
Melihat hal tersebut Kikan langsung menatap ke arah menantunya dia bingung kenapa setiap menantunya selalu ingin tinggal bersamanya daripada harus tinggal bersama suaminya tidak Anisa tidak Emily sama saja "sayang katakan pada ibu sebenarnya ada apa ibu pasti akan menyelesaikan semua masalahnya apakah kau ditekan oleh Samuel apakah dia menindas mu katakan pada ibu, ibu akan membuatnya patuh padamu." ucap kikan
"Tidak ibu aku hanya merindukan ibu saja." ucap Emily tak ingin sampai suaminya terkena hukuman, Samuel tersenyum lega saat mengetahui istrinya tak memberitahukan apa yang dilakukan selama mereka berbulan madu, "benar ibu Emily hanya merindukan ibu saja aku tak melakukan apapun padanya bahkan aku sangat menyayanginya dan melakukan semua apa yang diinginkan." ucap Samuel
"Baiklah sekarang pergilah istirahat besok baru kalian kembali ke apartemen ucap Kikan lalu bangkit disusul oleh Stuart di belakangnya, nampak email menghembuskan nafasnya kasar saat melihat ke arah Samuel yang tersenyum penuh arti kepadanya sayang ayo kita istirahat di kamar ucap Samuel sambil menarik tangannya emeli masuk ke dalam kamarnya sementara Emeli tampak pasrah
Samuel yang sudah berada di kamarnya bersama Emily tampak langsung memeluk sang istri "istriku ternyata sangat pintar sayang kau tau kan aku sangat mencintaimu jadi aku akan memenuhi semua keinginanmu asalkan kau jangan mengatakan apapun pada ibu dan mengikuti semua keinginanku agar kita segera pindah ke rumah baru kita." rayu Samuel kepada sang istri, nampak Emily menatap dengan curiga kepada sang suami biasanya suaminya jika berbicara seperti ini pasti ada sesuatu yang ingin dia lakukan dan itu pasti akan membuatnya kesal
"Apakah kakak yakin memenuhi semua keinginanku karena aku tidak yakin Kakak akan melakukan apa yang aku inginkan seperti yang kakak katakan karena kakak kadang memiliki pemikiran yang licik." ucap emeli
"Astaga sayang tidak mungkin aku melakukan ide licik padamu aku ini adalah suamimu aku tidak akan pernah membuatmu rugi sayang percayalah padaku tapi aku akan memenuhi semua keinginanmu setelah kita pindah ke rumah baru." ucap Samuel padahal dalam hatinya Dia sedang memikirkan ide licik untuk istrinya
Sementara itu di dalam kamar kikan dan Stuart tanpa keduanya sedang duduk di teras kamar yang duduk di hadapannya "sayang Apa kau tidak merasa aneh kedua menantumu selalu ingin tinggal denganku entah apa yang dilakukan oleh Steven dan Samuel membuat istrinya sepertinya sedikit takut kepada mereka." tanya kikan
"Namanya pengantin baru sayang mungkin saja Emily sedang ingin bersamamu karena dia merindukan ibunya lagi pulang Mereka kan baru saja menikah." ucap Stuart , "benar juga sayang tapi aku dulu pengantin baru tapi tidak seperti Anisa dan Emeli aku biasa saja Apa karena dulu aku tinggal dengan ibu dan dulu aku sempat, hingga anak kita lahir sehingga aku tak begitu merasakan apa yang dirasakan oleh Emeli dan Anisa." ucap Kikan dalam hatinya Stuart sangat setuju karena dia selalu mengambil kesempatan dalam kesempitan pada istrinya saat dulu istrinya masih koma dan pada saat istrinya hilang ingatan apalagi tubuh istrinya memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat sehingga dia tidak mudah kelelahan atau capek jika bermain dengannya beda dengan Anisa dan emeli
Sementara itu Sofia yang berada di rumah sakit tampak sedang sibuk menangani pasiennya sementara itu dokter Aris sejak Dia tiba di rumah sakit sampai saat ini belum pernah sekalipun dia menyapa Sofia seolah-olah ada sesuatu yang sangat mengerikan yang akan terjadi bila dia menyapa Sofia sehingga rekan-rekan sesama dokter merasa bingung karena biasanya dokter Aris selalu mencari kesempatan untuk berdekatan dengan Sofia
Aris yang sedang duduk dengan beberapa rekannya "bagaimana keadaan saat ini Aris apakah kau baik-baik saja aku heran padamu Kenapa akhir-akhir ini kau tak pernah lagi mencari kesempatan untuk bertemu dengan Sofia." tanya seorang dokter pria teman dokter Aris
"Benarkah kami tidak tahu ternyata kau sudah dijodohkan pantas saja beberapa minggu ini kau tak pernah lagi terlihat bersama Sofia." ucap rekan kerja Aris
"Iya aku memang menerima perjodohan tersebut karena aku sudah lelah sendiri dan sepertinya pilihan orang tuaku cukup baik sehingga aku setuju." ucap dokter Aris
"Kapan kau akan bertunangan jangan lupa kau undang kami di hari pertunanganmu agar kami bisa melihat wajah calon istrimu kami sangat penasaran karena kau dengan mudah melupakan Sofia dan menerima tunanganmu tersebut pasti wanita itu tak kalah cantik dengan Sofia ." ucap rekan kerja dokter Aris
"Entahlah aku juga tidak tahu kapan acara pertulangan akan dilaksanakan semua itu tergantung pihak wanita aku hanya mengikut saja." ucap dokter Aris, tampak teman-teman dokter Aris hanya mengangguk mengerti
Di kediaman Arthur tampak kakek Arthur yang sudah menunggu Arthur tampak mobil milik Arthur sudah terparkir sempurna di pekarangan kediamannya Arthur langsung keluar dan berjalan masuk ke dalam rumah tampak sang kakek yang sudah duduk menantinya di ruang tamu ada sedikit rasa malu dan tak enak hati kepada Arthur setelah dia mengetahui siapa Jon dan ana sebenarnya, "kakek tahu kau kesal melihat kakek tapi kakek juga tidak tahu apa-apa baiklah mulai saat ini kakak tidak akan mencampuri urusan pribadimu Kakek akan kembali ke pulau untuk berdiam diri di sana sementara waktu." ucap kakek Arthur
"Aku tidak marah pada kakek hanya aku berharap kakek lebih berhati-hati saat percaya pada seseorang aku tak mengkhawatirkan diriku tapi aku mengkhawatirkan kakek jika sampai mereka merampok kakek dan membunuh kakek apa yang akan Kakek lakukan." ucap Arthur, kakek tahu mulai sekarang kakak akan berhati-hati kepada orang yang dekat dengan Kakek." ucap kakek Arthur
Setelah beberapa hari di kantor polisi akhirnya anna di bebaskan dengan jaminan seorang pengacara tentu saja dengan bayaran yang tidak sedikit sehingga menguras semua isi tabungan anna, anna hanya berharap kartu yang diberikan oleh Billy masih aktif sehingga dia bisa menginap di sebuah hotel untuk sementara waktu hingga dia bisa menemui Billy agar bisa tinggal di apartemen milik Billy
Sementara itu Santos yang berusaha menghubungi ayah ana tak mendapatkan kabar apapun setelah para bawahannya mencari tahu ternyata John sudah ditangkap polisi membuat Santo sangat kesal tapi bawahannya lalu berbisik bahwa putrinya ana dibebaskan Santos langsung tersenyum miring sambil menatap penuh arti bawahannya yang tadi memberikan informasi .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya