
Mendengar perkataan sang ayah tampak Ruben hanya bisa terdiam sepertinya dia sudah melakukan sesuatu yang membuat Sofia sangat jengkel memang saat masuk ke ruang Arthur tindakan yang sangat tidak sopan apalagi di dalam itu ada tamu dari Arthur sebentar itu kakek Arthur tampak sudah berada di bandara dan sudah masuk ke dalam mobil untuk kembali ke kediaman atur
Sementara di belahan bumi lain tampak Billy dan Rika sedang berbulan madu dengan gembira seperti mereka dua orang yang saling jatuh cinta menikmati masa-masa indah bersama "kakak berapa lama kita akan berada di kota ini." tanya Rika yang saat ini sedang bergandengan tangan sambil melihat pemandangan matahari terbenam
"Selama satu minggu sayang kenapa apakah kau ingin menambah waktu bulan madu kita aku bisa melakukannya kita akan tinggal sampai kau puas ." ucap Billy, Kakak ini bisa saja bukan begitu kakak aku hanya merasa tak tega meninggalkan Kakak sendiri di kediamannya apalagi beberapa hari ini dia sering sakit-sakitan." ucap Rika
"kau jangan khawatir sayang aku sudah menyewa perawat untuk merawat kakek saat kita pergi berbulan madu dan saat kembali kita akan tinggal bersama kakek kau jangan khawatir." ucap Billy, Rika langsung tersenyum sumringah melihat ke arah bilih dia tidak menyangka suaminya seperhatian itu bahkan menyewakan seorang perawat untuk sang kakek selama ini Rika memang juga menyewa perawat untuk kakeknya tapi perawat tersebut hanya datang di saat mereka sedang bekerja setelah mereka selesai bekerja perawat itu akan pulang tapi beberapa hari yang lalu sebelum pernikahannya perawat tersebut meminta keluar karena dia harus merawat kedua orang tuanya di kampung untuk mencari penggantinya tapi untung saja ada pelayan yang tinggal di rumahnya yang membantu merawat sang kakek tapi Rika tak ingin melihat pelayannya capek Karena harus bekerja merapikan rumah dan memasak kemudian harus membantu sang kaki jadi dia berencana mencari perawat setelah dia selesai berbulan madu tapi rupanya suaminya sudah melakukan hal tersebut untuk, "terima kasih Kakak sudah peduli pada kakek." ucap Rika
"kau sudah menjadi istriku itu berarti kau sudah menjadi tanggung jawabku kakekmu adalah orang tuamu itu berarti dia adalah orang tuaku juga jadi wajar saja jika aku merawatnya sekarang kau jangan memikirkan apapun mari kita nikmati bulan madu kita yang indah ini." ucap Billy
sementara itu di perusahaan milik Arthur tampak anak dan Arthur sedang menyatukan bibir mereka tapi tiba-tiba pintu diketuk membuat atur dan Sofia langsung saling menjauh tanpa Kevin masuk dengan beberapa berkas di tangannya kemudian Kevin langsung menyerahkan berkas tersebut ke arah Arthur, tampak Sofia dan Arthur berusaha bersikap tenang sementara Kevin tanpa rasa berdosa tak berselang lama tampak Abraham juga datang tapi kali ini dia bersama sebuah box besar yang dibawa oleh dua orang bawahannya tampak Arthur dan Kevin bingung melihat box besar tersebut "maaf Nona ini paket yang anda tunggu." ucap Abraham
"sayang eh maksudku Tuan Arthur ini adalah janji yang aku katakan kemarin kau boleh membukanya Abraham perlihatkan pada Tuan Arthur isi dalam box tersebut." ucap Sofia berusaha tenang berharap Abraham tak sadar dengan perkataan Sofia di awal, sementara itu Abraham yang tadi sempat mendengar kata sayang langsung melihat ke arah Sofia dengan tatapan bingung entah apa yang dipikirkan Abraham tapi sepertinya dia mendengar sesuatu yang salah tapi tidak mungkin Sofia mengatakan kata sayang itu pasti halusinasinya saja tampak Abraham membuka box yang ada di hadapan mereka saat bukti itu terbuka tampak James yang kaki dengan tangannya terikat mata tertutup dan mulut juga dibekap oleh lakban Kevin dan Arthur saling memandang melihat James yang ada di hadapan mereka aku tak bisa berkata-kata dalam waktu singkat istrinya bisa membawa seorang pria seperti James yang selama ini sudah dicari oleh semua orang bahkan pihak berwajib saja tak bisa menemukannya dan beberapa orang detektif yang dia sewa juga tak bisa menemukan James tapi istrinya dalam waktu satu kali 24 jam langsung membawa James tempat ke hadapannya sungguh dia tidak bisa berpikir tapi setelah berpikir lagi Sofia memiliki kekuasaan yang sangat cukup untuk bisa membawa seseorang dalam satu waktu satu kali 24 jam
"Benarkah sungguh manusia merepotkan kapan dia akan kembali sadar." tanya Sofia, mungkin dia tiga hari lagi nona , baiklah aku menyerahkan dia kepada kalian kalian boleh melakukan apapun padanya baiklah karena urusanku di perusahaan ini sudah selesai maka aku akan kembali karena aku akan kembali pulang ke kota A kau tak perlu berterima kasih kepadaku untuk manusia seperti dia aku bahkan akan memberikan gratis untukmu."ucap Sofia lalu pergi begitu saja dari ruangan tersebut di ikuti oleh Abraham meninggalkan Kevin,Arthur dan James di ruangan tersebut seolah-olah Sofia dan Arthur tak memiliki hubungan apapun
ini Sofia sudah berada di dalam mobil bersama Abraham tanpa Abraham melihat Sofia dengan seksama sebenarnya Abraham ingin bertanya tentang yang tadi tapi dia merasa ragu bahwa Sofia mengatakan kata sayang mungkin saja Abraham yang salah mendengar hal tersebut tidak mungkin mengatakan kata sayang tapi Abraham sekali lagi ragu akan hal tersebut tapi dia berusaha untuk tetap berpikir positif sementara itu setelah kepergian Sofia tampak atur dan Kevin melihat ke arah James yang tampak tertidur lelap seperti orang mati
"Tuan istri anda sungguh luar biasa entah keberuntungan apa yang Tuan milik sehingga mendapatkan istri seperti nyonya lihatlah Nyonya bahkan bisa membawa Tuhan kami hanya dalam waktu satu kali 24 jam sementara kita dan para pihak yang berwajib sudah berminggu-minggu mencarinya tapi keberadaannya saja kita tidak mengetahuinya." ucap kevin
"kau benar Kevin aku memang pria yang sangat beruntung mendapatkan hati istri ku entah apa yang dia lihat dariku sehingga dia bersedia tetap bersamaku." ucap Arthur , itulah sejak kemarin yang aku pikirkan Tuan sampai saat ini aku belum mendapatkan jawabannya padahal kalau dipikir-pikir tuan tidak kaya tidak terlalu tampan dan juga tidak mempesona sama sekali tampang Tuan ya lumayan tampan harta ya bisa untuk makan pesona ya lumayan tapi bisa-bisanya Nyonya jatuh cinta pada Tuan yang biasa saja." ucap kevin yang tak sadar ucapannya sudah melukai perasaan orang lain seharusnya dia mendukung tuannya ini dia bahkan menghina Arthur secara tidak langsung padahal Arthur pria yang sangat tampan walaupun tidak terlalu kaya dan dia memiliki kharisma tersendiri.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya apa