My Wife My Hero

My Wife My Hero
234.koper



"apa yang kau lakukan lepaskan aku kalian benar-benar jahat aku akan membalas semua perbuatan kalian padaku." teriak Wulan sambil diseret oleh pengawal keluar dari ruangan tersebut, dasar wanita gila beruntung kau tidak aku tak menghukum mu lebih berat dari itu." ucap pangeran galee


sementara itu para pengawal yang menyeret Wulan tampak pergi ke belakang istana di mana para pekerja sedang membuat sebuah bangunan tampak orang-orang sedang bekerja ada yang membelah batu mengangkat papan dan sebagainya bulan yang melihat hal tersebut tampak terbelalak bagaimana mungkin dia bisa melakukan pekerjaan seberat itu seorang mandor yang bertanggung jawab di tempat tersebut langsung berlari mendekati kedua pengawal yang menyeret tubuh wulan, "ini adalah pekerja baru di sini buat dia mengangkat sesuatu yang berat dia telah membuat pangeran marah." ucap pengawal tersebut


"baik Tuan aku akan membuatnya bekerja dengan keras di sini." ucap pria tersebut Lalu mengambil sebuah rantai yang biasa dia gunakan untuk tahanan yang akan bekerja agar tidak lari bulan berusaha untuk melarikan diri tapi kedua pengawal menahan tangan dan kakinya lalu menurut tersebut langsung memasangkan rantai ke tangan dan kaki Wulan lalu menarik bulan secara paksa untuk mengikutinya


Kini Wulan sedang melakukan pekerjaannya mengangkat beberapa batu dan papan dengan susah payah dan terhuyung-huyung membuat bulan beberapa kali harus jatuh ke tanah dan terluka sungguh dia tak menyangka bahwa dia akan diperlakukan seperti hewan di kerajaan Galee, sementara itu di ruang yang gelap gulita tampak kakek Emeli yang semakin hari semakin kurus memikirkan keadaan putrinya tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa bersyukur Raja Gale hanya menghukumnya dengan terkurung di ruang gelap jika sampai hukumnya lebih berat dia pasti akan bisa hidup lebih lama


sementara itu di kediaman Arthur tampak ana seperti seorang nyonya yang menyuruh pelayan saat dirinya ingin makan sesuatu begitupun sang ayah seolah-olah kediaman Arthur adalah kediaman pribadi mereka apalagi kakek Arthur sedang pergi keluar negri beberapa hari membuat Anna dan ayahnya semakin bebas karena mereka yakin Arthur pasti akan pulang sore hari setelah bekerja sementara itu Kevin yang baru saja datang di kediaman Arthur tampak bingung melihat anna yang duduk seperti Nyonya rumah membaca koran sambil nonton TV dengan cemilan dan minuman di hadapannya ana yang tak menyadari keberadaan Kevin tampak terkejut saat Kevin akan melewatinya "maaf anda siapa." tanya anna


"oh aku adalah pesuruh dari Tuan Arthur dia menyuruhku mengambil sesuatu di kamarnya." ucap Kevin berpura-pura sebagai pesuruh, oh pesuruh lain kali kalau mau masuk ketuk pintu atau ijin jangan main masuk saja, sekarang kau boleh pergi ingat jangan mengambil sesuatu selain yang di perintahkan Arthur padamu, oh iya kapan Arthur akan kembali." tanya anna sok-sok seperti nyonya rumah


"tunggu dulu mengapa kau membawa koper besar dan keluar dari kamar Arthur katakan apa yang kau bawa." tanya anna, "maaf Nona aku hanya diperintahkan mengambil koper sementara isi dalam koper ini aku juga tidak tahu dan Tuan melarang aku untuk membuka koper tersebut lihatlah koper ini dikunci jadi aku tidak bisa membukanya." ucap Kevin bohong padahal dia memang sengaja menyiapkan semua barang-barang milik Arthur dalam koper yang memiliki kunci yang dia tahu kata sandinya karena dia yakin anak pasti akan bertanya dan bersikap seperti Nyonya rumah dengan berusaha untuk memeriksa tas tersebut tapi jika tas itu terkunci dia pasti akan berpikir dua kali untuk memeriksanya


sebenarnya anna sangat penasaran dengan isi koper yang dibawa oleh Kevin tapi dia tak mungkin membuka koper tersebut apalagi koper tersebut milik Arthur mau tidak mau akhirnya anna membiarkan Kevin pergi dengan membawa koper tersebut, sementara Kevin yang sudah sangat gatal mulutnya untuk berbicara dengan Arthur tampak memasuki sebuah apartemen mewah begitu masuk Kevin langsung memasukkan barang tersebut ke dalam sebuah kamar setelah memasukkan koper tersebut Kevin kembali keluar dan langsung menaiki mobilnya untuk kembali ke perusahaan Kevin yang sudah berada di perusahaan langsung masuk ke dalam lift menuju ke ruangan Arthur, kini Kevin sudah berada di perusahaan dan sudah berada di ruangan milik Arthur tampak Kevin langsung mendekati Arthur "astaga kau tahu wanita yang akan dijodohkan dengan kakekmu aku sudah melihatnya sepertinya kakek sudah buta menjodohkannya denganmu kau tahu dia tadi bertemu denganku dan berbicara cara layaknya Nyonya rumah dia bahkan bersikap sombong entah apa yang ada di pikirannya sehingga dia bisa bersikap seperti itu hanya karena tidak ada siapapun di kediamanmu." ucap Kevin


"sepertinya kau sangat syhok bertemu dengannya memangnya apa yang sudah dia lakukan padamu sehingga kau sangat tidak suka padanya." tanya Arthur melihat reaksi Kevin setelah bertemu Anna , "astaga Dia gadis yang sangat mengerikan tidak tahu diri tidak tahu malu dan sangat menyebalkan seandainya aku bisa mencekiknya dan melemparnya keluar dari rumahmu aku pasti akan melakukannya Untung kau cepat mengambil tindakan untuk pergi dari kediaman itu kalau tidak mereka bisa menjebakmu agar tidur dengannya melihat sifatnya saja sudah membuat aku sangat emosi." ucap Kevin


"sudahlah kau jangan terlalu membencinya nanti kau bisa jatuh cinta padanya bagaimana apakah kau sudah membawa koper yang aku suruh ke apartemen yang sudah kau beli." tanya Arthur, lebih baik aku menjadi perjaka tua daripada harus menikah dengan wanita seperti itu bisa-bisa aku mati berdiri sebelum pernikahanku mencapai 1 bulan." ucap Kevin, tampak Arthur tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Kevin dia tak menyangka Kevin yang tak pernah suka menilai orang tapi langsung memberikan penilaiannya kepada anna dan itu bukan penilaian baik semuanya penilaian buruk, berarti wanita itu memang lebih buruk dari yang sudah dia pikirkan setelah melihatnya.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya