My Wife My Hero

My Wife My Hero
51. racun



Aron menelepon di teras kamar yang terhubung dengan jendela "aku ingin kau memberikan aku racun yang tak memiliki bau dan tak bisa dideteksi dan racun tersebut harus bekerja perlahan." ucap Aron lalu mematikan sambungan teleponnya setelah itu kembali ke kamar lalu tidur


sementara itu di sebuah hutan yang gelap gulita di jurang di jurang yang dalam tampak seorang wanita sedang bertahan hidup dengan berapa luka goresan tampak wanita tersebut memanjat untuk keluar dari jurang tersebut sang surya pun menyinari hutan tersebut sang wanita yang sudah hampir mencapai bibir jurang tampak wajahnya sangat kelelahan dan pucat begitu sampai di atas wanita tersebut langsung membaringkan dirinya sambil wajahnya menghadap ke atas lalu lalu melihat sekelilingnya merasa aman wanita tersebut langsung menutup matanya sesaat


tampak Mr D menghampiri keberadaan wanita tersebut dengan wajah cemas Mr D langsung mengangkat tubuh wanita tersebut dan di bawah ke ruang kesehatan di markas tersebut, dan perawat langsung memeriksa keadaan tubuh tersebut mereka merasa lega ternyata Sofia hanya tertidur tak ada luka serius atau apapun Hanya beberapa goresan kecil


sementara Stuart yang berada di ruang kerjanya sejak semalam dia tak bisa tidur memikirkan putrinya Tapi saat mendengar bahwa Sofia berhasil keluar dari jurang tersebut membuat stuart sedikit tenang, kikan yang sudah kesal karena suaminya sejak semalam terlihat aneh akhirnya masuk ke ruang kerja tuan Sebenarnya apa yang kau pikirkan sudah satu minggu ini kau sangat aneh Apa karena Sofia pergi ke desa terpencil Astaga kau ini kayak kau tidak mengetahui Sofia saja, dia kan memang suka melakukan perjalanan seperti itu lagi pula ini kan hanya satu bulan lebih bukan satu tahun ucap Kikan berpikir bahwa stuart merindukan putri kesayangannya


Stuart menghembuskan nafas kasar setelah mendengar omelan istrinya "Astaga sayang aku hanya memikirkan sesuatu maafkan aku jika aku mengabaikanmu beberapa hari ini." ucap stuart lalu menggendong istrinya keluar dari ruang kerjanya kikan yang digendong langsung berusaha melepaskan diri dari stuart "hei Apa yang kau lakukan lepaskan aku apa kau tidak malu jika para pelayan dan anak kita melihat kau melakukan ini." ucap kikan


Stuart tersenyum penuh arti lalu mencium kikan "itu tak masalah bagiku jika mereka melihat adegan ini anggap saja ini pembelajaran di saat mereka sudah menikah nanti." ucap Stuart lalu berjalan ke arah kamar mereka kikan hanya bisa geleng-geleng kepala sambil memukul dada stuart


Sementara itu di markas tanpa mister di terus menunggu sampai Sofia bangun dari tidurnya sepertinya Sofia sangat lelah setelah melakukan pertarungan selama satu minggu bertahan hidup di bawah jurang di mana ada banyak jebakan dan musuh yang tak bisa dilihat serta beberapa binatang buas, karena jurang tersebut adalah pusat pelatihan bagi prajurit bayangan yang akan menjadi seorang pemimpin apalagi jurang tersebut tak sembarangan orang bisa turun ataupun naik tak ada tangga ataupun alat bantu lainnya yang ada hanya batu-batuan yang harus dipanjat menggunakan tangan dan kaki


di kediaman Bima tampak Anisa yang sudah mulai bosan karena sudah satu minggu dia tak pernah pergi ke perusahaan dan hanya berada di rumah terus apalagi Steven yang sangat overprotektif padanya membuat Anisa sangat kesal dan semua itu didukung oleh ayah ataupun ibunya padahal dulu ayahnya selalu mendukungnya tapi kali ini ayahnya juga bersikap seperti Steven sangat over protektif tentang kesehatannya


sementara Carla yang sudah satu minggu ini seperti orang gila di dalam kamarnya tak ada gaya hidup sedangkan asistennya tampak sudah lelah membuat Carla sadar


"sebaiknya kau membersihkan tubuhmu ini sudah satu minggu kau seperti itu apa kau ingin dimasukkan ke rumah sakit jiwa Ada Apa denganmu bukankah kehilangan seorang pria itu hal biasa lagi pula masih banyak pria yang lain di luar sana." ucap sang asisten


sekarang mandi lah aku akan menyuruh pelayan merapikan kamar ucap asisten karena lalu keluar dari kamar mandi kemudian memanggil pelayan untuk membersihkan kamar yang sangat berantakan dan busuk, Setelah beberapa jam kamar carla pun bersih dan harum sang asisten kembali mengecek keberadaan Carla di dalam kamar mandi, melihat Carla yang hanya duduk diam tanpa melakukan apapun membuat Dia sangat kesal dengan segera dia langsung memandikan Carla kemudian memakaikan handuk setelah itu keluar dari kamar mandi menuju ke ruang ganti milik Carla, setelah memberikan pakaian pada Carla mereka berdua pun keluar dari ruang ganti tampak kamar sangat terang membuat karya sedikit menyempitkan matanya


"Bagaimana apakah merasa segar dan bisa berpikir jernih tentang apa yang akan kau lakukan selanjutnya aku sudah curiga saat aktif dan membela sekretarisnya seharusnya kau sudah memikirkan hal tersebut dari awal sekarang lupakan Steven, minta maaflah pada Steven agar karirmu bisa bagus apa kau tahu kerugian yang kita alami saat ini seluruh pendapatanmu tak tersisa jadi jika kau masih ingin hidup serba berkecukupan lakukan yang aku katakan." ucap asisten Carla


karena menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat ke arah asistennya aku hanya merasa sangat merasa terpukul dan kecewa aku pikir dia mencampakkanku karena sudah bosan padaku dan ingin mencari wanita yang lain yang mungkin sepadan denganku seorang model terkenal tapi dia malah jatuh cinta dengan sekretaris yang bahkan pakaiannya kebesaran tak pandai berdandan dan yang membuat aku sakit hati dia sangat Abang pedulikanku bahkan menghancurkan karirku dan semua itu karena wanita itu." ucap Carla


"sudahlah berhenti memperburuk keadaan Apa kau ingin jatuh miskin dan menjadi model yang dibayar randah, kau saat ini tak punya apa-apa lagi bahkan tabunganmu sudah menipis apalagi saat ini penampilanmu tak seperti dulu lagi." ucap asisten Carla


Carla berpikir sesaat kemudian melihat ke arah jendela "aku ingin melakukan operasi plastik dan menghilang selama 1 tahun untuk merubah penampilanku." ucap Carla


asisten tersebut melihat ke arah kala dengan pandangan yang sulit diartikan "Apa maksudmu ingin melakukan operasi dan menghilang selama setahun untuk merubah penampilanmu Apa kau tidak tahu untuk melakukan biaya operasi plastik itu sangat mahal lagi pula untuk apa kau melakukan hal itu sampai kau harus mengubah penampilanmu." tanya asisten Carla


"kau jangan khawatir masalah biaya operasi plastik Aku mempunyai uang yang cukup sekarang kau cari rumah sakit di luar negeri agar aku bisa menjalani operasi plastik di sana Dan jangan lupa rumah yang nyaman untuk aku tinggal selama 1 tahun Tenang saja mengenai gajimu aku akan tetap memberikannya." ucap Carla


Mendengar hal tersebut asisten Carla pun mengangguk lalu keluar dari kamar untuk mempersiapkan segala sesuatunya setelah mengambil beberapa berkas yang dia butuhkan.


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya