
"Ujianku sangat simpel, dan gampang bahkan Sofia sering melakukannya waktu kecil kau hanya perlu membersihkan kandang si manis selama 3 hari 3 malam." ucap Stuart santai, semua orang tampak terkejut mendengar ujian yang akan diberikan oleh sementara Arthur tampak biasa saja karena berpikir bahwa si manis adalah binatang peliharaan Sofia yang pasti adalah binatang lucu dan menggemaskan apalagi waktu kecil Sofia suka membersihkan hewan tersebut
"Aku bersedia melakukan ujian apapun asalkan aku bisa bersama istriku, jangankan hanya membersihkan kandang si manis memandikannya pun aku bersedia." ucap Arthur dengan penuh percaya diri
"Apa kau gila bagaimana bisa kau menyuruhnya untuk membersihkan kandang si manis 3 hari 3 malam 1 menit saja dia di dalam bisa-bisa dia pindah ke alam lain kalau Sofia si manis sudah seperti saudara baginya." ucap Mr D
"ada Apa denganmu dia saja setuju untuk melakukan ujian tersebut mengapa kau yang repot." ucap Arthur, "oh astaga Stuart "jika kau memberi ujian kepada calon menantumu seperti itu lebih baik kau menyuruhnya loncat ke jurang saja sebagai ujiannya." ucap Tuan Leo kesal pada sang anak
"Baiklah aku akan mengganti ujiannya dia harus bertarung melawan salah satu bahwa Sofia yang terkuat dan jika dia kalah dia harus berpisah dengan Sofia dan jika dia menang dia akan aku akui menjadi menantu ku." ucap Stuart dengan senyuman liciknya
"Tidak ada ujian apapun yang akan dilakukan oleh Arthur kau harus mengakuinya sebagai menantu atau kau ingin aku membawa anakmu yang ada dalam perutku pergi bersama Sofia dan Arthur." ancam Kikan, "sayang...... sayang kenapa kau sangat tega padaku masa kau langsung menerima pria itu untuk menjadi menantumu lihatlah wajahnya itu wajahnya itu sangat jelek dan juga menyebalkan apalagi hidupnya tak semancung hidungku ." ucap Stuart, "bagiku saat ini wajahmu lebih jelek dan menyebalkan kau ingin aku tambah marah padamu aku sekarang sedang mengandung apa kau ingin aku menyuruhmu untuk tidur di luar selama berbulan-bulan." ancam Kikan
Dalam hati Sofia tertawa bahagia karena dia yakin ayahnya pasti akan setuju dengan semua perkataan ibunya karena sejak dulu ayahnya ingin sekali agar ibunya mengandung lagi tapi sayang sekali menurut pemeriksaan terakhir kandungan ikan lemah sehingga untuk kembali hamil itu sangat tidak mungkin tetapi sekarang ibunya sedang hamil itu berarti ayahnya tak akan bisa melakukan apapun Hanya akan patuh kepada ibunya mungkin kalau ibunya tidak hamil ayahnya akan masih berseteru dengan ibunya walaupun tidak sampai bertengkar hebat tapi dia bisa membunuh Arthur kapan saja dia mau tapi jika ibunya bertindak ayahnya tak akan berani melakukan apapun pada Arthur
Dalam hati Mr D kalau sudah pawangnya yang bicara semua kelar, sementara Stuart tampak terduduk meratapi nasibnya di tengah kebahagiaannya akan memiliki anak lagi Dia harus menerima sebuah takdir di mana putrinya yang sangat dicintai telah memiliki seorang suami dan dia harus menerima pria yang menurutnya tidak pantas untuk bersanding dengan Sofia seorang pria lemah tanpa kedudukan dan bahkan tanpa ilmu beladiri
Stuart menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat setiap orang yang ada di ruangan tersebut yang melihatnya dengan tatapan yang sulit diartikan baiklah aku akan menerima dia sebagai menantuku tapi aku ingin mereka menikah di catatan sipil saja pernikahan yang sederhana dan kita hanya membuat acara kecil-kecilan tak boleh ada yang mengetahui siapa suami Sofia untuk sementara waktu." ucap Stuart
"Maafkan aku Ayah karena sudah membuat ayah resah atas apa yang saat ini terjadi pernikahanku dengan Arthur aku tahu ini akan mudah itulah mengapa sebenarnya ingin menyembunyikan hal ini sampai aku benar-benar siap untuk melindunginya dari apapun tapi semua ini adalah takdir sehingga saya bisa mengetahui apa yang sebenarnya aku sungguh mencintai suamiku ayah." ucap Sofia "Entah lah sayang aku hanya berharap kau jangan lemah hanya karena seseorang karena di dunia yang kita geluti kelemahan adalah kunci dari kematian." ucap Stuart
"Baiklah Ayah aku mengerti apa maksudmu aku yakin aku mampu melindungi keluargaku dan aku yakin suamiku adalah orang yang tepat untuk bisa membuat aku merasa seperti manusia pada umumnya bukan seorang mafia yang berhati dingin." ucap Sofia lalu melepaskan pelukannya dan kembali duduk di tempat duduk di mana ibunya berada
"Baiklah kita akan mengadakan pernikahan besok di sini dan undang semua keluarga terdekat agar orang mengetahui bahwa kau sudah menikah dan memiliki suami agar jika nanti perut membesar tak akan ada lagi yang mempertanyakan tentang statusmu." ucap Stuart
"Terima kasih kakek Leo, kakek Abdullah, nenek, ibu, ayah, paman telah menerimaku sebagai suami sofia aku sangat bersyukur karena bisa diterima di tengah-tengah keluarga ini aku harap aku bisa menjadi seseorang yang membuat Sofia bahagia setiap saat dan juga bisa membuat kalian tenang karena menikahkan Sofia denganku." ucap Arthur
"Itu adalah takdir nak, apakah kau memiliki orang tua sebaiknya kau memanggil mereka untuk datang kemari secepatnya sehingga kita bisa mengadakan pernikahan." ucap kakek Leo, "aku memiliki orang tua dan juga memiliki seorang kakek aku akan menggambar mereka untuk secepatnya datang kemari agar bisa bertemu dengan kalian semua." ucap Arthur
Tampak Stuart berjalan mendekati Arthur yang sedang berdiri di hadapan semua orang untuk mengucapkan terima kasih begitu sampai di dekat Arthur Stuart langsung memeluk tubuh Arthur dengan kencang membuat Arthur sedikit meringis "kau tahu jelek ini semua hanya karena istriku yang menginginkan kau menjadi menantuku tapi itu tidak semudah yang kau bayangkan aku pasti akan menguji mu ingat kau jangan mengatakan apapun kepada siapapun awas saja kau dasar si pesek jelek awas kau jika mengotori wajah cucuku dengan wajah jelek mu aku akan membuat kau tidak tidur 7 hari 7 malam jadi sebisa mungkin kau jangan terlalu dekat dengan putriku yang sedang hamil dan jangan membuatnya kesal Nanti anaknya akan mirip denganmu sebaiknya biarkan wajah anakmu mirip dengan wajah ibunya yang cantik dan rupawan seperti wajahku." ucap Stuart penuh percaya diri padahal Arthur sangat tampan dan hidungnya mancung.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya