My Wife My Hero

My Wife My Hero
276.jujur atau tantangan



Dengan mata yang tertutup Sofia berusaha merias wajah Arthur begitupun yang lain sementara itu Anisa yang menyaksikan hal tersebut tampak tertawa terbahak-bahak melihat Apa yang terjadi sementara para pelayan tampak senyum-senyum menahan tawa mereka bagaimana tidak saat mereka menggunakan make up semua riasannya hancur berantakan tidak ada yang sempurna bahkan semua wajah mereka mirip ondel-ondel tapi yang terparah adalah Steven dan Kevin bahkan lipstik saja digambar di wajahnya bukan di bibirnya semua warna ada di wajah Kevin


Setelah waktu habis semua peserta membuka mata untuk melihat hasil karya mereka sontak saja semuanya tertawa lepas saat melihat hasil karya mereka di wajah pasangan mereka masing-masing lomba itu berakhir dengan dimenangkan oleh Sofia dan Arthur yang sedikit lebih baik daripada yang lain


"Baiklah berikutnya lomba joget." ucap Anisa yang sudah menanti-nanti karena melihat suami dan iparnya yang terlihat sangat kaku apalagi Abraham dan Doni setra Kevin dan Arthur kini acara joget dimulai pasangan Sofia dan Arthur seperti perkiraan sebelumnya mereka tak bergeming sama sekali saat terdengar musik begitupun dan Samuel serta Kevin diajak oleh Dinda begitupun karena selat terus memegang tangan Dion walaupun gaya mereka sangat kaku melihat hal tersebut membuat Anisa sedikit kesal "apa yang kalian lakukan cepat joget mau model bagaimana pun aku tidak peduli yang penting kalian bergoyang." ucap Anisa


Akhirnya mereka sedikit bergoyang walaupun sangat kaku tapi goyangan mereka membuat yang lain tampak tertawa karena terlihat aneh sampai akhirnya musik selesai dan pemenangnya adalah Abraham dan Dinda kini masuk lomba ketiga yaitu lomba menyanyi semua orang saling menunjuk satu sama lain karena tak ada yang ingin naik ke atas panggung untuk bernyanyi tapi tidak dengan Arthur dia langsung setuju untuk naik ke atas panggung sementara Kevin, Abraham terpaksa naik ke panggung hanya Emily dan Sheila yang naik ke panggung atas keinginan mereka membuat pasangan mereka sangat lega


Tampak Sheila pertama bernyanyi dengan suara merdunya membuat diam sambil tak bisa mengalihkan pandangannya dari Sheila benar-benar sila menuruni bakat sang ayah semua orang bertepuk tangan saat Sheila selesai bernyanyi, yang kedua adalah Emily suara Emily juga sangat merdu dan lembut karena saat berada di kerajaan pekerjaan Emily adalah bermain musik dan bernyanyi jadi wajar saja jika dia sangat bagus dalam hal bernyanyi tampak semua orang langsung bertepuk tangan Samuel tersenyum bangga melihat sang istri, tak berselang lama Abraham naik dengan suara pas-pasan dan nada yang tidak jelas Abraham bernyanyi dengan wajah yang kesal membuat semua orang tertawa melihatnya yang terakhir Kevin naik ke atas panggung bernyanyi dengan suara sumbang membuat yang lain hanya bisa tertawa saat mendengar suara Kevin yang sangat enak didengar


Tiba giliran Arthur naik ke atas panggung tampak Arthur naik ke atas panggung dengan gitar di tangannya serta lengkap dengan tempat duduk semua orang tampak penasaran Arthur mulai memetik gitarnya dan bernyanyi dengan indah serta lagu yang sangat romantis membuat para wanita langsung duduk di barisan depan melihat Arthur dengan penuh kekaguman membuat para pria yang ada di sana tampak sedikit cemburu karena melihat pasangan mereka terpesona oleh Arthur "astaga Dia sangat tampan dengan memegang gitar dan bernyanyi seperti itu." ucap Anisa semua wanita langsung mengangguk setuju, membuat Steven langsung kesal karena istrinya memuji pria lain "apa bagusnya dia aku bisa lebih bagus darinya aku akan menyuruhnya turun dan aku yang akan menggantikan untuk bernyanyi ucap Steven berniat untuk naik ke panggung untuk membawa turun tapi bisa langsung menetapnya dengan tajam jangan berani melakukannya ataukah akan tidur di luar." ucap Anisa


"Kau benar Steven lihatlah suaranya sangat jelek dan dia tidak tahu bermain musik nadanya pun salah tapi lihatlah para wanita ini lihatlah istriku dia sampai tidak berkedip dasar aku rasanya ingin menenggelamkan Arthur." ucap Samuel, akhirnya lagu berakhir dengan sorakan semua orang yang sangat menyukai lagu yang dibawakan oleh Arthur, pemenangnya sudah jelas adalah Arthur dalam lomba kali ini akhirnya lomba yang terakhir kini mereka semua sudah duduk di sebuah meja bundar dengan sebuah botol yang berada di tengah mereka semua orang tampak sedikit penasaran akan semua yang dikatakan orang-orang di sekitar mereka


"Apakah Samuel pernah makan dengan wanita lain setelah kami bertemu." tanya Emeli, tampak Abraham berpikir sejenak lalu Abraham mengingat bahwa Samuel pernah makan dengan salah satu rekan bisnisnya di sebuah hotel dan rekan bisnisnya itu adalah seorang perempuan, " pernah." ucap Abraham tapi dia tak menjelaskan bahwa wanita tersebut adalah rekan bisnis Samuel, Samuel nampak menatap Abraham dengan bingung sejak kapan dia makan bersama wanita selain istrinya sepertinya Samuel lupa bahwa dia pernah makan dengan seorang wanita yang merupakan rekan bisnisnya, "sayang aku benar-benar tidak pernah makan dengan wanita manapun setelah menikah denganmu Abraham pasti sedang berbohong." ucap Samuel


"Aku tidak berbohong kau memang makan dengan Nona Elisa yang merupakan rekan bisnis kita untuk membicarakan beberapa kontrak perusahaan." ucap Abraham, sama langsung teringat tentang hal tersebut tapi kan dia berjanji bertemu dengan Nona Elisa sebelum dia menikah dengan Emily jadi tidak mungkin dia membatalkan pertemuan tersebut hanya karena dia sudah menikah apalagi Nona Elisa merupakan bisnisnya yang sangat terpercaya dan mereka sudah lama bekerja sama


" Sayang memang benar aku makan bersama dengan Nona Elisa tapi kami hanya membicarakan masalah pekerjaan tidak pernah membicarakan masalah pribadi apapun dan aku melakukan pertemuan dengannya memang sudah melakukan perjanjian satu bulan yang lalu sebelum pernikahan kita." ucap Samuel


Acara pun dimulai Anisa kembali memutar botol tersebut dan kali ini botol itu tepat berada di depan Sheila, Sheila langsung memilih jujur, "Sheila apa yang akan kau lakukan jika sampai Dion mengkhianatimu." tanya Dinda sambil tersenyum penuh arti ke arah Dion, " aku akan menemukan semua tulangnya sampai tidak tersiksa dan membakarnya lalu menyimpannya di sebuah guci untuk aku simpan di ruang bawah tanah rumahku." ucap Sheila tanpa ekspresi membuat Kevin dan Dion menelan silvernya


Kemudian botol diputar kembali kali ini botol dan kali ini botol itu tepat berada di hadapan Kevin, Kevin dengan tegas memilih kejujuran " apakah Sofia sudah lama mengenal Arthur." tanya Samuel.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya