My Wife My Hero

My Wife My Hero
64.lani,Lusi,lisa



Setelah mobil yang ditumpangi oleh si tato dan si codet pergi dori langsung bangkit dan berjalan ke ruangan di mana Sofia berada,tampak dori masuk ke ruangan tersebut sementara tampak sofi sedang duduk di sebuah kursi "lapor ketua semua sudah aku selesaikan keduanya tampaknya akan bekerja sesuai yang anda inginkan." ucap dori setelah sampai di hadapan Sofia


Sofia yang sedang melihat laptopnya langsung mengalihkan pandangannya kepada Dori "baguslah tapi kau harus tetap mengawasi mereka berdua Aku tak ingin bawahanku melakukan sesuatu yang buruk." ucap Sofia, " aku mengerti ketua terus bagaimana dengan ketua klan sanca aku sudah menemukan orang yang bisa mengatur jadwal pertemuan antara ketua dengan ketua klan sanca." ucap dori


Sofia nampak terdiam mendengar perkataan dori sesaat kemudian dia menetap dori "sebaiknya aku bertemu dengannya pada malam hari dengan ketua kelompok tapi aku akan bertemu dengannya tiga hari lagi karena ada yang harus aku lakukan kau cukup siapkan tempat yang cukup private ." ucap Sofia," baik itu aku mengerti." ucap dori lalu keluar dari ruangan tersebut


beberapa hari berlalu Edi sudah menjadi sopir pribadi Smith seminggu lebih tak ada hal yang aneh, saat ini di kediaman smit tampak Edi sudah bersiap-siap untuk mengantar Smit ke kantor seperti biasanya nampak Edi yang sudah berada di dalam mobil sedang menunggu Smith yang baru saja keluar dari rumah dengan diantar oleh sila


Smit masuk ke dalam mobil mobil pun melaju menuju perusahaan milik Arthur, sementara itu Arthur yang sedang di perusahaannya tampak sedang duduk di kursi kebesarannya tampak Arthur sedang melihat sebuah berkas di mana berkas tersebut adalah milik sila yang kemarin tersimpan di apartemen milik Aron, tampak Arthur menakutkan keningnya saat membaca laporan tersebut karena di laporan tersebut mengatakan bahwa sila adalah anak satu-satunya dari ke dua orang tuanya, terus siapa Edi yang dia katakan sebagai kakaknya, padahal sila tak memiliki sepupu atau kakak angkat karena ke dua orang tuanya anak yatim dan hal yang paling membuat Arthur shock adalah ternyata sila pernah melahirkan seorang putri yang umurnya sekitar 5 tahun dan semua informasi tersebut Arthur dapatkan dengan menyewa seorang detektif yang langsung pergi ke kampung villa untuk mencari tahu tentang kehidupan pribadi sila


Tapi saat dia membaca berkas tersebut tiba-tiba Smit masuk ke dalam kantor Arthur dengan membawa sebuah berkas di tangannya tampak Arthur langsung mengamankan berkas tersebut menyimpannya di laci "Apa kau sedang sibuk Maaf aku masuk begitu saja." ucap Smit


"Oh tidak ada apa." tanya Arthur saat ini sudah duduk di hadapannya, "oh ya aku ingin mengatakan padamu mulai hari ini Edi Kaka silakan bekerja sebagai sopir pribadi dan ini berkas yang kau minta di situ ada identitas surat pernyataan dan nomor rekening yang akan digunakan untuk mengirim gajinya." ucap Smit


"Baiklah aku akan memeriksa dan mengabarimu apa yang dibutuhkan lagi jika berkasnya sudah lengkap." ucap Arthur, " Baiklah terima kasih ya Aku akan kembali ke ruanganku dulu ucap Smit lalu kembali ke ruangannya


Arthur langsung mengambil berkas yang disimpan di laci meja kemudian melanjutkan melihat berkas tersebut setelah melihat berkas tersebut Arthur kemudian melihat berkas yang di berikan Smit padanya, atur merokok wajahnya dengan kasar dia sebenarnya malas mengurusi masalah pribadi kakaknya tapi dia tak mungkin mengabaikan kakaknya apa yang harus aku lakukan, Arthur berencana akan memperingati sila terlebih dahulu agar berbicara jujur tentang masa lalunya dan menjelaskan siapa sebenarnya Edi, sebelum Arthur mengatakan semua kebenarannya kepada Smit


Waktu berlalu dengan cepat begitupun di dunia bawah tanah tampak si tato dan si codet benar-benar menjadi orang yang berbeda mereka sekarang adalah pengusaha bersih yang bekerja sebagai pemilik hotel dan pemilik klub malam yang cukup terkenal membuat mereka menjadi salah satu orang yang cukup disegani


"Baguslah itu hal yang diinginkan oleh ketua dan ketua ingin kau melatih mereka dengan keras agar bisa lebih kuat dari sebelumnya dan ketua sudah mengirimkan seorang guru yang akan mengajar mereka dia akan datang besok jadi kau bersiaplah dia adalah tamu ketua jadi kau harus melayaninya dengan baik dan biarkan dia mengajari bawahanmu sesuka hatinya kau jangan memprotes apapun, kata ketua jika memang kau ingin protes kau akan ikut berlatih dengan mereka." ucap dori


Mendengar hal tersebut si codet berwajah masam Bagaimana bisa dia harus mengikuti pelatihan sedangkan umurnya semakin tua apa yang akan dikatakan bawahannya "Baiklah aku mengerti aku tak akan protes apapun dan aku akan melayani guru tersebut dengan baik." ucap si codet


Setelah bertemu si codet Dori pun bertemu dengan chitato dia mengatakan hal yang sama setelah Dori bertemu kedua orang tersebut dari kembali ke markas saat kembali ke markas dia tampak terkejut melihat tiga orang wanita cantik dan seksi yang sedang berdiri di hadapan Sofia sambil menunduk hormat, Dori tapak mendekati keempat wanita tersebut


"Selamat malam ketua" tempat Sofia hanya mengangguk saja kini Dori sudah berada di hadapan Sofia, dori kenalkan mereka adalah guru yang akan mengajar di markas si codet dan si tato dan juga yang akan mengajar di markas Yang kau pimpin." ucap Sofia


Dori sedikit terkejut mendengar perkataan Sofia pasalnya wanita yang ada di hadapannya saat ini adalah wanita sangat yang sangat cantik dan seksi bukan seperti wanita yang ahli bela diri ketika wanita tersebut tersenyum sambil menatap ke arah dori "kenalkan aku lani dan kedua temanku ini bernama Lusi dan Lisa." ucap lani yang berada di tengah-tengah, wajah duri tampak memerah melihat wajah lani tapi sesaat kemudian dia berusaha menetralkan dirinya "aku Dori." ucap Dori merentangkan tangannya bermaksud untuk berjabat tangan lani menyambut tangan Dori kemudian disusul oleh Lusi dan Lisa


"Baiklah lani kau akan bekerja sama dengan Dori sedangkan Lusi akan bekerja dengan si codet dan kau Lisa akan bekerja dengan si tato nanti Dori yang akan mengantar kalian ke tempat mereka, sekarang pergilah beristirahat karena besok kalian akan mulai melatih." ucap Sofia, ketiga wanita cantik tersebut langsung menunduk hormat dan kemudian pergi dari ruangan tersebut meninggalkan Sofia dan dori


Sofia melihat ke arah dori lalu kemudian tersenyum "Kenapa kau kaget ya pelatihnya adalah seorang wanita kau akan lebih kaget lagi jika mengetahui bagaimana ketiga wanita tersebut melatih nanti aku akan membuat kau menghadapi salah satu wanita tersebut Aku ingin melihat bagaimana kau melawan wanita yang membuat wajah memerah seperti itu." ucap Sofia sambil tertawa.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya