My Wife My Hero

My Wife My Hero
196. kerjasama



"Tuan benar Tuan tak mungkin seberuntung itu sehingga bisa mendapatkan salah satu anggota keluarga huges yang terkenal kaya raya dan memiliki harta melimpah serta sangat terkenal di seluruh dunia." ucap Rendra


"tapi aku tetap bahagia karena aku mencintai istriku wanita secantik ataupun sekaya apapun aku tak menginginkannya aku hanya menginginkan istriku satu-satunya wanita yang ada di hidupku." ucap Arthur


"tapi aku masih bingung apa maksud dari perkataan Tuhan Samuel yang mengatakan begitulah adik perempuanku kalau marah dan hubungannya dengan mobil yang meledak sepertinya mereka sangat santai bila terjadi hal seperti itu apa mereka tak memikirkan keselamatan mereka." ucap Rendra


mungkin saja mereka yang meredakan mobil itu sendiri karena sudah bosan dengan mobil tersebut lagi pula kan tak ada yang terluka lagi pula semua barang-barang berharga milik kami Samuel yang berada dalam mobil tetap utuh dan dibawa oleh supirnya jadi mungkin mereka memang sengaja meledakkan mobil tersebut." ucap Arthur


"orang kaya raya memang berbeda ya mobil tak ingin dipakai langsung dihancurkan kenapa tidak di berikan saja kepada pelayan." ucap Rendra


"sudahlah berhenti memikirkan hal yang tidak-tidak sekarang kita sudah mendapatkan kontrak kerjasama dengan perusahaan besar seperti milik Tuan Samuel adalah sesuatu yang sangat membanggakan mendingan begini perusahaan kita akan semakin kuat." ucap Arthur


sementara itu Jeremy dan Neni yang mendengar tentang kerjasama antara perusahaan dan perusahaan milik Tuan Samuel, neni dan Jeremy tampak sangat terkejut tapi mereka juga tidak begitu heran setelah malam di mana mereka mengajak Arthur makan malam melihat Arthur pergi ke lantai paling atas di mana pemilik hotel tersebut berada dan ternyata pemilik hotel tersebut merupakan keluarga huges itu berarti Arthur pada malam itu bertemu dengan Tuan Samuel untuk membicarakan kerjasama pikir Jeremy dan Neni, tampak semua orang di perusahaan sangat gembira setelah Arthur berhasil mendapatkan kontrak kerjasama dengan perusahaan besar itu berarti perusahaan mereka akan semakin berkembang dan dikenal tampak semua pemegang saham dan direksi sangat senang mendengar berita tersebut mereka semakin percaya Arthur bisa membuat perusahaan semakin berkembang


sementara itu Samuel setelah pertemuan tersebut langsung kembali pulang ke kota A dengan mobil yang baru karena mobilnya yang kemarin sudah hancur tampak Samuel dan Abraham berada di dalam jet pribadi "Tuan apa pria tadi mempunyai hubungan dengan Nona Sofia." tanya Abraham


"sepertinya tidak aku juga berpikir hal sama denganmu saat pertama kali Sofia meminta tolong apalagi saat Sofia kembali mengancam ku untuk tak bertanya hal-hal aneh dan tadi saat pria tersebut mengatakan ada seseorang yang dia kenal mirip denganku tapi setelah aku mengetahui bahwa dia sudah menikah aku merasa lega itu berarti mungkin saja istrinya yang mengenal Sofia sehingga Sofia membantunya." ucap Samuel


"Benarkah aku tadi sempat memikirkan hal tersebut tapi sebenarnya aku ragu karena aku yakin ayah Stuart tak akan kecolongan apalagi ini mengenai Sofia." ucap Abraham, oleh Samuel dan Abraham sudah mendarat sempurna tampak senyuman di bibir Samuel karena akan bertemu dengan sang pujaan siapa lagi kalau bukan sementara itu Emeli di apartemen tampak sedang menyiapkan makan malam untuk Samuel setelah mengetahui Samuel akan segera tiba


Sementara itu Edi tampak terus mencari keberadaan kakek Arthur karena Edi yakin Kakek Arthur pasti saat ini sedang bersembunyi "sial di mana kakek tua itu aku harus segera menemukannya." ucap Edi, tampak Edi yang masuk ke mobil meninggalkan markas pamannya dia ingin memeriksa sesuatu


"iya terima kasih oh apa yang kau bawa itu." tanya Arthur, ini semua berkas-berkas dari keuangan yang harus kau periksa." ucap Neni, "baiklah letakkan saja aku akan memeriksanya sebentar lagi." ucap Arthur, nenek hanya tersenyum tipis lalu keluar dari ruangan tersebut dengan perasaan kecewa karena tampaknya Arthur tak menyambutnya dengan hangat


sementara itu di sebuah kediaman tanpa kakek Arthur penasaran dengan orang yang sudah menolongnya saat melihat pria tersebut tampak Kakek Arthur menautkan alisnya karena pria tersebut adalah pria yang ditolong Arthur beberapa bulan yang lalu, "maaf tuan apakah anda yang menolongku." tanya kakek Arthur saat pria tersebut baru saja tiba dan masuk ke dalam rumah


pria tersebut sedikit terkejut tapi kemudian dia tersenyum "benar aku yang menolong kakek aku ingat kakek juga pernah membantuku saat aku di lukai oleh beberapa orang cucu kakak yang bernama Arthur sudah menolongku dan membawaku, itulah saat aku tanpa sengaja menemukan kakek." ucap pria tersebut


"astaga sungguh aku tak menyangka bahwa cucuku menolong mu dulu ternyata membuahkan hasil saat ini kaulah yang menolongku saat aku hampir saja mati." ucap kakek Arthur, sementara edit tanpa kembali di tempat di mana kecelakaan yang menimpa detektif tersebut terjadi tapi setelah mencari sesuatu sebagai petunjuk Edi menemukan apapun


sementara Sofia tampak saat ini sedang berada di ruang kerjanya tanpa terlihat jelas wajah Sofia yang lega karena Samuel tak menemukan bukti apapun, tak berselang lama tampak indah mengetuk pintu dan langsung masuk ke ruangan "kakak Sofia apa kau tak mendengar gosip." tanya Dinda


Sofia menatap Dinda dengan bingung "gosip apa aku tak pernah mendengar apapun ucap Sofia, "kau tahu ada gosip yang baru saja aku dengar katanya dokter Aris sudah gila dan saat ini dia dirawat di kediamannya oleh ayahnya dan ibunya tak ada siapapun yang boleh melihatnya tapi kemarin salah seorang pelayan dokter Aris berbelanja di pasar dan tampa sengaja bertemu dengan pegawai di kantin dan pelayan tersebut bercerita mengenai keadaan dokter Aris." ucap Dinda menggebu-gebu tapi begitu melihat reaksi Sofia yang sepertinya sudah mengetahui hal tersebut membuat Dinda semakin bingung


"kakak Sofia sudah tahu kalau dokter Aris sakit dan sedikit gila, kenapa kak Sofia tak pernah mengatakannya padaku." ucap Dinda


"aku pikir kau adalah pusat informasi dari segala macam informasi jadi aku pikir kau pasti sudah tahu tentang dokter Aris yang sedang sakit." ucap Sofia


"Kakak pikir aku ini infotainment apa segala sumber informasi kakak kan kan tahu semua yang terjadi pada dokter Aris ditutupi oleh direktur rumah sakit Dengan mengatakan bahwa dokter Aris sedang ada pekerjaan di luar negeri." ucap Dinda .


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya