
"Iya sayang tapi tolong sayang kau jangan ngidam untuk bertemu dengan ketua aku masih sedikit trauma bertemu dengan ketua saat dia memberiku bobok lumpuh saat pertama bertemu dengannya." ucap si tato
"Astaga sayang itu hanya keisengan saja dari ketua tidak akan menyakitimu kalau ketua mau kau bisa mati dalam satu menit aku sih tidak terlalu ngidam ingin bertemu ketua hanya saja aku kangen dengan ketua." ucap Lisa
Sementara itu Kevin dan Malika yang sedang berada di mobil dan bercakap-cakap oh iya Kevin bagaimana kau tahu tentang sesuatu yang manis-manis seperti permen kapas dan juga tempat es krim sepertinya kau pria yang terus bekerja keras dan juga pasti tak akan punya waktu hanya untuk sekedar pergi ke tempat-tempat seperti itu atau sebelumnya kau sudah pernah memiliki kekasih dan sering pergi tanya Malika yang sedikit penasaran dengan Kevin sepertinya Kevin sangat memahami seorang wanita
Kevin tampak cengengesan lalu melihat ke arah Malika "sebenarnya aku sangat dekat dengan ibuku jadi ketika ibuku sedang kesal biasanya aku akan mencarinya gula-gula kapas atau es krim dan dia akan sangat bahagia." ucap Kevin jujur
"Oh astaga kau ternyata anak ibu kau pasti pria yang sangat baik seandainya aku memiliki adik lagi aku pasti akan menikahkan mu dengannya tapi sayang adikku hanya 3 orang perempuan dan semuanya sudah memiliki pasangan." ucap Malika, , tampak Kevin merem mendadak mobilnya "jadi selama ini kau tak pernah menyukaiku, terus kenapa kau selalu memberikan aku lampu hijau saya akan akan kau juga menyukaiku Apa kau tahu bahwa aku sangat menyukaimu." ucap Kevin dengan wajah patah hati
Malika menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat ke arah Kevin dengan seksama aku tak menerimamu bukan karena apa tapi nanti kau akan tahu sendiri kenapa aku tak bisa bersamamu aku mohon jangan bersedih aku yakin masih banyak wanita cantik yang bersedia menjadi pasanganmu kau adalah pria tampan dan baik." ucap Malika jujur dia tidak ingin membuat Kevin lebih sakit hati dengan berharap kepadaNya karena sepertinya Kevin adalah pria tulus yang sangat baik dia tidak ingin membuat Kevin menjadi pria patah hati yang berkepanjangan jadi sebelum Kevin terlalu dalam menyukainya lebih baik dia mematahkan hati Kevin saat ini
Tampak Kevin sangat sedih mendengar ucapan Malika dengan cepat dia melajukan mobilnya menuju kediaman tampak mobil Kevin masuk ke pekarangan kediaman Arthur lalu berhenti tepat di depan kediaman milik Arthur kampak Malika menghembuskan nafasnya kasar melihat Kevin yang tak mengatakan sepatah kata apapun tapi saat dia akan keluar dari mobil selama janur kuning belum melengkung aku takkan pernah mundur terkecuali kau tak menyukai laki-laki." ucap kevin keras kepala
Malika menghembuskan nafasnya kasar anggap saja perkataanmu terakhir adalah sesuatu yang terjadi padaku jadi kau bisa mengerti kan ucap Malika lalu menutup pintu mobil dan berjalan masuk ke kediaman Arthur sementara Kevin dengan hati yang hancur karena menganggap Malika adalah wanita yang menyukai wanita atau bisa dibilang Malika adalah lesbi membuat Kevin sangat hancur Kevin langsung mengarahkan mobilnya menuju perusahaan dengan wajah sedih sementara itu di perusahaan tampak atur sedang menikmati mangga mudanya setelah sang sekretaris mengupas mangga tersebut dan menyajikan di atas mejanya "aduh kenapa ya mangga ini terasa lebih manis daripada mangga masak uh rasanya sangat lezat sekali." ucap Arthur
"Tuan Apa kau tidak merasa kasihan pada asisten mu yang tampan, baik, pengertian, rajin menabung, Soleha, maksudku soleh dan sangat berbakti kepada orang tua tapi harus patah hati seperti ini."ucap kevin, "kau jangan terlalu memikirkan rasa patah hatimu saat ini coba kau tanya saja dapat saja pada dukun ibumu siapa tahu dia punya resolusi untuk hal ini." ucap Arthur pasalnya Kevin sama seperti ibunya kadang percaya dengan dukun dan kadang tidak tergantung situasi saja
"Ah betul juga tuan Kenapa aku tidak bertanya tentang Malika pada dukun itu siapa tahu saja dia bisa memberiku air cinta agar malaikat bisa jatuh cinta padaku istilahnya cinta ditolak dukun bertindak, "makasih Tuan atas sarannya sepertinya patah hatiku sedikit tertunda hari ini aku akan kembali ke ruanganku untuk berbicara dengan ibuku." ucap Kevin lalu bangkit dan keluar dari ruangan Arthur dengan perasaan sedikit tenang
Sementara itu setelah kepergian Kevin tampak Arthur tertawa terbahak-bahak "aku yakin pasti sang dukun akan stres dan bingung bisa saja dia sampai gila karena akan memberikan ramuan cinta untuk Malika bagaimana bisa ramuan itu terkena pada Malika jika namanya saja dan jenis kelaminnya juga palsu." ucap Arthur
Sementara itu di tempat lain tampak Billy yang sedang menemani sang istri yang sedang beristirahat setelah kecelakaan terjadi istrinya harus beristirahat selama beberapa minggu di ranjang tampak pilih setia menemani istrinya sementara itu Billy terus memang top perkembangan penyelidikan polisi tentang orang yang telah mencelakai sang istri apalagi orang tersebut belum ditangkap karena mobil yang digunakan adalah mobil curian
Sementara itu Sofia yang sedang berada di ruang kerjanya tampak sedang menunggu kedatangan Malika kini Malika sudah berada tepat di hadapan Sofia "bagaimana apakah Ruben sudah masuk ke dalam perangkatmu." tanya Sofia, "sepertinya ketua tapi sepertinya Tuan Ruben juga bukan pria yang gampang untuk dijebak dengan sebuah janji aku yakin dia pasti mencari tahu tentang siapa aku dan juga aku harus menyiapkan segala sesuatunya tentang bukti-bukti palsu perusahaanku dan perceraianku karena aku berjanji padanya akan bercerai dengan Arthur dan datang kepadanya dan dia juga akan dan dia juga berjanji padaku akan segera menceraikan Neni, dan aku juga membawa nama Malik sebagai saudara kembar ku dalam hal ini karena aku membawa nama perusahaan M& M." ucap Malika
"Itu hal yang bagus bukankah M&M memang M&M adalah perusahaan milikmu sendiri tentang perceraian antara Arthur Dan dirimu aku sudah membuat surat tersebut sehingga kau bisa memperlihatkannya disaat Ruben akan menceraikan Neni sehingga dia yakin." ucap Sofia .
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya