
"Ketua Bagaimana pertemuan ketua klan sanca kapan akan dilaksanakan." tanya Dori, "besok malam apa kau sudah menyiapkan tempat untuk pertemuan itu karena aku tak ingin ada siapapun yang mengganggu saat pertemuan tersebut." ucap Sofia
"Sesuai perintah ketua aku sudah menyiapkan tempat privat dan sudah mensterilkan tempat tersebut menyiapkan beberapa orang penjaga di lokasi." ucap Dori
"Kerja yang bagus karena besok adalah waktu yang tepat untuk bertemu dengan ketua klan sanca, aku ingin sedikit berdiskusi dengannya." ucap Sofia
Keesokan harinya tampak Lusi dan Lisa sudah bersiap untuk diantar Dori ke markas si codet dan si tato, tampak Dori sudah masuk ke mobil bersama kedua wanita cantik tersebut sang sopir langsung melanjutkan mobil ke markas si codet terlebih dahulu tampak si codet yang sudah menunggu kedatangan Dori Apalagi kata Dori guru tersebut adalah tamu dari ketua jelas saja dia tak akan menyepelekan hal tersebut
Mobil yang ditumpangi oleh Dori kini masuk ke dalam markas milik si codet begitu sampai di depan markas sopir menghentikan mobilnya nampak dari keluar lalu Lusi dan Lisa keluar tampak si coret menautkan alisnya melihat dua wanita cantik dan seksi yang berada di belakang Dori tampak si codet melihat ke sana kemari untuk mencari guru yang akan dibawa oleh Dori, "Ada apa dengan dori Kenapa dia membawa wanita cantik dan seksi apa dia ingin memberi hadiah padaku atau dia ingin aku menjual wanita ini untuk mendapatkan uang." ucap si codet dengan otak kotor miliknya
Kini dori mendekat bersama Lusi dan Lisa ke arah yang berdiri terpaku melihat kedatangan ketiga orang tersebut, duri yang sudah berada di hadapan si codet tampak bingung karena melihat si codet yang Diam terpaku codet apa kau tak aka mempersilahkan kami masuk." tanya Dori membuat si codet langsung sadar
"Oh maafkan aku Ayo silakan masuk." ucap si codet membiarkan ke ketiga orang tersebut masuk ke dalam, begitu mereka semua sudah duduk di dalam ruangan milik tampak si codet langsung menarik tangan Dori lalu keluar dari ruang miliknya agar ke dua wanita itu tak mendengar pembicaraan mereka, dori ada apa denganmu kenapa kau membawa dua wanita cantik dan seksi apa kau ingin memberikan aku hadiah atau kau ingin menjual mereka bukannya di dalam peraturan ketua kita tidak boleh memperdagangkan manusia apa kau ingin mati." ucap si codet
Dori menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat ke arah si codet "kau ini otakmu kadang kelainan makanya biarkan aku memperkenalkan mereka dulu dan berbicara kau main asal tarik saja kedua wanita itu adalah guru yang akan mengajar di tempatmu dan tempat si tato jadi kau harus sopan kepada mereka karena mereka akan mengajar di sini Selama dua Minggu." ucap dori sontak saja hal tersebut membuat si codet terkejut dan tak percaya, "apa seorang wanita yang kelihatan lemah lembut cantik dan seksi apa bisa mereka berkelahi pikir si codet
"Apa ketua sudah gila mengirimkan guru yang seperti itu bukannya para bawahanku belajar agar menjadi kuat tapi bisa-bisa mereka belajar masalah otonomi tubuh manusia." ucap si codet dori langsung memukul, kau jangan asal bicara dan kau Jangan berpikir mesum kau pikir mereka semudah itu kau jangan salah bertindak atau bisa-bisa kau akan jadi kerupuk di tangan mereka." ucap dori
"Apa kau tidak melihat kedua wanita tersebut mereka sangat kurus lihatlah kulit mereka yang halus dan lembut walaupun mereka memakai celana dan pakaian tapi tubuh mereka tetap terlihat seksi dan Kau tidak lihat wajah mereka sangat cantik bagaikan Dewi." ucap si codet
"Baiklah tapi saranku adalah suruh bisa berhati-hati kepada si Tato dia adalah pria paling mesum sedunia kau tahu kan dia sering menggoda para wanita." ucap si codet " Sudahlah kalian berdua sama saja ayo kita masuk." ucap Dori, sudah duduk di bangku di mana Lisa dan Lusi berada Maaf kalian menunggu." ucap Dori
"Itu tidak masalah bagi kami Bagaimana Apakah kalian sudah selesai berbincang-bincang." tanya lusi, " kmi sudah berbicara Baiklah nona lusi ini adalah si codet dia adalah ketua di markas ini kalau kau inginkan sesuatu atau bertanya sesuatu silakan bertanya kepadanya dan dia sudah menyediakan tempat untukmu di markas ini, dia yang akan mengurus semua keperluan mu dan codet ini adalah nona Lusi yang akan menjadi guru di sini, Baiklah aku dan Lisa akan pergi ke markas si tato, kalian berdua bisa membicarakan untuk latihan besok." ucap dori sambil bangkit dan keluar diikuti oleh Lisa kini tampak Lusi dan si codet yang duduk di dalam ruangan tersebut
Si codet tampak menatap ke arah Lusi dia bingung harus berkata apa membuat Lusi sedikit kesal diperhatikan oleh di mana kamarku berada aku ingin menyimpan barang-barangku." ucap Lusi
"Maafkan Aku mari aku bantu sekalian aku akan menunjukkan di mana kamar untuk beristirahat." ucap si codet "tidak perlu aku bisa membawa barangku sendiri." ucap Lusi lalu bangkit mengambil barang-barangnya lalu melangkah mengikuti si codet yang sudah menunggu di pintu keluar, sudah berada di sebuah kamar yang tertata rapi, langsung menyimpan barang-barang pribadinya, "astaga pria itu sangat tak berkarakter." ucap lusi lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh lalu mengganti pakaiannya karena dia ingin langsung melatih para bawahan tanpa membuang-buang waktu
" Ada apa dengan wanita itu sepertinya dia kesal padaku,Astaga wanita itu sini sekali Untung saja cantik dan seksi, "sebaiknya aku pergi mempersiapkan para bawahan ku agar mereka bersiap di lapangan Kalau tidak pasti wanita yang dikirim sebagai guru tadi akan berwajah masam lagi walaupun cantik kalau wajahnya masam begitu membuat aku teringat ibuku saat akhir bulan." ucap si codet setelah melihat Lusi masuk ke dalam kamar
Sementara itu di markas si tato tampak si Tato sangat lesu menanti kedatangan Dori karena dia berpikir pasti guru yang dipanggil untuk mengajar bawahannya adalah pria tua dan jelek yang sangat disiplin dan keras kepala, "ketua apa ketua baik-baik saja sepertinya ketua sangat tidak bersemangat." ucap salah satu bawahan si Tato
Si Tato menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat sekelilingnya "apalah artinya sebuah rumput gersang tanpa air yang menyiramnya." ucap si tato membuat bawahannya bingung mendengar kata-katanya, tampak mobil milik Dori sudah masuk ke pekarangan markas milik si tato.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya