My Wife My Hero

My Wife My Hero
325.lembut dan manis



"Ada apa sayang kenapa kau diam saja apakah ada sesuatu." tanya Malika, "tidak sayang hanya aku merasa bahwa mungkin takdir memang sudah mempertemukan kita dengan cara seperti ini walaupun kita bertemu di saat kita telah memiliki pasangan masing-masing tapi mungkin pasangan kita hanya sekedar batu loncatan agar kita bisa bertemu dengan orang yang tepat." ucap Ruben


"Aku juga berpikir hal yang sama sayang dulu saat aku bertemu dengan Arthur Dia seorang pria yang sangat mempesona dan baik tanpa kusadari aku jatuh cinta padanya karena kebaikannya tapi setelah menikah dia tampak berbeda Dia jarang memperhatikan diriku dan dia terlalu sibuk di perusahaan apalagi kakakku sangat mendukungnya ucap Malika bohong


"Benarkah sayang jika kau bersamaku aku pasti akan memberikanmu semua perhatian yang aku punya masalah perusahaan bagiku tak sebanding dengan dirimu ucapkan terus mendekati arah Mereka ingin mengecup bibir baliknya tapi Malika berusaha menghindar dari kecupan tersebut membuat tubuh Malika jatuh ke kursi samping membuat Ruben dengan mudah naik ke atas tubuh balikan membuat balikan sedikit panik apa apa yang kau lakukan kita berbicara seperti tadi saja." ucap malika "sayang aku sudah tidak sabar untuk mencicipi bibir tipis mu itu." ucap Ruben berusaha untuk mengecup Malika tapi Malika terus berusaha untuk menghindar tapi tiba-tiba sebuah pukulan mendarat tepat di wajah Ruben membuat Ruben langsung jatuh ke samping tanpa Kevin dengan wajah emosi melihat ke arah Apa yang Anda lakukan apa itunya baik-baik saja tanya Kevin lalu membantu Malika untuk bangun tampak kembalikan dengan wajah sendiri hanya mengganggu lalu menutup wajahnya dengan Kedua tangganya tolong Kevin bawa aku keluar dari tempat ini aku ucap Malika pura-pura terpukul sementara itu ini yang barusan tiba langsung masuk ke dalam rumah saat melihat apa yang terjadi ini tampak terdiam Dia sangat menyesal karena sudah terlambat datang tanpa Kevin langsung merangkul Malika yang sedang menangis dan membawanya ke dalam mobil


Sementara Ruben tampak memukul kursi karena merasa bersalah terlalu terbawa suasana sehingga merusak rencananya, Ruben menghapus darah yang keluar dari sudut bibirnya akibat pukulan Kevin, "sial kali ini aku gagal tapi aku yakin pasti mereka akan sangat benci padaku aku harus mencari cara agar bisa minta maaf padanya dan dia bisa memaafkanku, dan aku akan minta maaf pada Arthur dan mengatakan bahwa aku tidak sengaja tersandung lalu jatuh tepat di tubuh istrinya aku yakin Malika pun tak akan merahasiakan apa yang sudah terjadi, sedangkan untuk asisten itu aku akan memberinya pelajaran Nanti." pikir Ruben dalam hati Ruben lalu bangkit hendak ke kamar tapi saat dia berjalan dia melihat sang istri yang sudah berada di ruangan tersebut tampak perubahan melihatnya sekilas langsung melanjutkan langkahnya ke kamar Neni dengan cepat mengejar, tampak nenek menarik baju Ruben membuat Ruben menghentikan langkahnya


"Apa yang kau lakukan pada istri sepupuku bisa-bisanya kau melakukan itu padanya." ucap Neni, "diam kau wanita sialan berani-beraninya aku menentangku mengapa kau sudah pulang saya harusnya kau tidak usah kembali kemari tetap tinggal di kediaman ibumu Jangan pernah mengatakan hal apapun lagi kau di sini hanya istri dalam kertas." ucap Ruben langsung menampar Neni


"aku sudah mengorbankan segalanya untukmu dan sekarang kau ingin menghancurkan pernikahan sepupuku Apa kau sudah gila masih banyak perempuan di luar sana yang bisa kau ambil menjadi pemuas nafsu mu kenapa kau harus melakukan itu kepada istri sepupuku." ucap Neni


"Kau benar-benar ingin melawanku sepertinya kau ingin merasakan hukumanku lagi." ucap Ruben lalu menarik paksa Neni menuju kamar setelah berada di kamar tampak Ruben langsung mengikat Neni di posisi seperti biasa lalu mengambil cambuk yang biasa digunakan untuk menyiksa Neni


Sementara itu di dalam mobil tampak Malika pura-pura menghapus air matanya yang terlihat sangat sedih dan terpukul "syukurlah kau datang menyelamatkanku tepat waktu Kalau tidak aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku mungkin saja saat ini aku sudah." ucap Malika tak meneruskan kalimatnya tapi menagsi


"Ayo keluar katanya mau sesuatu yang lembut dan manis kebetulan dekat sini ada toko permen kapas." ucap Kevin dengan senyuman lugunya, "Kevin kau pikir aku anak balita, maksud yang lembut dan hangat itu es krim." ucap Malika, oh maafkan aku, aku pikir kau mau permen kapas baiklah aku juga tau tempat itu." ucap Kevin langsung tersenyum kemudian menutup kembali pintu mobil dan melajukan kendaraannya


"sementara itu tampak Arthur yang ada di perusahaan tampak bingung dengan kelakuan Kevin yang pergi begitu saja tanpa mengatakan apapun padanya aku yakin dia pasti pergi ke rumah Ruben dasar asisten tidak punya kredibilitas." ucap Arthur lalu meneruskan pekerjaannya


sementara itu di tempat lain tampak ana sedang berada di sebuah kamar hotel bersama seorang pria separuh baya, "sayang aku sangat puas dengan pelayanan mu, aku ingin kau menjadi salah seorang istri ku." ucap pria paruh baya tersebut


Anna berpikir sejenak jika menolak rencananya untuk menghancurkan Stuart pasti gagal tapi jika dia menerima pria tua ini dia tak akan bebas bersama pria lain apalagi dia masih membutuhkan pria lain untuk melakukan tugas kotornya "apa tuan yakin akan menjadikan aku istri tuan yang terakhir sekarang saja tuan memiliki 6 orang istri kalau di tambah diriku kan jadi 7 apa tuan yakin bisa adil dan menyayangi ku aku tak ingin seperti istri tuan yang tak mendapatkan kasih sayang dan perhatian." ucap Anna


"Kenapa apa kau tak percaya padaku aku adalah pria yang bertanggung jawab buktinya semua istri ku tercukupi kebutuhannya dan mereka pun sangat rukun satu dengan yang lain aku sangat adil dalam memberikan kasih sayang pada semuanya, apalagi padamu kau jangan khawatir aku akan membangun kan rumah yang mewah serta semau keinginan mu akan aku penuhi." ucap pria tersebut


Bukanya aku tak percaya padamu hanya saja bisakah kau berjanji bahwa aku akan menjadi istri mu yang terakhir karena aku tak ingin menjadi wanita terabaikan kau tau kan Sebelu dirimu banyak pria yang telah mengatakan ingin menjadikan aku istrinya." ucap Anna.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya