dan sempit membuat Sofia sedikit berhati-hati apalagi ternyata tempat tersebut sangat tersembunyi, tampak Sofia yang memasuki sebuah hutan di ujung hutan dekat sebuah sungai tampak sebuah rumah gubuk dan seorang pria sedang menanam sesuatu di dekat rumah tersebut Sofia langsung turun dari motor lalu berjalan mendekati pria tersebut


"Selamat siang tuan bolehkah aku meminta air." tanya Sofia, pria yang membelakangi Sofia langsung berbalik dan melihat ke arah Sofia dengan teliti, "sepertinya nona datang ke sini bukan untuk meminta air ataupun tersesat apa sebenarnya tujuan Nona ke sini." ucap pria paruh baya tersebut


"Tuan orang yang sangat pandai menilai orang aku sangat terkesan bolehkah aku berbincang-bincang sedikit dengan Tuan aku ingin mengatakan sesuatu yang penting." ucap Sofia, pria tersebut berbalik lalu kembali menoleh ke arah Sofia, masuklah ke dalam gubukku kita bicara di dalam ucap pria paruh baya tersebut.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya