
"Entahlah aku juga tidak tahu apa isi pikiran kakek bahkan dia seolah-olah memaksakan kehendaknya padaku membuat aku sangat marah padanya apalagi wanita itu dan ayahnya terus menempel kepada kakekku, benarkah aku harap berteman kali ini tidak ada lagi mobil yang meledak aku cukup takut melihat apa yang terjadi sebelumnya saat pertemuan pertama kita." ucap Arthur
"Kau benar aku harap tidak ada ledakan atau apapun yang membuat aku harus menahan diri untuk tidak berteriak atau kabur dari tempat tersebut." ucap Rendy
Sementara itu di kediaman Arthur tepatnya di kamar anna tampak anna dan ayahnya sedang duduk bersama sambil berbincang-bincang "Ayah katakan perjodohan ini akan lancar tapi lihat dia menolakku terang-terangan dan bahkan mengatakan bahwa dia sudah menikah apa yang harus aku lakukan ayah apalagi ternyata semua ini adalah miliknya bukan milik kakeknya walaupun kakeknya mengancamnya tapi jika dia menolaknya itu tak akan masalah untuknya, karena Ayah aku bahkan meninggalkan Billy yang sudah memberikan kemewahan untukku jika sampai aku tidak berhasil menjadi Nyonya rumah di sini apa yang akan terjadi padaku masa aku harus kembali menjual minuman kepada lelaki hidung belang di BAR." ucap Anna
"Aku juga tidak mengetahui tentang hal tersebut aku pikir harta ini adalah milik kakek tua itu dan dia akan mewariskan segalanya untuk cucunya jadi kakeknya bisa mengancamnya mengunakan harta agar Arthur menikah dengan mu tapi aku salah perhitungan, aku tak pernah berpikir bahwa semua ini adalah milik cucunya bukan miliknya walaupun kakeknya juga kaya raya tapi ternyata cucunya lebih kaya lagi kau tenang saja jika pun kau tak berhasil menjadi istri dari cucunya kau kan bisa menggoda kakeknya dia sudah lama hidup sendiri kau tidak perlu tidur dengannya kita hanya perlu mengamankan asetnya agar memberikan semua uangnya padamu setelah itu kita bisa membuatnya mati perlahan seolah-olah dia mati karena usia tua, dengan begitu kau bisa hidup makmur menjadi janda kaya raya tanpa bantuan siapapun itu adalah rencana kedua kita jika kau tak berhasil menikah dengan Arthur." ucap ayah anna
"Ih bagaimana mungkin Ayah berpikir aku bisa bersama seorang kakek tua seperti kakek Arthur lihatlah Dia sangat tua walaupun dia memiliki uang tapi aku merasa kurang nyaman berada di sekitarnya apalagi harus satu ruangan dengannya, lebih baik aku kembali saja pada bilih dan menjadi istri keduanya daripada harus bersama kakek tua seperti itu." ucap Anna
"Kau jangan bodoh anna harta Bili tidak sebanding dengan harta orang tua itu apalagi harta itu adalah harta dari orang tuanya sementara jika kau menikah dengan kakek tua itu dan memiliki seluruh hartanya kau bisa menjadi wanita kaya raya dan memiliki uang sendiri tanpa harus menyenangkan orang lain dan ayah juga bisa menikmati semua itu, jika kau bersama Billy walaupun hidup kita terjamin tapi itu hanya sekedar untuk bertahan hidup saja tapi jika kau menikah dengan kakek tua itu kita akan berkelimpangan harta dan tidak perlu bekerja bahkan kita bisa mempekerjakan orang lain untuk menambah pundi-pundi uang kita, lagi pula kau hanya sedikit berdekatan dengannya hanya sekedar peluk dan cium saja jika malam kau bisa memasukkan obat tidur ke minumannya setiap saat jadi dia akan terus tertidur dan tidak akan pernah menyentuhmu hingga dia mati." ucap ayah anna
"Kau jangan mengungkit masa lalu lagi kau tahu kan Ayah sudah melakukan operasi plastik untuk menutupi perbuatan kita yang lalu begitupun Paman Rangga sekarang dia sudah menjadi seorang pengusaha dengan hati perampokan tersebut lagi pula aku tak salah bukannya kita merampok untuk mendapatkan semua harta terus di mana kesalahanku sampai dia harus marah dan tidak mau lagi bekerja denganku untuk merampok rumah-rumah mewah." ucap ayah anna
"Itu karena Ayah sangat serakah ingin mengambil seluruhnya semua yang ada bahkan Ayah menyembunyikan perhiasan yang ayah rampok seharusnya perhiasan tersebut kita kumpul dan membaginya rata untuk kita semua tapi dengan liciknya ayah mengambil sebagian harta tersebut dan menyembunyikannya dan Ayah sudah melakukan hal tersebut berulang-ulang kali sehingga hasil perampokan kita selalunya tidak mencukupi target padahal di dalam rumah sudah ada yang memperhitungkan berapa banyak aset yang dapat kita ambil dari rumah tersebut tapi begitu selesai merampok aset-aset tersebut hanya 50% yang dibagi dan 50% yang lain Ayah sudah ambil dan saat Paman Rangga mengetahui hal tersebut dia sangat marah dan ayah juga bersih kita bersikap seolah-olah yang Ayah lakukan benar seharusnya saya tidak melakukan itu dan bersikap jujur seperti sebelumnya." ucap Anna
"Ayah melakukan itu hanya untuk kau dan ibumu dan juga adikmu agar kalian bisa hidup enak dan mendapatkan apa yang kalian inginkan terus salahnya di mana." ucap ayah anna, ayah melakukan hal tersebut karena nafsu Ayah, keegoisan ayah serta keserakahan ayah buktinya selama bertahun-tahun Ayah hanya menggunakan uang itu untuk berjudi dan berfoya-foya dan ayat tak pernah berpikir bahwa harta itu akan habis dan membuat kita semua harus menjadi gelandangan Sampai ibu dan adik meninggal gara-gara kelaparan." ucap anna
"Sudahlah untuk apa kau mengingat masa lalu sekarang kita tak bisa melakukan kejahatan itu lagi kau tahu kan jika sampai kita merampok kediaman ini kita akan dipenjara seumur hidup dan identitas baru kita akan ketahuan beda dengan Rangga dia sudah pernah menyerahkan diri dan dipenjara dia sudah bersih berbeda dengan kita berdua yang masih memiliki catatan kriminal walaupun saat ini kau sudah dewasa dan kau melakukan kegiatan tersebut di saat kau masih kecil tapi tetap saja kita berdua memiliki catatan kejahatan dan kau tak inginkan kita tertangkap mengapa kita harus merampok dan urusan dengan polisi jika kita bisa mengambil harta ini dengan baik-baik tanpa merugikan kita sendiri." ucap ayah anna.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya