
Tampak wanita tersebut masuk ke dalam perusahaan begitu sampai di lobi perusahaan dengan tubuh tinggi semampai dan wajah cantik membuta beberapa pria tampak tak berkedip melihatnya,tampak wanita tersebut langsung mendatangi resepsionis, "selamat pagi." ucap wanita tersebut
"Selamat pagi Nona apakah ada yang bisa kami bantu." ucap resepsionis tersebut "terimakasih Nona maaf nona aku ingin bertemu dengan tuan Kevin." ucap wanita tersebut, "baiklah nona apakah anda sudah membuat janji dengan tuan Kevin sebelumnya ." tanya resepsionis
"Balum nona aku hanya di suruh mengantarkan berkas untuknya bisakah anda menghubungi tuan Kevin agar aku bisa bertemu dengannya ." ucap wanita tersebut sambil tersenyum, baiklah nona tunggu sebentar kami akan menghubungi sekretaris tuan Kevin terlebih dahulu tap terlebih biasakan Nona memberitahukan nama dan tujuan nona bertemu tuan Kevin agar alami bisa mengisinya di buku tamu." ucap pihak resepsionis, tampak wanita tersebut mulai mengisi buku tamu setelah selesai mengisi buku tersebut wanita tersebut tampak di arahkan duduk di sofa di mana biasa tamu menunggu
Sementara itu Kevin yang sedang berada di ruangannya tampak sedang memeriksa beberapa berkas tampak pintu ruangannya di ketuk dan sang sekertaris masuk "maaf tuan ada nona Tania yang ingin bertemu anda dia mengatakan ingin mengantarkan sebuah berkas." ucap sekertaris Kevin
Mendengar nama yang asing di telinganya membuat Kevin menautkan alisnya, "nona Tania dia dari perusahaan mana ya aku rasa aku belum mendengar nama itu apa kau tau ." tanya Kevin, aku juga belum mendengar nama nona Tania tuan tapi mungkin itu berkas yang penting dan mungkin dia hanya di perintahkan oleh seseorang yang bekerjasama dengan perusahaan kita." ucap sekertaris Kevin
"Baiklah suruh dia datang aku juga ingin bertanya tentang berkas yang ingin dia berikan padaku ." ucap Kevin, tampak sekertaris tersebut keluar dari ruangan kembali ke tempat duduknya dan langsung menghubungi kembali pihak resepsionis, sementara di lobby tampak wanita tersebut di panggil oleh resepsionis dan di arahkan menuju lift ke lantai palin atas gedung untuk pergi ke ruangan Kevin, tampak wanita tersebut mengikuti arahan dari sang resepsionis bergegas ke lift
Sementara Kevin yang melupakan sesuatu di mobilnya bergegas keluar dari ruangannya untuk mengambil barang tersebut tampak Kevin sedang terburu-buru langsung masuk ke lift yang dia pikir kosong tapi alangkah terkejutnya Kevin saat masuk akan masuk ke dalam lift tiba-tiba seorang perempuan keluar sontak saja mereka langsung bertabrakan dan jatuh dengan posisi Kevin di bawah dan wanita tersebut di atas tampak mata ke duanya saling menatap Kevin melihat mata indah tepat di hadapannya tak bisa mengalahkan pandangannya, sementara wanita itu cepat-cepat berdiri dan langsung pergi dari tempat tersebut berlari ke ruangan yang di arahkan respons tadi tampak sekertaris Kevin yang melihat wanita tersebut langsung mengarahkan wanita tersebut menunggu di dalam ruangan karena Kevin akan Kemabli di hanya pergi sebentar
Sementara kevin yang baru tersadar tampak tersenyum "akhirnya luka ini ada obatnya." ucap kevin tanpa pikir panjang lalu mulai menekan pintu lift menuju parkiran mobilnya, sementara itu wanita yang tadi bertabrakan dengan Kevin tampak merapikan tubuhnya setelah terjatuh tadi "siapa sih pria itu main masuk saja Untung saja aku tidak terluka semoga tuan Kevin segera kembali aku harus menyerahkan berkas ini dan kembali bekerja sejak tuan Malik melimpah semua pekerjaannya pada membuatku sangat sibuk bahkan hanya untuk perawatan di salon saja aku tak sempat ." ucap wanita tersebut sambil duduk menunggu tuan Kevin yang ingin dia temui
Sang sekertaris tiba-tiba masuk ke dalam ruangan "maaf tuan ini adalah nona Tania yang akan bertemu anda aku yang menyuruh nona Tania menunggu anda di ruangan anda seperti pesan anda sebelumnya." ucap sekertaris Kevin
Tania langsung menundukkan pandangannya saat melihat ke arah Kevin "oh ternyata pria ini yang bernama Kevin tapi kenapa tuan Malik mengatakan dia pria kuno aku pikir dia pria tua ." ucap Tania dalam hati
"Baiklah aku mengerti kau keluarlah terlebih dahulu aku akan memanggil dirimu jika ada sesuatu, dan anda adalah nona Tania yang ingin bertemu denganku ada apa anda ingin bertemu denganku." tanya Kevin jaga image
Tampak tani mengangkat wajahnya "maaf tuan saya di perintahkan tuan Malik mengantarkan berkas untuk anda berikan padanya." ucap Tania, Kevin yang awalnya terlihat biasa saja seketika ekspresi berubah datar dan tak bersahabat kini dia berpikir bahwa wanita di hadapannya sama saja dengan Malika wanita jadi-jadian membuat emosinya yang kurang stabil akibat patah hati membutanya semakin emosional ternyata batangan berkas apa ini katakan pada wanita jadi-jadian itu seperti dirimu aku yakin seluruh badanmu penuh kepalsuan." ucap Kevin sambil berjalan mendekati sekertaris Malik yang tampak ketakutan saat melihat ekspresi Kevin dia tak mengerti apa yang terjadi mengapa pria yang ada di hadapannya kelihatan sangat marah dan mengatakan bosnya adalah wanita jadi-jadian tampak wanita itu bangkit seakan-akan dia mencoba melindungi tubuhnya
"Tuan ada apa ini aku tidak mengerti apa ya g tuan bicarakan aku hanya di suruh mengantarkan berkas." ucap wanita tersebut yang terlihat sudah terpojok di dinding, kau tidak usah berakting seperti bosmu itu aku tau kalian selalu mengunakan wajah wanita untuk mengelabui seseorang aku yakin ini adalah palsu ucap Kevin lalu meremas buah melon milik sekertaris Malik membuta wanita itu sontak berteriak dan menampar Kevin Dengan keras membuta sekertaris Kevin di luar langsung bergegas masuk ke dalam ruangan Kevin tampak adegan tersebut terlihat jelas
"Tuan apa yang anda lakukan." ucap sekertaris Kevin, kau jangan khawatir dia seorang pria semua ini palsu ucap kevin merobek baju wanita yang ada di hadapannya tampak kedua melon wanita tersebut terlihat jelas di bungkus oleh bra berwarna merah sangat kontras dengan kulitnya, tampak sekertaris Kevin melotot melihat hal tersebut, "mungkin dia sudah mengoperasi benda yang di atas tapi tidak yang di bawah." ucap Kevin sambil mengangkat rok wanita tersebut yang tampak menahan baju bagian atas dan roknya agar Kevin tak bisa mengangkatnya tapi sepertinya sia-sia rok itu terangkat sempurna memperlihatkan dalamnya yang transparan terlihat jelas isi di dalamnya..
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya