
Tampak dokter Robby menghubungi rekan-rekannya dan bertanya tentang seorang wanita muda yang mengetahui tentang siapa dia sebenarnya tetapi rekan-rekan yang dia hubungi semuanya tidak mengetahui siapa wanita tersebut , "siapa sebenarnya istri tuan Arthur mengapa orang yang sangat berbeda seperti seorang wanita yang memiliki sesuatu yang bisa membuat seseorang tunduk padanya." ucap dokter Robby
Sementara itu Nita yang barusan keluar dari kamar mandi tampak mendekati Robi dari belakang lalu memeluknya "ada apa sayang tumben kau membuka laptop ini biasanya kau akan membukanya jika ada sesuatu masalah." tanya Nita
Langsung menatap ke arah Nita "apakah kau pernah melihat atau mendengar tentang istri tuan Arthur." tanya dokter Robby, Nita menatap bingung ke arah dokter Robby "mengapa kau bertanya tentang istri tuan Arthur apakah ada sesuatu yang tidak aku ketahui." tanya Nita
"Sepertinya dia mengetahui informasi tentang diriku dan siapa aku sebenarnya Dan tadi dia sempat mengancam diriku aku sangat penasaran siapa sebenarnya mengetahui tentang siapa aku sebenarnya." ucap dokter Robby
"Apa bagaimana bisa istri tuan Arthur mengetahui tentang dirimu itu berarti saat ini kita sedang tidak aman." ucap Nita, "tapi ada sesuatu yang aneh sepertinya tuan Arthur tak mengetahui hal tersebut, tapi aura istri tuan Arthur saat berbicara denganku tadi di taman sangat berbeda dengan saat pertama kali bertemu dengannya di meja makan." ucap dokter Robby
"Apa maksudmu mengatakan seperti itu seolah-olah kau takut padanya." ucap Nita, kau tak melihat dan mendengarnya sendiri apa yang dia katakan seolah kata-kata yang keluar dari mulutnya adalah sebuah ancaman yang bukan hal sepele." ucap dokter Robby
"Itu tidak mungkin saya tahu kau istri tuan Arthur wanita dari kalangan biasa saja menurut yang aku dengar dari para pelayan bahkan istri tuan atur ditemukan beberapa hari yang lalu oleh Tuan Arthur dalam keadaan terluka di tepi pantai dan katanya istri tuan Arthur kehilangan ingatannya." ucap Nita
"Benarkah tapi aku sangat penasaran dengan istri Tuan Arthur aku yakin dia bukan orang sembarangan jika memang mengetahui tentang siapa sebenarnya." ucap dokter Robby
"Jadi apa yang akan kau lakukan apa kau akan menyerah begitu saja dengan tugas yang diberikan atau kita melanjutkan selama ini." tanya Nita
"Entahlah aku akan melihat situasinya jika memang kecurigaanku pada istri tuan Arthur tidak beralasan aku mungkin akan melanjutkan semua yang sudah direncanakan tapi jika tidak untuk menyelamatkan nyawa Ku kita harus segera pergi dari tempat ini." ucap dokter Robby
"Ada apa denganmu kenapa kau sangat gelisah dan takut hanya gara-gara perkataan seorang wanita biasanya kau tidak seperti ini atau jangan-jangan kau ingin menyingkirkan ku dengan berkata seolah-olah kau terancam di sini." ucap Nita mulai berpikiran buruk tentang sifat dokter Robby
"Sayang aku tak main-main kali ini aku benar-benar serius dengan perkataanku kau tak merasakan berada di dekat istri dan Arthur saat dia berbicara ada sesuatu yang berbeda dengannya seolah-olah dia bisa membunuhku kapan saja dia inginkan." ucap dokter Robby
Roy tanpa kegirangan saat membawa pulang benda yang diberikan oleh Sofia dia sudah tak sabar menunggu malam dia akan melakukan apa yang diperintahkan oleh Sofia
"Kau memang sudah bisa berjalan bahkan kita jadi bisa berlari tapi untuk satu bulan ke depan kau harus tetap menggunakan kursi rodamu sambil melatih berjalan dalam kamar jangan sampai ada seorang pun yang tahu bahwa kau bisa berjalan biarkan dokter Robby melakukan tugasnya aku yakin dia akan segera pergi dari tempat ini." ucap Sofia
"Jelas aja dia akan segera pergi dari tempat ini aku kan sudah sembuh dia sebagai dokter pasti tahu bahwa kakiku baik-baik saja." ucap Arthur, tapi hanya diam dan mengangguk lalu tersenyum dia tak mungkin menceritakan apa yang dia sudah katakan pada dokter Robby
"Oh iya sayang aku harus berangkat kerja dulu karena Rendra sudah menungguku dari tadi ucap Arthur lalu mengambil lalu berjalan menuju kursi rodanya dan duduk jangan khawatir aku akan melakukan apa yang kau inginkan." ucap Arthur lalu tersenyum keluar dari kamar
Setelah kepergian Arthur Sofia tampak memandangi langit biru dari dalam kamar lewat jendela besar yang berada di balkon entah apa yang akan terjadi jika sampai ayah dan Mr D tahu bahwa aku sudah menikah dan jika sampai musuh-musuh ku tahu itu akan berbahaya untukmu kau pria polos dengan berjuta kebaikan di hatimu sangat berbeda jauh denganku yang kapan saja bisa menjadi iblis." ucap Sofia dalam hati
Sementara itu di ruang kerja Arthur tampak keren sudah menunggu dari tadi bahkan dia sampai ketiduran gara-gara menunggu aku telepon masuk ke dalam ruang kerjanya melihat Rendra tertidur atur langsung memukul lengan Rendra, "Tuan maaf tuan aku ketiduran." ucap Rendra
"Ada apa sepertinya ada berita penting yang ingin kau sampaikan padaku sampai kau tidur di ruang kerjaku." tanya Arthur, "maaf tuan aku sudah mendapatkan laporan tentang kematian Tuan mudah Smith sepertinya dugaan anda memang benar Tuan Smith meninggal karena rem blong pada mobilnya dan saat hari kecelakaan terjadi Tuan Smith baru saja pulang dari kantor tapi nyonya villa memaksanya untuk keluar membelikannya sesuatu dengan alasan bahwa dia sedang mengidam, kakekmu juga sudah tahu persoalan ini tapi masalahnya kita belum mendapatkan bukti apalagi saat ini sila menempatkan banyak pengawal di sekeliling rumah kediamannya Dan aku dengar sekarang bekerja sama dengan salah seorang mafia." ucap Rendra
Arthur tampak mengepalkan tangannya mendengar perkataan Rendra jadi sekarang "apa yang dilakukan oleh sila." tanya Arthur, dia seperti biasanya hanya tahu menghambur-hamburkan uang bahkan semua barang-barang milik tuan Smith diberikan pada Edi." ucap Rendra
"Kedua pasang laktat itu benar-benar membuat aku sangat ingin mencekik lehernya kenapa kakek belum juga bertindak padahal dengan mudah dia bisa mendapatkan CCTV di kediaman milik sila." ucap Arthur
"Sepertinya mereka memang sudah merencanakan sejak jauh-jauh hari semua kecelakaan yang terjadi tak ada CCTV apapun yang ditemukan bahkan ruang kendali di bakar berserta barang-barang yang ada di dalamnya." ucap Rendra
"Tunggulah satu bulan lagi kita akan kembali ke sana kita akan membuat ke perhitungan kepada mereka berdua aku ingin lihat apakah mereka bisa selamat aku sudah sangat geram pada wanita yang tidak tahu diri untuk itu, seandainya saja aku langsung memberitahu kak smit tentang istrinya yang selingkuh mungkin saja Dia takkan mengalami kecelakaan mobil dan meninggal di tempat." ucap Arthur.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya