My Wife My Hero

My Wife My Hero
201.homschooling



Sementara Sofia, Anisa, emeli, Dinda dan Sheila tampak di hotel bersenang-senang tampak Emily sudah dapat bergaul dengan Dinda Sheila dan Anisa mereka tanpa kompak sepertinya mereka sudah lama bersahabat


"wah ternyata kalian sangat luar biasa aku tak menyangka Kak Sofia Kak Dinda dan kasihlah adalah dokter." ucap emeli


"Emeli kau sudah tamat sekolah atau sedang melanjutkan kuliah." tanya Anisa, tanpa email sedikit menunduk aku homeschooling di kerajaan tahun depan sebenarnya aku sudah tamat sekolah tapi ayahku menjodohkan ku dengan pangeran kerajaan tetangga." ucap Emeli


Keempat wanita tersebut langsung melihat ke arah Emily lalu tersenyum penuh arti "jadi kau sudah memiliki tunangan dan akan segera menikah wah sungguh kisah yang seru tapi aku yakin kakakku bukan tipe orang yang mudah untuk dilawan aku yakin saat ini bahkan sebelum kau bersamanya dia sudah menjalankan sebuah rencana yang akan menjerat masuk ke dalam perangkatnya." ucap Sofia


"Sofia benar kau tak tahu kan bagaimana otak kakak Samuel dia selalu bisa mendapatkan apa yang diinginkan walaupun dia terlihat baik tapi sebenarnya otaknya selalu mencari keuntungan dia sama dengan asistennya." ucap Dinda


"Ya dan asistennya adalah kekasihmu memangnya apa yang dilakukan oleh Abraham sampai kau mengatakan seperti itu jangan-jangan Abraham sudah mengambil keuntungan darimu." ucap Sheila


"kau jangan sembarangan kakakku bukan orang seperti itu dia adalah pria yang sangat baik tidak mungkin dia mengambil keuntungan dari seorang wanita beda halnya dengan pria lain apalagi suamiku yang selalu mengambil keuntungan dariku." ucap Anisa jujur


"Kak Steven itu bukan mengambil keuntungan darimu kakak ipar tapi dia mengambil haknya darimu." ucap Sofia lalu tertawa terbahak-bahak diikuti semua yang ada di ruangan tersebut


Sementara itu di kerajaan taruna tampak pembangunan sudah mulai di laksanakan oleh raja Arjun sementara Wulan tampak ke kota A bersama emeli palsu, Wulan sengaja membawa emeli palsu sesuai dengan yang dia rencanakan dia akan berpura-pura kehilangan Emeli di kota A dan untuk menjalankan rencananya dia harus membawa emeli palsu bersamanya


Tampak Wulan yang sudah berada di pesawat bersama emeli palsu, kini pesawat telah lepas landas, sementara raja Arjun yang sedang sibuk tak terlalu memperhatikan putri emeli


Sementara itu di kamar hotel yang lain di mana Steven dan Samuel berada tampak ke dua pria tersebut duduk saling berhadapan, "akhirnya kau menemukan wanita yang kau sukai." ucap Steven


"Itu sebuah keberuntungan atau bisa di bilang jodoh karena aku juga tak sengaja bertemu dengannya." ucap Samuel, sok puitis sekali jadi jebakan apa yang kau lancarkan sehingga saat ini dia bersamamu." tanya Steven


Kau pikir aku menjebaknya hingga dia datang padaku, kau salah dia datang kepadaku karena takdir dan dia sendiri yang memilih untuk bersama ku memang dirimu seandainya kita tak meniduri Anisa aku yakin kau Tak akan bisa mendapatkan Anisa." ucap Samuel


Itu adalah takdir lihat saja aku meniduri Anisa tanpa sengaja dan dalam waktu singkat dia hamil bukankah itu takdir." ucap Steven sambil tertawa terbahak-bahak


Sebuah ketukan menghentikan obrolan mereka tampak Abraham dan Dino yang berbeda di depan pintu kamar, "kalian sudah datang apakah kalian membawakan apa yang kami pesan ." tanya Samuel dan Steven bersamaan


Kini keempat pria tersebut sudah masuk ke dalam kamar tampak beberapa botol minuman dan makanan ringan serta beberapa alat permainan sepertinya para pria tersebut juga bersenang-senang di hotel


Hari berlalu dengan cepat tampak Sofia sudah Kemabli ke kediamannya begitu pun yang lain saat sarapan Sofia tampak menerima pesan dari Mr D


Sementara bulan yang pesawatnya sudah sejak semalam tiba di kota A tampak akan melakukan rencananya membuat seolah-oleh Putri Amelia hilang di kota ah saat berjalan-jalan bersamanya nampak bulan sedang bersiap-siap ke salah satu mall terbesar di kota A bersama dengan emeli palsu, yang akan ikut dengan Wulan ke mall tersebut setelah itu dia akan pergi dan langsung naik pesawat untuk meninggalkan kota A sehingga Wulan bisa berakting bahwa Putri Emily hilang


Tampak Sofia yang sudah selesai sarapan dan langsung bergegas pergi ke Markas Mr D, tampak Sofia yang sudah berada di Markas Mr D dan langsung ke ruangan kerja Mr D, tampak Sofia mengetuk 3 kali setelah ada jawaban dari dalam Sofia langsung masuk "halo paman apakah Paman baik-baik saja." tanya Sofia


"Paman baik-baik saja sayang ayo duduk sini paman ingin membicarakan sesuatu padamu." ucap Mr D


"Ada apa Paman sepertinya ada sesuatu yang penting sehingga Paman memanggilku pagi-pagi ini apakah ada tugas yang harus aku selesaikan segera." tanya Sofia


"Tapi ini masalah yang sangat penting dan akan sangat membahagiakan untukmu apa kau tahu bahwa ujian terakhirmu sudah selesai." ucap Mr D dengan senyuman di wajahnya yang hanya dia perlihatkan pada Sofia


"Apa maksud paman aku tidak mengerti ujian terakhir bukannya ujian itu belum akan diberikan kepadaku sampai aku berhasil berlatih selama setengah tahun setelah itu baru aku akan pergi untuk diuji." tanya Sofia


"Ayah mau berubah pikiran dan dia mengatakan ujian terakhirmu adalah saat kau pergi ke kota D untuk menghabisi pria yang menawan seorang wanita dan putranya dengan ini ayahmu telah resmi mengangkat menjadi wakil ketua dan pengobatan mu akan dilakukan satu minggu lagi di markas besar milik ayahmu jadi Paman harap kau bisa mempersiapkan dirimu dengan baik." ucap Mr D


Sofia tampak tersenyum girang bukannya apa akhirnya hal yang ditunggu-tunggu selama ini dapat terlaksana pengakuan ayahnya adalah sesuatu yang penting karena hal itu bisa membuatnya bebas dengan begitu jalan untuk bersama Arthur semakin terbuka lebar, "benarkah itu Paman apa Paman tidak sedang bercanda." tanya Sofia


"Tidak sayang semalam ayah memanggil paman dan membicarakan hal tersebut dan sebentar siang dia memanggilmu bersama paman kau akan diberikan sebuah tanda pengenal sebagai wakil ketua." ucap Mr D , sofia langsung bangkit dari tempat duduknya dan berjalan memeluk mister di lalu melompat-lompat membuat misteri hanya bisa geleng-geleng kepala melihat reaksi Sofia yang seperti anak kecil


Sementara itu di markas Baskoro tampak Edi yang sedang berada di ruangan kerja Baskoro paman apakah mata-mata Paman yang mengawasi gerak-gerik Arthur sudah memberikan laporan tentang apa yang dilakukan Arthur selama beberapa hari ini ." tanya Edi .


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya