My Wife My Hero

My Wife My Hero
377.sidang perceraian



Setelah kepergian Kevin tampak Malik berpelukan dengan ayah Tania selamat kakak akhirnya keinginan kakak tercapai aku tak menyangka akan tiba hari dimana Tania yang keras kepala itu akhirnya akan menikah ." ucap Malik sambil tertawa, aku seperti mendapatkan berkah dari langit saat kau mengirimkan kabar tadi pagi tentang apa yang terjadi dan aku tak menyangka akan tiba hari di mana ada pria seperti Kevin mau menikahi wanita yang seperti Tania oh iya apakah kau sudah mempersiapkan segalanya kita harus menikahkan mereka sekarang juga sebelum berkah yang di berikan langit berakhir dan pria tersebut berubah pikiran walaupun Tania cantik tapi dia sudah bertekad tak ingin menikah jangan sampai dia melakukan hal di luar kendali dan aku yakin pasti pria tersebut akan sedikit menderita saat menikah dengan Tania tak ada malam pertama tak ada sosok seperti seorang istri yang ada hanya wanita keras kepala yang berpikir bahwa seorang pria hanya membuatnya Terikat dengan sebuah tugas yang tak akan pernah selesai seumur hidupnya." ucap ayah Tania


Malik menghembuskan nafasnya dengan kasar "kakak tenang saja aku yakin Kevin pasti bisa membuat Tania berubah dia pri yang baik dan setia setahuku dia pun sangat menyayangi ibunya, untuk masalah persiapan kakak jangan khawatir penghulu sudah ada di depan pintu." ucap Malik


Sementara di kamar tampak Tania merajuk tapi ibunya tak peduli tetap memakaikan gaun pengantin yang sengaja dia bawa, "apa ibu sangat bahagia melihatku begini aku yakin walaupun ibu dia saja tapi ibu pasti senang akhirnya ibu memang dan ayah akhirnya memihak pada ibu." ucap Tania


"Jelas saja aku senang akhirnya aku bisa bernapas lega dan bisa berdiri tegak di hadapan para teman arisanku karena kau menikah, hanya ibu satu-satunya yang putrinya belum menikah dan sekarang akhirnya setelah aku berdoa tujuh hari tujuh malam akhirnya kau menikah, membuatku sangat lega." ucap cuek ibu Tania, sementara Tania menatap ibunya dengan tatapan jengkel


Sementara itu di kamar berbeda tampak Kevin galau melihat baju pernikahan "apa yang harus aku katakan pada ibuku, ibuku ingin aku menikah dengan wanita sopan,baik , penurut dan melayani suami dengan baik dan ibuku ingin aku segera memiliki anak tapi apa yang terjadi sekarang aku harus menikahi wanita yang bahkan tak ingin menikah apa yang akan terjadi pada ruang tangga ku dan kalau sampai ibuku tau bagaimana, kenapa juga aku harus memeriksa tubuhnya seperti itu, entah apa yang merasuki diriku tadi." ucap Kevin dengan penuh penyesalan


Sementara di luar kamar tampak beberapa orang yang baru saja masuk ke dalam setelah Malik membuka pintu, tampak pak penghulu sudah duduk manis di sofa sementara beberapa orang tampak memindahkan sebuah kursi dan mengelar sebuah karpet di ruangan tamu kemudian menyediakan meja kecil di tengah karpet tersebut setelah selesai melakukan hal tersebut tampak mereka keluar dari ruangan, sementara penghulu langsung pindah dan duduk di karpet menunggu pengantin


"Maaf tuan kita membutuhkan dua orang sanksi." ucap pak penghulu, aku yang akan menjadi saksinya dan sebentar lagi saksi yang lain akan segera tiba." ucap Malik


Sementara itu di kediaman Sofia tampak Arthur yang masih menatap poster istrinya, "baiklah sekarang sudah saat hukuman mu berakhir gantilah pakaianmu lalu pergilah menui asisten mu di alamat ini Malik sudah menunggu." ucap Sofia, Arthur tampak Bingung melihat istrinya, sayang apa yang terjadi pada Kevin apa Mereka membunuhnya dan mereka menyuruh aku mengambil mayatnya kejam sekali dia kan hanya melakukan pelecehan bukan pemerkosaan itupun karena dia tidak sengaja atau dia di pukul Samapi tidak bisa bergerak seharusnya mereka memanggil ambulans bukan memanggil ku bagaimana jika Kevin tak tertolong ." ucap Arthur khawatir pada sang asisten kesayangan


Sementara itu di pengadilan tampak kasus perceraian Antara Neni dan Ruben segera d gelar, ke duanya hanya mengirimkan pengacara mereka masing-masing tampak sidang berlangsung sangat lama karena Neni ternyata memiliki bukti saat dia di siksa oleh Ruben dan rekaman tersebut sangat jelas dan juga video saat Ruben masuk ke hotel dan tidur bersama seorang wanita walaupun wajah wanita tersebut di blur sudah di pastikan itu bukan Neni, pengacara Ruben sangat terkejut dengan semua bukti yang memberatkan Ruben bahkan pengacara tersebut sampai tak bisa berkata-kata bukanya selama ini Ruben selalu berhati-hati terhadap semua yang dia lakukan dan dia juga tak pernah meremehkan adegan ranjang tapi dari mana semua bukti ini, tampak pengacara Ruben meraup wajahnya kasar karena kasus kali ini lumayan berat bisa-bisa Ruben di penjara karena kasus kekerasan apalagi banyak bukti dan bekas luka di tubuh Neni serta surat dari dokter jiwa yang mengatakan bahwa Neni mengalami tekanan mental yang parah selama berumah tangga, sidang pun berakhir dengan baik dan di menangkan oleh Neni


Sementara di ruang kerjanya Tampak Ruben sedang menunggu hasil sidang perceraiannya "kenapa pengacara itu belum juga memberikan kabar padaku bukankah seharusnya sidang selesai dengan cepat." ucap Ruben tak mengetahui apa yang terjadi di ruang sidang, setelah beberapa jam menunggu akhirnya pengacara tersebut datang membuat Ruben semakin bingung karena biasanya pengacara tersebut hanya menghubunginya lewat telepon, kini pengacara tersebut sudah berada di dalam ruang kerja Ruben


"Tuan sepertinya kasus perceraian tuan juga bisa menjadi kasus hukum pidana tuan bukan hanya harus memberikan sebagain harta tuan tapi sepertinya tuan juga bisa di penjara jika mereka memperlihatkan semua bukti di sidang berikutnya dan menghadirkan saksi yang melihat dan mendengar apa yang tuan lakukan kepada istri tuan selama ini." ucap pengacara tersebut


"apa maksudnya bukannya ini hanya Maslah perceraian biasa dan aku yakin istri ku tak akan berani mengatakan tentang apa yang terjadi selama kami menikah." ucap Ruben berpikir bahwa Neni pasti tak akan mengatakan hal tersebut karena James berada di tangannya dan Neni akan langsung menerima perceraian tanpa menuntut apapun padanya


"Tuan istri anda sudah membeberkan apa yang terjadi padanya selama menikah dengan anda bahkan dia memiliki video saat anda menyiksanya dengan brutal dan dokter juga sudah memeriksa keadaan istri tuan dan mengatakan bahwa mental istri tuan tak stabil akibat perbuatan tuan dan istri tuan memiliki video saat tuan tidur dengan wanita lain." ucap pengacara tersebut ,"Apa yang kau katakan itu tidak mungkin." ucap Ruben tak percaya dengan apa yang di katakan oleh pengacara tersebut .


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya